UPBUPB

Jurnal Agrosains Universitas Panca BhaktiJurnal Agrosains Universitas Panca Bhakti

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek penambahan CMC terhadap kualitas fruit leather jeruk siam Pontianak. Inovasi pembuatan fruit leather jeruk siam Pontianak bertujuan untuk memproses jeruk siam menjadi produk dengan masa simpan yang lebih lama dan harga jual yang lebih tinggi. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan enam perlakuan dan empat ulangan, yaitu konsentrasi CMC 0%, 0,1%, 0,3%, 0,5%, 0,7%, dan 0,9% terhadap 100 gram total bahan. Semua sampel fruit leather dianalisis secara fisik, kimia, dan organoleptik. Hasil menunjukkan bahwa penambahan CMC berpengaruh nyata terhadap kadar air, abu, dan vitamin C, tetapi tidak berpengaruh terhadap kekerasan fruit leather. Penambahan CMC juga berpengaruh terhadap atribut rasa, tetapi tidak berpengaruh terhadap tekstur, warna, aroma, dan keseluruhan atribut organoleptik. Perlakuan dengan formulasi CMC 0,7% secara keseluruhan paling banyak disukai panelis. Berdasarkan karakteristik fisik dan kimia, formulasi terbaik adalah CMC 0,3% dengan kandungan vitamin C tertinggi, kekerasan yang baik, kadar air, dan kadar abu yang rendah.

Penambahan CMC berpengaruh nyata terhadap karakteristik kimia fruit leather jeruk siam Pontianak, yaitu meningkatkan kadar air, abu, dan vitamin C.Namun, tidak berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik fruit leather jeruk siam Pontianak (kekerasan).Penambahan CMC juga memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik organoleptik panelis terhadap atribut rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap atribut tekstur, warna, aroma, dan overall.Perlakuan dengan formulasi CMC 0,7% secara keseluruhan yang paling banyak disukai panelis dibandingkan sampel lainnya.Berdasarkan karakteristik fisik dan kimia formulasi terbaik yaitu pada perlakuan CMC 0,3% karena memiliki kandungan vitamin C tertinggi sebesar 0,22% dan kekerasan yang baik sebesar 0,23 kgf serta kadar air sebesar 7,00% dan kadar abu yang rendah sebesar 1,31%.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara CMC dengan bahan pengikat/gelling agent lainnya seperti gelatin, pektin, dan karagenan untuk menentukan mana yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas fruit leather jeruk siam Pontianak. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang pengaruh tingkat kematangan buah jeruk siam terhadap karakteristik fruit leather, serta studi tentang optimalisasi proses pengeringan untuk meningkatkan kualitas dan masa simpan fruit leather. Terakhir, penelitian tentang preferensi konsumen terhadap berbagai atribut organoleptik fruit leather jeruk siam Pontianak dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam selera konsumen dan mengembangkan produk yang lebih disukai.

Read online
File size275.08 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test