UPBUPB

Jurnal Agrosains Universitas Panca BhaktiJurnal Agrosains Universitas Panca Bhakti

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efek interaksi antara kompos limbah sayur dan ekstrak tauge pada pertumbuhan dan hasil bawang daun (Allium fistulosum L.) yang ditanam di tanah aluvial. Penelitian dilakukan di Desa Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial, terdiri dari dua faktor: dosis kompos limbah sayur (20 g/polybag, 40 g/polybag, dan 60 g/polybag) dan konsentrasi ekstrak tauge (20%, 40%, dan 60%). Terdapat 9 kombinasi perlakuan, masing-masing diulang tiga kali dengan tiga sampel per ulangan, sehingga total 81 tanaman. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan berat segar. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada interaksi yang signifikan antara aplikasi kompos limbah sayur dan ekstrak tauge terhadap semua variabel yang diamati. Demikian pula, efek faktor tunggal dari setiap perlakuan juga tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Namun, rata-rata tinggi tanaman tertinggi ditemukan pada perlakuan k3e2 (46,72 cm), jumlah daun tertinggi pada perlakuan k1e2 dan k2e3 (13,22 daun), jumlah anakan tertinggi pada perlakuan k1e1 (5,11 anakan), dan berat segar tertinggi pada perlakuan k1e3 (43,44 g). Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun perlakuan tidak menunjukkan efek yang signifikan secara statistik, kombinasi perlakuan tertentu cenderung menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik pada bawang daun di tanah aluvial.

Berdasarkan analisis sidik ragam, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kompos limbah sayur dan ekstrak tauge pada tanaman bawang daun (Allium fitulosum L.) berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan berat segar.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada kombinasi dosis kompos limbah sayur dan ekstrak tauge yang berbeda untuk menentukan dosis optimal yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang daun secara signifikan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada berbagai jenis tanah dan varietas bawang daun untuk melihat respons tanaman terhadap kombinasi perlakuan yang berbeda. Terakhir, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan kompos limbah sayur dan ekstrak tauge sebagai alternatif pupuk organik berkelanjutan dalam pertanian, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan ekonomi.

Read online
File size314.72 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test