UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Pengangguran merupakan salah satu permasalahan yang banyak dibahas, dan salah satu cara untuk mengurangi tingkat pengangguran adalah meningkatkan kesiapan kerja. Faktor yang memengaruhi kesiapan kerja adalah kepribadian. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan untuk mengkaji kepribadian adalah big five personality. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Semarang, dengan sampel mahasiswa semester 8 dari program studi/jurusan ilmu murni. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak pengolah data. Berdasarkan uji hipotesis (kuantitatif), diperoleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) sehingga hipotesis diterima. Secara umum, hasil menunjukkan bahwa big five personality secara simultan dan ekstraversi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja. Nilai R square yang diperoleh adalah 33,3%, artinya 66,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Tingkat kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir (semester 8) sebagian besar berada pada kategori sedang dengan persentase 78%.

Tingkat kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir di Universitas Negeri Semarang sebagian besar berada pada kategori sedang, yaitu sebesar 76% atau sekitar 192 mahasiswa.Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara big five personality terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir dengan nilai signifikansi 0,000 dan F hitung 24,833.Dimensi ekstraversi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung 9,245.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang mengeksplorasi faktor-faktor di luar big five personality yang berkontribusi terhadap kesiapan kerja mahasiswa, mengingat dalam penelitian ini hanya 33,3% varians yang dijelaskan oleh variabel kepribadian, sementara 66,7% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diidentifikasi. Kedua, penelitian berikutnya dapat fokus pada pengaruh spesifik dimensi ekstraversi terhadap aspek-aspek kesiapan kerja seperti keterampilan sosial, kepercayaan diri, dan kesiapan berinteraksi dalam dunia kerja, mengingat dimensi ini menjadi satu-satunya yang signifikan dalam penelitian ini. Ketiga, diperlukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami bagaimana mahasiswa mengembangkan ekstraversi dan aspek kepribadian lainnya selama masa studi, serta bagaimana pengalaman akademik, organisasi, atau magang memengaruhi perkembangan kesiapan kerja mereka secara holistik. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih lengkap tentang interaksi antara kepribadian, lingkungan kampus, dan kesiapan kerja.

Read online
File size187.21 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test