IAIHPANCORIAIHPANCOR

AFADA: Jurnal Pengabdian Pada MasyarakatAFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

Kain sasirangan menjadi ikon khas Kalimantan Selatan yang sudah dikenal luas karena motif dan keunikannya. Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui sasirangan adalah meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat melalui penggunaan seni sasirangan tradisional. Desa Hukai juga merupakan salah satu tempat yang mana kita dapat menemui pengrajin sasirangan yang terampil dan belajar tentang teknik pewarnaanya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan data yang diambil meliputi teknik dan proses pewarnaan kain sasirangan. Data diambil melalui observasi dan wawancara. Kolaborasi ini menambah wawasan dan pengetahuan bagi peserta khususnya dalam cara pewarnaan kain sasirangan. Kolaborasi ini juga membantu dalam memasarkan model kain sasirangan di Desa Hukai kepada masyarakat luar. Hal ini juga menunjukkan potensi sasirangan sebagai sarana mempromosikan budaya lokal, mengembangkan keterampilan dan memberdayakan masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat sasirangan adalah tentang memberikan mereka alat dan pengetahuan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, sambil mempromosikan dan melestarikan warisan budaya yang berharga.Desa Hukai juga merupakan salah satu tempat yang mana kita dapat menemui pengrajin sasirangan yang terampil dan belajar tentang teknik pewarnaannya.Kolaborasi antara UIN Antasari Banjarmasin, IPB University, dan STIPER Amuntai akan menggabungkan keahlian yang beragam untuk mendukung upaya pengembangan dan pemberdayaan melalui sasirangan.Kolaborasi ini menambah wawasan dan pengetahuan bagi peserta khususnya mahasiswa/i dari ketiga perguruan tinggi, khususnya dalam cara pewarnaan kain sasirangan.Kolaborasi ini juga dapat membantu dalam memasarkan model kain sasirangan di Desa Hukai kepada masyarakat luar.Hal ini juga menunjukkan potensi sasirangan sebagai sarana mempromosikan budaya lokal, mengembangkan keterampilan dan memberdayakan masyarakat.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling signifikan mempengaruhi keberhasilan program pemberdayaan masyarakat melalui sasirangan, dengan fokus pada peran serta masyarakat lokal dan keberlanjutan program. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana sasirangan dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan identitas masyarakat. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan produk turunan sasirangan, seperti fashion atau kerajinan tangan lainnya, yang dapat meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk sasirangan di pasar global. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana sasirangan dapat menjadi pendorong utama pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya di masyarakat Kalimantan Selatan, serta berkontribusi pada pelestarian warisan budaya bangsa.

Read online
File size519.15 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test