UNUHAUNUHA

SIMBIOSIS: Jurnal Sains PertanianSIMBIOSIS: Jurnal Sains Pertanian

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya adaptasi yang cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon pertumbuhan terhadap pemberian pupuk kandang kotoran sapi dan menentukan dosis pupuk kandang kotoran sapi yang terbaik terhadap pertumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2023, menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 3 kelompok. Perlakuan terdiri dari (p0) 0 ton.ha-1, (p1) 5 ton.ha-1, (p2) 10 ton.ha-1, (p3) 20 ton.ha-1, (p4) 30 ton.ha-1, (p5) 40 ton.ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran sapi memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah cabang, jumlah potongan, dan berat buah tanaman cabai rawit pada lahan rawa. Dosis pupuk kandang kotoran sapi terbaik pada penelitian ini adalah 20 ton.ha-1 setara dengan 80 g.polybag-1 (p3).

Aplikasi pupuk kandang kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman cabai rawit di tanah rawa lebak.Dosis terbaik pupuk kandang kotoran sapi untuk pertumbuhan dan hasil cabai rawit di lahan tersebut adalah 20 ton.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh kombinasi pupuk kandang kotoran sapi dengan pupuk organik lainnya, seperti kompos atau bokashi, terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit di lahan rawa lebak untuk melihat apakah efektivitas dapat ditingkatkan secara sinergis. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pemberian pupuk kandang kotoran sapi terhadap kesehatan tanah, seperti perubahan struktur tanah, populasi mikroorganisme, dan kandungan bahan organik, agar dapat diketahui keberlanjutan penggunaannya dalam sistem pertanian berkelanjutan. Ketiga, perlu dikaji respons varietas cabai rawit lainnya terhadap dosis optimal 20 ton.ha-1 pupuk kandang kotoran sapi untuk mengetahui apakah dosis ini bersifat universal atau spesifik terhadap varietas Pelita 8 F1, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih luas bagi petani di wilayah rawa.

Read online
File size780.53 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test