UNJAUNJA

Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe dan pola kontekstual campur kode dalam tuturan Agatha Chelsea pada podcast YouTube Raditya Dika menggunakan tipologi Muysken (2000). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berupa 173 ujaran yang mengandung campur kode bahasa Indonesia-Inggris dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan transkripsi, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik pengkodean berdasarkan klasifikasi struktural Muysken dan observasi kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insertion merupakan jenis yang paling dominan (67,6%), diikuti oleh alternation (15,0%) dan congruent lexicalization (17,4%). Dalam konteks percakapan, insertion berfungsi sebagai strategi dasar di seluruh situasi. Alternation paling banyak ditemukan dalam konteks interpersonal dan relasional, berfungsi menandai pergeseran perspektif. Congruent lexicalization muncul secara menonjol dalam wacana akademis dan ilmiah serta praktik profesional dan kreatif, mencerminkan integrasi struktural yang lebih erat antara kedua bahasa. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode dalam tuturan Agatha Chelsea bersifat sistematis dan bervariasi sesuai konteks percakapan.

Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa tuturan Agatha Chelsea pada podcast YouTube Raditya Dika mengandung tiga tipe campur kode berdasarkan tipologi Muysken (2000).Insertion merupakan jenis yang paling dominan (67,6%), menunjukkan bahwa bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa matriks sementara elemen bahasa Inggris terintegrasi dalam struktur gramatikalnya.Alternation muncul dalam 15,0% data dan berfungsi sebagai strategi perubahan perspektif dalam konteks interpersonal.Congruent lexicalization (17,4%) menunjukkan integrasi struktural yang lebih tinggi antara kedua bahasa.Campur kode dalam tuturan Agatha Chelsea bersifat sistematis dan bergantung pada konteks percakapan, serta mencerminkan kompetensi bilingual yang tinggi melalui adaptasi morfologis seperti di-replace dan personality-nya.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi campur kode dalam konteks media sosial lain seperti TikTok atau Instagram, yang mungkin menunjukkan pola berbeda karena format interaksi yang lebih singkat. Selain itu, studi tentang dampak campur kode terhadap persepsi audiens terhadap keahlian bilingual bisa menjadi arah penelitian baru, terutama dalam konteks edukasi atau hiburan. Terakhir, analisis campur kode di kalangan generasi muda di daerah pedesaan bisa memberikan wawasan tentang perbedaan penggunaan bahasa antara kota dan pedesaan.

  1. An Analysis Of Code Mixing And Code Switching On Najwa Shihab Podcast “Susahnya Jadi Perempuan”... doi.org/10.26858/eltww.v10i2.53616An Analysis Of Code Mixing And Code Switching On Najwa Shihab Podcast AuSusahnya Jadi PerempuanAy doi 10 26858 eltww v10i2 53616
Read online
File size253.06 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test