NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE
Journal of Management and Digital BusinessJournal of Management and Digital BusinessPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance terhadap employee performance dengan employee engagement dan job satisfaction sebagai mediator paralel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 115 karyawan bagian produksi pada perusahaan garmen di Jepara. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil menunjukkan bahwa work-life balance tidak memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap employee performance. Namun, work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement dan job satisfaction, dan masing-masing mediator tersebut berpengaruh positif serta signifikan terhadap employee performance. Temuan ini mengonfirmasi terjadinya mediasi jalur melalui employee engagement (kognitif-motivasional) lebih dominan dibandingkan jalur melalui job satisfaction. Secara praktis, perusahaan perlu memprioritaskan kebijakan keseimbangan kerja-kehidupan yang mendorong keterlibatan kerja untuk meningkatkan kinerja. Keterbatasan penelitian terletak pada desain cross-sectional dan fokus pada satu industri manufaktur sehingga generalisasi temuan masih terbatas.
Berdasarkan analisis hasil, dapat disimpulkan bahwa Work-Life Balance (WLB) tidak langsung mempengaruhi Employee Performance (EP) di PT.Efek WLB terhadap EP dimediasi secara penuh secara paralel oleh Employee Engagement (EE) dan Job Satisfaction (JS), dengan jalur kognitif-motivasional terbukti lebih dominan daripada jalur afektif-evaluatif.Temuan ini mengonfirmasi bahwa dalam lingkungan kerja yang menuntut dengan kebijakan lembur ekstrem, peningkatan WLB hanya akan meningkatkan kinerja jika dapat memulihkan energi psikologis dan keterlibatan kerja (EE) karyawan, serta meningkatkan kepuasan (JS) mereka.X perlu merevisi kebijakan lembur dan menerapkan program WLB terstruktur untuk meningkatkan keterlibatan dan kepuasan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja.
Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini adalah: . . 1. Mengembangkan model penelitian yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keseimbangan kerja-kehidupan dan kinerja karyawan, seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan dukungan manajemen. . . 2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengukur efek jangka panjang dari kebijakan keseimbangan kerja-kehidupan dan keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan, serta bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi kepuasan kerja dan produktivitas. . . 3. Menganalisis dampak kebijakan keseimbangan kerja-kehidupan yang berbeda pada berbagai industri dan sektor, serta bagaimana kebijakan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik karyawan dan organisasi. . . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana organisasi dapat meningkatkan keseimbangan kerja-kehidupan dan kinerja karyawan, serta bagaimana kebijakan dan praktik terbaik dapat diterapkan secara efektif.
- THE EFFECT OF COMPUTER SELF-EFFICACY, COMPETENCE, AND WORK ENVIRONMENT ON THE PERFOMANCE OF UNISNU JEPARA... ejurnal.undana.ac.id/index.php/JEM/article/view/20772THE EFFECT OF COMPUTER SELF EFFICACY COMPETENCE AND WORK ENVIRONMENT ON THE PERFOMANCE OF UNISNU JEPARA ejurnal undana ac index php JEM article view 20772
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0021-9010.79.4.475APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0021 9010 79 4 475
- Unpacking the work-life balance-performance link: Engangement and job satisfaction as mediators | Journal... journal.nurscienceinstitute.id/index.php/jmdb/article/view/2538Unpacking the work life balance performance link Engangement and job satisfaction as mediators Journal journal nurscienceinstitute index php jmdb article view 2538
| File size | 488.21 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UPDMUPDM Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran tata kelola perusahaan dan pengungkapan emisi karbon dalam memengaruhi nilai perusahaan, denganPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran tata kelola perusahaan dan pengungkapan emisi karbon dalam memengaruhi nilai perusahaan, dengan
STIEKRAKATAUSTIEKRAKATAU Penelitian ini berfokus pada Perusahaan Umum Manufaktur Otomotif dan Peralatan – Pabrik Baterai, khususnya pada proses produksi baterai kering 90 AmperePenelitian ini berfokus pada Perusahaan Umum Manufaktur Otomotif dan Peralatan – Pabrik Baterai, khususnya pada proses produksi baterai kering 90 Ampere
STTDBSTTDB Berdasarkan hasil analisis REBA, diperoleh skor 5 yang termasuk kategori risiko sedang (medium risk). Untuk mengurangi risiko tersebut, disarankan penggunaanBerdasarkan hasil analisis REBA, diperoleh skor 5 yang termasuk kategori risiko sedang (medium risk). Untuk mengurangi risiko tersebut, disarankan penggunaan
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkanPengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Peningkatan PDRB sektor industri serta anggaran lingkungan tahun sebelumnya secara positif meningkatkan kualitas lingkungan. Secara bersama, kepadatanPeningkatan PDRB sektor industri serta anggaran lingkungan tahun sebelumnya secara positif meningkatkan kualitas lingkungan. Secara bersama, kepadatan
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Hasil yang diperoleh adalah leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap manajemen laba dari total 20 jurnal periode 2016-2021 yang bergerakHasil yang diperoleh adalah leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap manajemen laba dari total 20 jurnal periode 2016-2021 yang bergerak
UMBUMB Hasilnya, tiga kriteria prioritas ditemukan yaitu keselamatan karyawan, efektivitas proses produksi, dan penghapusan limbah, yang diukur melalui 15 indikatorHasilnya, tiga kriteria prioritas ditemukan yaitu keselamatan karyawan, efektivitas proses produksi, dan penghapusan limbah, yang diukur melalui 15 indikator
UMBUMB Keunggulan dari rapid prototyping dalam bidang manufaktur adalah kemudahannya dalam menghasilkan suatu produk yang kompleks dengan tepat dan efisien. ProsesKeunggulan dari rapid prototyping dalam bidang manufaktur adalah kemudahannya dalam menghasilkan suatu produk yang kompleks dengan tepat dan efisien. Proses
Useful /
UMSUMS Keterlibatan siswa dengan konsep matematis yang berakar dalam budaya dapat mendukung pengembangan kecerdasan budaya dalam dimensi kognitif, metakognitif,Keterlibatan siswa dengan konsep matematis yang berakar dalam budaya dapat mendukung pengembangan kecerdasan budaya dalam dimensi kognitif, metakognitif,
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Untuk meningkatkan komitmen organisasi, manajemen disarankan mengoptimalkan keempat faktor tersebut melalui program pengembangan individu, penyesuaianUntuk meningkatkan komitmen organisasi, manajemen disarankan mengoptimalkan keempat faktor tersebut melalui program pengembangan individu, penyesuaian
ITATSITATS Kematangan butir mewakili properti kunci dalam tekstur sedimen. Formasi Semilir Miosen Awal ditandai dengan endapan turbidit dengan litologi tufaseus;Kematangan butir mewakili properti kunci dalam tekstur sedimen. Formasi Semilir Miosen Awal ditandai dengan endapan turbidit dengan litologi tufaseus;
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Responden penelitian ini adalah sebanyak 22 guru bahasa Inggris. Adapun analisisMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Responden penelitian ini adalah sebanyak 22 guru bahasa Inggris. Adapun analisis