UKMCUKMC
Judul HalamanJudul HalamanPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh nilai-nilai konsumen—lingkungan, sosial, fungsional, dan pribadi—terhadap niat beli fashion mewah berkelanjutan, dengan identitas diri etis dan electronic word-of-mouth (e-WOM) sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif diterapkan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap data dari 468 pengguna media sosial yang tertarik pada produk fashion mewah. Hasil menunjukkan bahwa nilai lingkungan, sosial, dan fungsional berpengaruh positif terhadap identitas diri etis, sedangkan nilai sosial, fungsional, dan pribadi meningkatkan keterlibatan media sosial. Selain itu, e-WOM memediasi hubungan antara nilai sosial dan niat beli, menunjukkan bahwa pengakuan sosial diubah menjadi advokasi daring yang pada akhirnya memperkuat keinginan konsumen untuk membeli fashion mewah berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap penelitian fashion mewah berkelanjutan dengan mengintegrasikan dua mekanisme mediasi—identitas diri etis dan e-WOM—dalam satu kerangka struktural tunggal.
Niat beli produk fashion mewah berkelanjutan sangat ditentukan oleh identitas etis konsumen dan interaksi digital.Identitas Diri Etis yang Konspikua (Conspicuous Ethical Self-Identity/CESI) merupakan faktor paling berpengaruh, menunjukkan bahwa konsumen termotivasi untuk membeli produk ramah lingkungan sebagai bentuk ekspresi nilai moral dan penguatan identitas diri etis.Selain itu, Electronic Word-of-Mouth (e-WOM) memainkan peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian melalui pengaruh sosial digital.
Pertama, perlu dikaji bagaimana perbedaan budaya antar negara memengaruhi pembentukan identitas diri etis dalam konteks konsumsi fashion mewah berkelanjutan, mengingat bahwa nilai sosial dan pengakuan kelompok mungkin berperan lebih kuat di masyarakat kolektivis seperti Indonesia dibanding masyarakat individualis. Kedua, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari kampanye berkelanjutan terhadap perubahan perilaku konsumen, apakah kesadaran etis yang awalnya dipicu oleh pencitraan sosial dapat berkembang menjadi komitmen moral yang tulus seiring waktu. Ketiga, diperlukan penelitian mengenai bagaimana platform media sosial tertentu (seperti Instagram, TikTok, atau YouTube) memengaruhi efektivitas e-WOM dalam mendorong pembelian, termasuk peran konten buatan pengguna dan influencer dalam membentuk persepsi keberlanjutan merek, agar strategi pemasaran digital dapat dirancang secara lebih tepat sasaran.
| File size | 378.41 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UKMCUKMC Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang bagaimana instrumen manajemen lingkungan (green accounting, MFCA, eco-efficiency) diterjemahkanPenelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang bagaimana instrumen manajemen lingkungan (green accounting, MFCA, eco-efficiency) diterjemahkan
ITENASITENAS Penentuan nilai minimum support dan confidence dipengaruhi dari jumlah transaksi yang terkandung pada setiap dataset. Teknik asosiasi dengan algoritmaPenentuan nilai minimum support dan confidence dipengaruhi dari jumlah transaksi yang terkandung pada setiap dataset. Teknik asosiasi dengan algoritma
UKIUKI Abstrak ini menyimpulkan bahwa media sosial menjadi faktor utama dalam transformasi pola komunikasi yang signifikan di kalangan generasi milenial. MediaAbstrak ini menyimpulkan bahwa media sosial menjadi faktor utama dalam transformasi pola komunikasi yang signifikan di kalangan generasi milenial. Media
IAINPTKIAINPTK Dalam kehidupan masyarakat Pekal, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, sering dijumpai adanya pernikahan tanpa melalui KUA (Kantor Urusan Agama),Dalam kehidupan masyarakat Pekal, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, sering dijumpai adanya pernikahan tanpa melalui KUA (Kantor Urusan Agama),
ITENASITENAS Nilai negatif untuk persentase penyisihan dalam dua parameter tersebut disebabkan karena faktor penambahan bahan kimia yaitu koagulan sehingga mengakibatkanNilai negatif untuk persentase penyisihan dalam dua parameter tersebut disebabkan karena faktor penambahan bahan kimia yaitu koagulan sehingga mengakibatkan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Dengan mengetahui proses dari wound healing seperti tendon, otot khususnya maka dapat disesuaikan exercise yang diberikan agar tidak menimbulkan cederaDengan mengetahui proses dari wound healing seperti tendon, otot khususnya maka dapat disesuaikan exercise yang diberikan agar tidak menimbulkan cedera
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai prosedur pengendalian yang ada, mulai dari penerimaan barang hingga distribusi, sesuai dengan standarTujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai prosedur pengendalian yang ada, mulai dari penerimaan barang hingga distribusi, sesuai dengan standar
ITBITB Kampanye crowdfunding menghasilkan dua miliar rupiah dalam satu minggu, dan pada penutupan proyek lebih dari seribu unit Vent‑I telah disalurkan sertaKampanye crowdfunding menghasilkan dua miliar rupiah dalam satu minggu, dan pada penutupan proyek lebih dari seribu unit Vent‑I telah disalurkan serta
Useful /
UKMCUKMC Sementara itu, kepemilikan institusional terbukti memiliki efek moderasi yang kompleks. Variabel ini memperlemah hubungan antara struktur modal dan ukuranSementara itu, kepemilikan institusional terbukti memiliki efek moderasi yang kompleks. Variabel ini memperlemah hubungan antara struktur modal dan ukuran
UKMCUKMC Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik pengusaha dan penggunaan sistem pengukuran kinerja strategis serta budayaTujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik pengusaha dan penggunaan sistem pengukuran kinerja strategis serta budaya
UKIUKI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis etnosains terhadap kemampuan berpikir kritisPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis etnosains terhadap kemampuan berpikir kritis
UCYUCY ringan, sedang, berat, dan lain-lain (kecelakaan dengan kerugian materiil saja). Hal ini sudah sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 15 Tahun 2013 tentangringan, sedang, berat, dan lain-lain (kecelakaan dengan kerugian materiil saja). Hal ini sudah sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 15 Tahun 2013 tentang