UCYUCY
Fortiori Law JournalFortiori Law JournalPeradilan Militer adalah salah satu pelaku kekuasaan kehakiman disamping lingkungan peradilan lainnya yaitu peradilan umum, peradilan agama, peradilan tata usaha negara dan Mahkamah Agung serta Mahkamah Konstitusi. Pengadilan militer berwenang mengadili tindak pidana yang dilakukan oleh prajurit, yang dipersamakan dengan prajurit dan perkara tata usaha militer. Seiring dengan perkembangan waktu, terbit beberapa undang-undang khusus yang mengatur mengenai tindak pidana korupsi, dan peradilan korupsi. Terbitnya undang-undnag khusus ini dalam implementasinya terdapat benturan, terutama ketika tindak pidana korupsi dilakukan oleh anggota militer aktif atau anggota militer aktif bersama-sama dengan orang sipil, pengadilan mana yang berwenang mengadilinya. Guna menyelesaikan pertentangan atau konflik antar peraturan perundang-undangan, tidak cukup hanya digunakan asas Lex superior derogat legi inferior (aturan yang lebih tinggi mengesampingkan aturan yang lebih rendah). Lex posteriori derogat legi priori (aturan yang baru mengesampingkan aturan terdahulu). Lex specialis derogat legi generali (aturan khusus mengesampingan aturan umum), maka digunakan asas lex spesialis systematis sebagai derivate atau turunan dari asas lex specialis derogate legi generalis. Asas ini di Belanda dikenal dengan istilah specialitas yuridikal atau specialitas sistematikal atau Enschede menyebutnya sebagai logische specialiteit. Ide reformasi dan rekonstruksi sistem hukum pidana militer, sebagaimana yang dikehendaki oleh Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor VII/2000 yang menghendaki adanya dua norma bagi prajurit TNI, yaitu norma struktural/institusional bagi prajurit TNI dan norma substantif yaitu norma tentang hukum pidana materiel bagi prajurit yang melanggar hukum pidana umum. Reformasi/rekonstruksi sistem hukum pidana militer harus dilakukan secara integral/menyeluruh yang meliputi substansi, struktur dan kultur, dengan demikian terhadap tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota TNI aktif atau bersama-sama dengan orang sipil maka terhadap pelaku dari anggota TNI aktif merupakan kewenangan peradilan militer.
Terdapat tiga asas hukum untuk menangani konflik antarperaturan, namun ketiganya tidak mampu menyelesaikan persoalan konflik kewenangan hukum dalam tindak pidana korupsi yang melibatkan militer, sehingga diperlukan asas lex spesialis systematis sebagai turunan dari asas lex specialis derogat legi generalis.Ide reformasi dan rekonstruksi sistem hukum pidana militer sebagaimana diamanatkan Tap MPR Nomor VII/2000 menghendaki penerapan dua norma bagi prajurit TNI, yaitu norma struktural/institusional dan norma substantif untuk pelanggaran pidana umum.Reformasi tersebut harus dilakukan secara menyeluruh mencakup substansi, struktur, dan budaya hukum militer.
Pertama, perlu penelitian tentang mekanisme pengadilan konektivitas antara peradilan militer dan peradilan umum dalam kasus korupsi bersama militer dan sipil, agar dapat dikaji apakah sistem gabungan hakim dapat menjadi solusi efektif yang belum pernah dilaksanakan oleh KPK. Kedua, penting untuk mempelajari implementasi norma substantif pidana umum bagi anggota TNI di luar KUHPM, termasuk bagaimana peraturan baru dapat dibentuk untuk memisahkan secara tegas antara pelanggaran militer dan pidana umum sesuai amanat reformasi hukum. Ketiga, perlu dilakukan kajian mendalam tentang budaya hukum militer dan dampaknya terhadap penegakan hukum, untuk mengevaluasi apakah reformasi struktural dan substansial cukup tanpa perubahan mendasar dalam kesadaran hukum dan perilaku aparat militer dalam sistem peradilan.
| File size | 419.6 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIREVDINASTIREV Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa BPSK Karawang memiliki kewenangan penuh untuk menangani perkara terkait gugatan ahli waris terhadapBerdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa BPSK Karawang memiliki kewenangan penuh untuk menangani perkara terkait gugatan ahli waris terhadap
SESKOAU MILSESKOAU MIL Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai konsep penanganan stres psikologis yang dialami oleh prajurit TNI AU pada masa pra dan pascapenugasanPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai konsep penanganan stres psikologis yang dialami oleh prajurit TNI AU pada masa pra dan pascapenugasan
AKABAAKABA Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk sanksi tambahan yang dapat diterapkan terhadap korporasi dalam berbagai ketentuan peraturan perundang-undanganTujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk sanksi tambahan yang dapat diterapkan terhadap korporasi dalam berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan
AKABAAKABA Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya konflik norma antara Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Arbitrase dan Alternatif PenyelesaianHasil penelitian menunjukkan bahwa adanya konflik norma antara Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian
AKABAAKABA Berdasarkan hasil penelitian Putusan Nomor 106/PUU-XVIII/2020 dapat ditarik kesimpulan bahwa hakim MK dalam pertimbangannya masih belum sepenuhnya memenuhiBerdasarkan hasil penelitian Putusan Nomor 106/PUU-XVIII/2020 dapat ditarik kesimpulan bahwa hakim MK dalam pertimbangannya masih belum sepenuhnya memenuhi
AKABAAKABA Penjatuhan sanksi yang diberikan kepada pelaku orang dewasa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014. Kepada pelaku yang merupakan anakPenjatuhan sanksi yang diberikan kepada pelaku orang dewasa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014. Kepada pelaku yang merupakan anak
AKABAAKABA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum, penyeleseian sengketa serta hak yang diterima konsumen dalam transaksi jual beli pada mediaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum, penyeleseian sengketa serta hak yang diterima konsumen dalam transaksi jual beli pada media
AKABAAKABA Prosedur penyelesaian sengketa untuk menyelesaikan sengketa yang terjadi antarpeserta pemilu, antara peserta dengan penyelenggara pemilihan umum denganProsedur penyelesaian sengketa untuk menyelesaikan sengketa yang terjadi antarpeserta pemilu, antara peserta dengan penyelenggara pemilihan umum dengan
Useful /
UKMCUKMC CSR memperkuat efek green accounting dan eco-efficiency, tetapi tidak memoderasi hubungan antara MFCA dan SDGs. Implikasi praktis penelitian ini adalahCSR memperkuat efek green accounting dan eco-efficiency, tetapi tidak memoderasi hubungan antara MFCA dan SDGs. Implikasi praktis penelitian ini adalah
POLTEKPELSULUTPOLTEKPELSULUT Jika terdeteksi bahwa bak penampungan dasar tidak memiliki memiliki cadangan zat cair atau kering, maka secara otomatis keseluruhan pompa tidak akan berfungsiJika terdeteksi bahwa bak penampungan dasar tidak memiliki memiliki cadangan zat cair atau kering, maka secara otomatis keseluruhan pompa tidak akan berfungsi
UCYUCY Dalam pelaksanaan pendaftaran tanah, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 menetapkan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) berwenang membuat alat buktiDalam pelaksanaan pendaftaran tanah, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 menetapkan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) berwenang membuat alat bukti
UCYUCY Sedangkan untuk kelas sedang dan berat yang sampai menimbulkan korban jiwa dapat diterapkan mediasi penal akan tetapi hal ini tidak dapat menggugurkanSedangkan untuk kelas sedang dan berat yang sampai menimbulkan korban jiwa dapat diterapkan mediasi penal akan tetapi hal ini tidak dapat menggugurkan