ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW

JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan PenelitianJURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian

Penelitian ini menyelidiki bagaimana filter bubbles dan echo chambers di Facebook dan Instagram membentuk kampanye pemilihan presiden Indonesia tahun 2024. Penelitian ini membahas masalah algoritma media sosial yang memperbesar paparan selektif, yang dapat memperdalam polarisasi politik dan membatasi akses pemilih terhadap berbagai sudut pandang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kampanye dalam lingkungan digital, menilai pengaruhnya terhadap elektabilitas calon presiden di kalangan pemilih muda, serta menyelidiki peran algoritma dalam membentuk konsumsi informasi politik. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menerapkan analisis konten tematik pada posting kampanye, komentar publik, dan data tangkapan layar dari profil Facebook, didukung oleh analisis sentimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tim kampanye secara strategis memanfaatkan algoritma media sosial untuk menyesuaikan pesan, memperkuat bias konfirmasi, dan memperbesar pembagian ideologis. Analisis sentimen terhadap 100 komentar online tentang program makan siang gratis menunjukkan bahwa 39% adalah negatif, 35,4% netral, dan hanya 25,6% positif, yang menunjukkan skeptisisme yang meluas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kampanye berbasis algoritma berdampak signifikan terhadap pesan dan persepsi pemilih, terutama di kalangan pemuda yang aktif secara digital, yang menekankan kebutuhan akan algoritma yang lebih transparan dan literasi media untuk mendukung keterlibatan demokrasi yang lebih sehat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kampanye berbasis algoritma berdampak signifikan terhadap pesan dan persepsi pemilih, terutama di kalangan pemuda yang aktif secara digital, yang menekankan kebutuhan akan algoritma yang lebih transparan dan literasi media untuk mendukung keterlibatan demokrasi yang lebih sehat.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut dampak strategi kampanye berbasis algoritma pada perilaku pemilih, terutama di kalangan pemuda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara meningkatkan transparansi algoritma dan literasi media di kalangan pemilih muda. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis peran media sosial dalam membentuk opini publik dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil pemilihan presiden.

  1. [1607.01032] Echo Chambers: Emotional Contagion and Group Polarization on Facebook. echo chambers emotional... arxiv.org/abs/1607.010321607 01032 Echo Chambers Emotional Contagion and Group Polarization on Facebook echo chambers emotional arxiv abs 1607 01032
  2. [1803.03576] Illuminating an Ecosystem of Partisan Websites. illuminating ecosystem partisan websites... arxiv.org/abs/1803.035761803 03576 Illuminating an Ecosystem of Partisan Websites illuminating ecosystem partisan websites arxiv abs 1803 03576
  3. Can we blame social media for polarization? Counter-evidence against filter bubble claims during the... journals.sagepub.com/doi/10.1177/14614448221099591Can we blame social media for polarization Counter evidence against filter bubble claims during the journals sagepub doi 10 1177 14614448221099591
  4. [1904.07333] The Digital Architectures of Social Media: Comparing Political Campaigning on Facebook,... doi.org/10.48550/arXiv.1904.073331904 07333 The Digital Architectures of Social Media Comparing Political Campaigning on Facebook doi 10 48550 arXiv 1904 07333
Read online
File size1.17 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test