POLMAN BANDUNGPOLMAN BANDUNG

JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur)JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur)

Penelitian ini mengkaji bagaimana pengembangan konsep dilakukan untuk merancang sebuah landasan robot beroda omnidirection berbahan ekstrusi profil aluminium yang digunakan untuk pemindah barang. Perancangan konsep melalui serangkaian tahapan yaitu: mengidentifikasi permasalahan, menentukan struktur fungsi, mencari alternatif solusi, membangun variasi konsep, menilai variasi konsep dan menentukan konsep terpilih. Setelah melalui kesemua tahapan tersebut didapatkan kesimpulan bahwa sebuah landasan robot omnidirection dapat dibagi menjadi 2 sub fungsi yaitu: rangka landasan dan pengubah energi listrik. Kedua sub fungsi tersebut memilki 6 parameter yang dapat divariasikan, yaitu: ragam bentuk rangka, jenis material rangka, jenis bentuk batang rangka, jenis sambungan rangka, jenis roda, jenis motor. Setiap parameter dapat dicari alternatif solusinya, dikombinasikan dan dinilai sehingga mendapatkan sebuah variasi konsep terpilih yang memenuhi daftar tuntutan.

Kesimpulan pada penelitian ini adalah sebuah konsep landasan robot dapat dikembangkan melalui 6 tahapan, yaitu.mengidentifikasi permasalahan, menentukan struktur fungsi, mencari alternatif solusi, membangun variasi konsep, menilai variasi konsep dan menentukan konsep terpilih.Sebuah landasan robot dapat dibagi menjadi 2 struktur kerja utama yaitu struktur rangka utama dan struktur pengubah energi listrik menjadi energi gerak.Struktur rangka utama dapat dibagi 2 menjadi sub-bagian rangka utama dan sub-bagian roda.Struktur pengubah energi listrik menjadi energi gerak memiliki satu sub bagian yaitu sub-bagian motor listrik.Ada 6 parameter yang dapat menentukan sebuah konsep landasan robot, yaitu.ragam bentuk rangka utama, jenis material rangka utama, jenis bentuk batang rangka utama, jenis sambungan rangka utama, jenis roda dan jenis motor listrik.Untuk menurunkan jumlah variasi konsep, pemilihan alternatif variasi konsep dapat dibuat berjenjang berdasarkan parameter yang paling mudah diputuskan dan tidak terhubung dengan parameter lainnya.Hal akan menurunkan jumlah variasi konsep secara signifikan.Dalam penelitian ini, pembangunan variasi konsep melalui 3 jenjang.Ada dua cara untuk menilai dan memilih alternatif variasi konsep, yaitu.1) untuk alternatif 1 parameter dapat dilakukan dengan menginventaris kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif lalu memilih alternatif dengan kelebihan terbanyak dan kekurangan tersedikit, 2) untuk alternatif lebih dari 1 parameter dapat dilakukan dengan cara seleksi bagan, yaitu seleksi membandingkan setiap parameter terhadap satu tuntutan.Konsep hasil proses perancangan konsep yang merupakan variasi konsep terpilih tetap harus diperiksa kembali pemenuhannya dengan daftar tuntutan rancangan.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan konsep landasan robot dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan keselamatan, serta mengintegrasikan sistem kontrol dan sensor untuk meningkatkan kinerja dan akurasi robot. 2. Menganalisis dan mengoptimalkan kinerja motor listrik yang digunakan, termasuk pemilihan jenis motor yang tepat dan pengaturan kontrol kecepatan dan arah gerak. 3. Melakukan studi komparatif antara berbagai jenis roda omnidirection dan menguji kinerja serta kehandalan masing-masing jenis roda dalam aplikasi pemindah barang.

  1. JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur). development concept wheeled robot moving goods extruded... jtrm.polman-bandung.ac.id/index.php/JTRM/article/view/170JTRM Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur development concept wheeled robot moving goods extruded jtrm polman bandung ac index php JTRM article view 170
Read online
File size730.51 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test