UNSURYAUNSURYA

JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas SuryadarmaJSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma

Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah penduduk Kota Pasuruan menggunakan metode Single dan Double Exponential Smoothing. Peramalan populasi sangat penting untuk perencanaan perkotaan, pembangunan ekonomi, dan pelayanan publik. Data dari tahun 2010 hingga 2022 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Pasuruan digunakan dalam penelitian ini. Metode Single Exponential Smoothing menunjukkan akurasi yang lebih tinggi dengan nilai Mean Squared Error (MSE) dan Root Mean Squared Error (RMSE) yang lebih rendah dibandingkan metode Double Exponential Smoothing. Secara spesifik, nilai MSE untuk metode Single Exponential Smoothing adalah 623.986.327.670, sedangkan metode Double Exponential Smoothing mencatat MSE sebesar 1.269.743.472.543. Nilai RMSE yang diperoleh masing-masing adalah 7.899.281 dan 11.268.289. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Single Exponential Smoothing lebih andal dalam memprediksi tren populasi di Kota Pasuruan. Temuan ini dapat membantu pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan terkait alokasi sumber daya, pengembangan infrastruktur, dan layanan sosial. Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan faktor eksternal seperti migrasi, tingkat kelahiran, dan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan akurasi peramalan.

Metode Single Exponential Smoothing terbukti lebih unggul dibandingkan Double Exponential Smoothing dalam meramalkan jumlah penduduk Kota Pasuruan.Nilai MSE dan RMSE yang lebih rendah menunjukkan akurasi dan keandalan metode tersebut.Oleh karena itu, metode Single Exponential Smoothing direkomendasikan untuk peramalan jumlah penduduk di masa mendatang.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model peramalan dengan memasukkan variabel-variabel demografis seperti tingkat migrasi, kelahiran, dan kematian untuk melihat sejauh mana faktor-faktor tersebut memengaruhi akurasi prediksi populasi di Kota Pasuruan. Selain itu, perlu dikaji penerapan metode peramalan lain yang mampu menangkap tren dan pola musiman, seperti metode ARIMA atau Holt-Winters, untuk dibandingkan dengan metode Exponential Smoothing. Penelitian juga dapat dieksplorasi dengan membangun model hybrid yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dengan faktor kebijakan pemerintah, guna menghasilkan sistem peramalan yang lebih komprehensif dan responsif terhadap perubahan sosial di wilayah perkotaan.

  1. Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) | Jurnal Teknologi dan Informasi. vol jurnal... ojs.unikom.ac.id/index.php/jati/issue/view/254Vol 9 No 2 2019 Jurnal Teknologi dan Informasi JATI Jurnal Teknologi dan Informasi vol jurnal ojs unikom ac index php jati issue view 254
Read online
File size482.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test