NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL

Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat GlobalDevote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global

Desa Tanjung Sawit hampir 60% merupakan wilayah buruh penghasil tumbuhan jenis tanaman Sawit di Kecamatan Tapung. Desa Tanjung Sawit tidak lepas dari permasalahan lingkungan, terkait dengan pengelolaan sampah plastik yang belum optimal. Hal ini jika dibiarkan berdampak bagi lingkungan sekitar. Sampah plastik sebagai sisa sampah rumah tangga setelah digunakan hanya dibakar atau dibuang, tindakan ini selain mencemari udara juga pemborosan sumber daya yang bernilai. Persoalan ini dijadikan tantangan bagi mahasiswa dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMRI 2024 dengan mengusung program kerja: “. Program ini di damping oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) dan praktisi. Metode pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan melalui Program KKN dengan mengusung beberapa program yaitu: lingkungan, kesehatan, pendidikan, Aktif dan Kreatif. PKM ini bertujuan: meningkatkan pengetahuan, pengelolaan Sampah plastik, menjaga kesehatan dan kesadaran peduli lingkungan, pemberdayaan dan budidaya lingkungan yang sehat.

Berdasarkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada tanggal 29 Juli 2024 sampai dengan tanggal 7 September 2024 melalui pendekatan analitis dan observasi lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan adalah.Mahasiswa mempunyai kemampuan dan keseriusan dalam mengabdi kepada masyarakat secara nyata, sehingga kedepannya akan menggunakan seluruh ilmu yang dimilikinya untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari dan ilmu yang diperoleh pada semester 6 di universitas.Berdasarkan hal tersebut, Anda akan mampu untuk berkontribusi kepada masyarakat.Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kemajuan sosial di desa Tanjung Sawit serta mewujudkan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian dan observasi yang dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas program pengelolaan sampah di Desa Tanjung Sawit. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai potensi pemanfaatan sampah organik, seperti limbah dapur, sebagai bahan baku pupuk kompos skala rumah tangga. Penelitian ini dapat mengidentifikasi jenis sampah organik yang paling sesuai untuk dikomposkan, serta memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai teknik pembuatan kompos yang benar. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peluang pengembangan industri daur ulang sampah plastik di tingkat desa. Penelitian ini dapat menganalisis jenis sampah plastik yang paling banyak dihasilkan, serta mengidentifikasi teknologi daur ulang yang sesuai dengan skala desa. Ketiga, perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas program sosialisasi pengelolaan sampah yang telah dilaksanakan, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses evaluasi. Hasil evaluasi ini dapat digunakan untuk merumuskan strategi sosialisasi yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Desa Tanjung Sawit.

Read online
File size464.52 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test