NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL

Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat GlobalDevote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan praktik bisnis beretika dengan meneladani Rasulullah SAW kepada Buruh Migran Indonesia di Hong Kong. Dilaksanakan pada awal September 2024 di Aula Ramayana, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong, kegiatan ini menggunakan metode presentasi PowerPoint dan sesi tanya jawab interaktif. Peserta yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dan memberikan umpan balik positif terhadap materi yang relevan dengan tantangan mereka, seperti pengelolaan usaha kecil dan etika profesional. Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya prinsip kejujuran, amanah, keadilan, dan kepuasan pelanggan sebagai dasar praktik bisnis Islami. Pendekatan berbasis nilai agama dan budaya ini terbukti efektif dalam mendorong peserta untuk menerapkan etika bisnis yang lebih baik. Sebagai rekomendasi, kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan pelatihan praktis, seperti literasi keuangan dan perencanaan bisnis, untuk mendukung keberlanjutan usaha peserta.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bagi buruh migran Indonesia di Hong Kong telah berhasil memperkenalkan praktik bisnis beretika yang diilhami oleh teladan Nabi Muhammad SAW, dengan menggunakan kombinasi presentasi PowerPoint dan sesi tanya jawab interaktif.Peserta memperoleh pemahaman tentang prinsip-prinsip kejujuran, amanah, keadilan, dan kepuasan pelanggan, yang merupakan fondasi penting bagi praktik bisnis yang etis dan sukses, sekaligus terinspirasi untuk menerapkan nilai-nilai ini dalam kegiatan wirausaha dan profesional mereka.Program ini menunjukkan signifikansi pendekatan yang relevan secara budaya dan agama dalam inisiatif layanan masyarakat, dan direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut dengan pelatihan keterampilan bisnis praktis guna memberdayakan peserta dalam perjalanan profesional mereka.

Melihat keberhasilan awal program pengabdian masyarakat ini dalam memperkenalkan etika bisnis Islami kepada buruh migran Indonesia di Hong Kong, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan dan bisa memberikan kontribusi signifikan. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki dampak jangka panjang dari penerapan etika bisnis yang terinspirasi Nabi Muhammad SAW terhadap keberlanjutan usaha dan kesejahteraan ekonomi buruh migran tersebut. Misalnya, bagaimana prinsip kejujuran dan amanah secara konkret memengaruhi loyalitas pelanggan, reputasi bisnis, dan pertumbuhan pendapatan mereka dalam kurun waktu satu hingga tiga tahun pasca-pelatihan, serta tantangan yang mungkin mereka hadapi dalam mempertahankan etika tersebut di lingkungan bisnis yang kompetitif. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan studi kasus, atau kuantitatif dengan survei berkala untuk mengukur indikator-indikator keberhasilan. Kedua, perlu dikembangkan dan dievaluasi efektivitas model pelatihan kewirausahaan Islami yang lebih terpadu, yang tidak hanya menekankan etika tetapi juga secara langsung mengintegrasikan modul praktis seperti literasi keuangan syariah, manajemen risiko, strategi pemasaran digital yang halal, dan pemahaman regulasi bisnis lokal di Hong Kong. Pertanyaan penelitiannya bisa meliputi: Sejauh mana model pelatihan terpadu ini mampu meningkatkan kapasitas buruh migran dalam mengelola bisnis mereka secara profesional dan etis, dibandingkan dengan pelatihan yang berfokus hanya pada satu aspek? Pengujian model ini bisa dilakukan melalui uji coba terkontrol dengan kelompok intervensi dan kontrol. Ketiga, sangat menarik untuk mengeksplorasi peran dan potensi pembentukan komunitas atau platform jejaring antar buruh migran pengusaha di Hong Kong yang berlandaskan nilai-nilai Islami. Bagaimana jejaring ini dapat berfungsi sebagai ekosistem dukungan, fasilitasi akses permodalan syariah, penyelesaian sengketa, dan berbagi praktik terbaik dalam mengembangkan bisnis yang etis? Studi ini dapat menganalisis struktur jejaring yang ada, mengidentifikasi faktor-faktor penunjang dan penghambat keberhasilan kolaborasi, serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah atau organisasi non-pemerintah dalam memfasilitasi pembentukan dan penguatan komunitas pengusaha migran yang beretika Islami. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini tidak hanya akan memperdalam pemahaman kita tetapi juga memberikan panduan praktis untuk pemberdayaan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

  1. Dimensions of Islamic Entrepreneurship Model: Evaluating the Elements of Entrepreneurial Ventures and... doi.org/10.58661/ijsse.v4i2.273Dimensions of Islamic Entrepreneurship Model Evaluating the Elements of Entrepreneurial Ventures and doi 10 58661 ijsse v4i2 273
  2. Entrepreneurship education in Islamic perspective | Asror | ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and... attarbiyah.iainsalatiga.ac.id/index.php/attarbiyah/article/view/6276Entrepreneurship education in Islamic perspective Asror ATTARBIYAH Journal of Islamic Culture and attarbiyah iainsalatiga ac index php attarbiyah article view 6276
  3. Etika Bisnis Islam: Konsep dan Implementasi pada Pelaku Usaha Kecil. | Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi... doi.org/10.15408/ijies.v6i1.1373Etika Bisnis Islam Konsep dan Implementasi pada Pelaku Usaha Kecil Al Iqtishad Jurnal Ilmu Ekonomi doi 10 15408 ijies v6i1 1373
  4. Comparative Analysis of Ethical and Legal Principles in the Islamic Business Management Model | Journal... doi.org/10.61100/adman.v1i2.52Comparative Analysis of Ethical and Legal Principles in the Islamic Business Management Model Journal doi 10 61100 adman v1i2 52
Read online
File size445.57 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test