UNIBUNIB

Jurnal EngganoJurnal Enggano

Produksi suara merupakan bagian dari metode bioakustik, yaitu menggabungkan biologi dan akustik yang biasanya merujuk pada penelitian mengenai produksi suara, dispersi melalui media elastis, dan penerimaan pada hewan, termasuk manusia. Penelitian ini mengamati tingkah laku lumba-lumba jantan dengan melakukan pendekatan ilmu bioakustik yang melihat karakteristik dari lumba-lumba tersebut. Lumba-lumba jantan (Tursiops aduncus) yang dipelihara di Taman Safari Indonesia, Cisarua Bogor memiliki nilai intensitas terendah sebesar 28,03 dB dan tertinggi adalah sebesar 32,01 dB. Dengan rata-rata parameter yang terukur yaitu salinitas sebesar 30 ‰ dan suhu 23 °C dengan kedalaman kolam 4,5 meter. Range frekuensi suara klik dengan nilai intensitas tertinggi yaitu sebesar 32 dB dengan suara klik sesudah makan pada hari ke 2 yang terdapat pada range frekuensi yaitu 14 - 16 kHz. Range frekuensi suara klik lumba-lumba jantan hidung botol (Tursiops aduncus) di Taman Safari, Cisarua Bogor, Indonesia yaitu pada frekuensi 14,2- 15 kHz.

Lumba-lumba jantan hidung botol yang dipelihara di Taman Safari Indonesia, Cisarua Bogor memiliki range frekuensi suara klik dengan nilai intensitas tertinggi sebesar 32,01 dB dengan suara klik sesudah makan pada hari ke 2 pada range frekuensi 14 - 16 kHz.Frekuensi suara klik lumba-lumba jantan (Tursiops aduncus) di Taman Safari adalah pada frekuensi 14 - 15 kHz.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh variasi salinitas dan suhu terhadap pola komunikasi lumba-lumba, terutama dalam konteks adaptasi terhadap perubahan lingkungan. Selain itu, studi komparatif mengenai perbedaan suara klik antara lumba-lumba jantan dan betina dapat memberikan wawasan baru tentang peran gender dalam komunikasi akustik. Terakhir, penelitian mengenai hubungan antara kompleksitas suara klik dengan tingkat kecerdasan atau kemampuan sosial lumba-lumba dapat membuka peluang untuk memahami lebih baik kognisi hewan ini. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman kita tentang perilaku dan komunikasi lumba-lumba, serta memberikan informasi penting untuk upaya konservasi dan pengelolaan habitat mereka. Studi lebih lanjut juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode perekaman suara yang lebih canggih dan analisis data yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi pola-pola suara yang lebih halus dan kompleks, serta untuk membedakan individu lumba-lumba berdasarkan karakteristik suara unik mereka.

Read online
File size753.08 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test