AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan KebudayaanJurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan KebudayaanIndonesia telah menghadapi berbagai konflik berkepanjangan yang mengancam stabilitas nasional, seperti konflik di Aceh dan Papua. Pendekatan penyelesaian konflik pada masa lalu seringkali bersifat represif dan tidak efektif. Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terjadi transformasi kebijakan perdamaian melalui pendekatan dialog dan diplomasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran SBY dalam transformasi kebijakan perdamaian untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji jurnal, artikel, buku, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBY memiliki kontribusi signifikan dalam menyelesaikan konflik di Aceh melalui Perjanjian Helsinki, yang menjadi model dalam penyelesaian konflik lainnya. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kebijakan berbasis dialog dan rekonsiliasi yang diterapkan oleh SBY berperan penting dalam menciptakan perdamaian berkelanjutan dan dapat menjadi referensi untuk pengelolaan konflik serupa di masa depan.
Pendekatan kebijakan perdamaian yang diinisiasi oleh Susilo Bambang Yudhoyono dalam menangani konflik di Aceh dan Poso membawa perubahan signifikan dalam resolusi konflik di Indonesia.Pemberian otonomi khusus bagi Aceh melalui Perjanjian Helsinki 2005 terbukti efektif mengakhiri konflik bersenjata yang berkepanjangan, sementara pendekatan rekonsiliasi di Poso berhasil memperkuat kohesi sosial tanpa dominasi militer.Model SBY yang mengedepankan dialog, pengakuan hak lokal, dan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan prinsip perdamaian positif Galtung dan nilai Islam, serta dapat menjadi acuan bagi penyelesaian konflik serupa di Indonesia dan dunia.
Pertama, perlu diteliti efektivitas penerapan model perdamaian SBY di wilayah konflik baru seperti Papua, dengan fokus pada bagaimana otonomi khusus dan dialog lintas budaya dapat mengurangi ketegangan struktural dan sosial. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana pendidikan perdamaian bisa diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah di daerah pasca-konflik guna mencegah munculnya kembali kekerasan generasional melalui pemahaman dini tentang toleransi dan rekonsiliasi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang peran tokoh agama dan masyarakat lokal sebagai mediator dalam proses perdamaian, khususnya dalam konflik berbasis identitas agama, untuk mengevaluasi sejauh mana pendekatan partisipatif dapat memperkuat kepercayaan dan keberlanjutan perdamaian. Ketiga saran ini saling terkait dan bertujuan memperdalam implementasi pendekatan damai yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan sesuai dengan konteks sosial-budaya Indonesia yang majemuk.
| File size | 915.68 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
ARTHAMARAMEDIAARTHAMARAMEDIA Tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai perkembangan siswa sekolah dasar. Metodologi penulisan menggunakan metode studi literaturTujuan penulisan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai perkembangan siswa sekolah dasar. Metodologi penulisan menggunakan metode studi literatur
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pengabdian kepada masyarakat ini yang dilaksanakan oleh mahasiswa FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan diPengabdian kepada masyarakat ini yang dilaksanakan oleh mahasiswa FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan di
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penting untuk memberikan pelatihan cara mencuci tangan dengan baik dan benar, mengedukasi anak-anak untuk memakai alas kaki saat keluar rumah, dan meningkatkanPenting untuk memberikan pelatihan cara mencuci tangan dengan baik dan benar, mengedukasi anak-anak untuk memakai alas kaki saat keluar rumah, dan meningkatkan
STITUSASTITUSA Rata-rata peningkatan penelitian ini sebesar 40% pada siklus I meningkat menjadi 75% pada siklus II. Berdasarkan analisis data, model pembelajaran TimeRata-rata peningkatan penelitian ini sebesar 40% pada siklus I meningkat menjadi 75% pada siklus II. Berdasarkan analisis data, model pembelajaran Time
STITUSASTITUSA Siswa kelas II memiliki tingkat afeksi penerimaan yang sangat tinggi yaitu dengan nilai 3. 21, tingkat afeksi responsif sangat tinggi dengan nilai 3. 05,Siswa kelas II memiliki tingkat afeksi penerimaan yang sangat tinggi yaitu dengan nilai 3. 21, tingkat afeksi responsif sangat tinggi dengan nilai 3. 05,
STITUSASTITUSA Pengembangan materi: materi yang lebih singkat, jelas dan terperinci. (2) Kelayakan media audio pembelajaran dari hasil penelitian kuantitatif dan kualitatifPengembangan materi: materi yang lebih singkat, jelas dan terperinci. (2) Kelayakan media audio pembelajaran dari hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif
STITUSASTITUSA Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah Cokroaminoto Kesenet. Subjek penelitian lainnya adalah kepala sekolah, guru dan penelitiSubjek penelitian ini adalah siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah Cokroaminoto Kesenet. Subjek penelitian lainnya adalah kepala sekolah, guru dan peneliti
STITUSASTITUSA Peningkatan aktivitas yang terjadi berupa aktivitas fisik (bertanya, menjawab, mendengarkan, mencatat) dari 8 siswa menjadi 16 siswa dan peningkatan aktivitasPeningkatan aktivitas yang terjadi berupa aktivitas fisik (bertanya, menjawab, mendengarkan, mencatat) dari 8 siswa menjadi 16 siswa dan peningkatan aktivitas
Useful /
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara,Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara,
INTEKOMINTEKOM Hasil pengamatan menyimpulkan bahwa tindakan yang di tetapkan status tersangka yang oleh hakim berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan konflikHasil pengamatan menyimpulkan bahwa tindakan yang di tetapkan status tersangka yang oleh hakim berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan konflik
SMUJOSMUJO Penelitian juga dilakukan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi dengan uji stabilisasi membran dan inhibisi lipoxygenase. Hasil menunjukkan bahwa C.Penelitian juga dilakukan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi dengan uji stabilisasi membran dan inhibisi lipoxygenase. Hasil menunjukkan bahwa C.
SMUJOSMUJO Penelitian ini juga menguji dua belas varietas sorgum terhadap respons infeksi S. hermonthica. Hasil menunjukkan bahwa respons resistensi varietas terhadapPenelitian ini juga menguji dua belas varietas sorgum terhadap respons infeksi S. hermonthica. Hasil menunjukkan bahwa respons resistensi varietas terhadap