KAHURIPANKAHURIPAN

JURNAL EKUIVALENSIJURNAL EKUIVALENSI

Penelitian ini mengkaji dampak Fear of Missing Out (FOMO), gaya hidup, dan pengendalian diri terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kota Kediri saat menggunakan TikTok Shop. Di era digital, FOMO semakin membentuk pola konsumsi, terutama di kalangan Generasi Z yang aktif menggunakan media sosial dan platform e-commerce. TikTok Shop yang memadukan jejaring sosial dengan belanja daring menarik minat pengguna muda. Dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif, penelitian ini melibatkan 96 responden Generasi Z di Kota Kediri. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menilai pengaruh simultan dan parsial dari variabel independen terhadap perilaku konsumtif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa FOMO secara signifikan dan positif memengaruhi perilaku konsumtif, sementara gaya hidup juga berperan penting dalam keputusan pembelian. Sebaliknya, pengendalian diri memiliki efek negatif, artinya pengendalian diri yang lebih tinggi mengurangi kecenderungan konsumtif. Secara keseluruhan, ketiga variabel ini secara signifikan membentuk perilaku belanja Generasi Z di TikTok Shop. Penelitian ini memberikan wawasan bagi bisnis dalam memahami pola konsumsi Generasi Z dan menekankan pentingnya pengendalian diri dalam mengelola tren konsumsi digital yang terus berkembang.

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa FOMO memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perilaku konsumen, gaya hidup tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumen, dan pengendalian diri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumen.Secara keseluruhan, FOMO, gaya hidup, dan pengendalian diri secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumen Generasi Z di Kota Kediri dalam menggunakan aplikasi TikTok Shop.Faktor yang paling dominan dalam memengaruhi perilaku konsumen adalah FOMO dan pengendalian diri.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor psikologis lain, seperti kepercayaan diri dan citra diri, dalam memengaruhi perilaku konsumtif Generasi Z di platform e-commerce. Hal ini penting untuk memahami lebih dalam motivasi dan dorongan yang mendasari keputusan pembelian mereka. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi dalam mengurangi dampak FOMO pada pola konsumsi Generasi Z. Intervensi ini dapat berupa program edukasi tentang literasi keuangan, pelatihan keterampilan pengendalian diri, atau kampanye kesadaran tentang dampak negatif konsumsi impulsif. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana karakteristik platform e-commerce, seperti desain antarmuka, fitur promosi, dan algoritma rekomendasi, memengaruhi perilaku konsumtif Generasi Z. Pemahaman ini dapat membantu platform e-commerce untuk merancang strategi pemasaran yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Read online
File size720.45 KB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test