UNIDAUNIDA

Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)

Salmonella typhi tetap menjadi masalah kesehatan global dengan peningkatan resistensi antibiotik, yang menuntut terapi antibiotik alami alternatif. Daun kersen (Muntingia calabura L.) dan daun basil (Ocimum basilicum L.) mengandung senyawa bioaktif dengan potensi antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kersen dan basil terhadap Salmonella typhi pada berbagai konsentrasi. Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pasca-uji saja (Post-Test Only Control Group Design) yang eksperimental. Penilaian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumur dengan variasi konsentrasi ekstrak 20%, 35%, 45%, 50%, dan 75%. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk memeriksa normalitas data, sementara perbedaan antar kelompok dievaluasi dengan uji non-parametrik Kruskal–Wallis. Ekstrak kersen mengandung saponin, tanin, alkaloid, flavonoid; sedangkan ekstrak basil mengandung fenolik, saponin, tanin, alkaloid, steroid, flavonoid. Keduanya menunjukkan penghambatan yang bergantung pada konsentrasi. Pada konsentrasi 75%, zona penghambatan mencapai 13,15 mm (kuat), sementara yang terendah adalah 4,70 mm (kersen, lemah) dan 7,30 mm (basil, sedang). Kontrol negatif tidak menunjukkan aktivitas. Uji statistik p=0,005 menegaskan adanya perbedaan signifikan antar kelompok. Ekstrak etanol daun kersen dan basil memiliki aktivitas antibakteri signifikan terhadap S. typhi, mendukung potensi mereka sebagai fitoterapi alami untuk tifus.

Penelitian ini mengonfirmasi bahwa ekstrak etanol daun kersen dan basil menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi pada berbagai konsentrasi.Konsentrasi yang lebih tinggi menghasilkan penghambatan yang lebih kuat, menunjukkan bahwa kedua ekstrak memiliki potensi signifikan sebagai agen antibakteri alami untuk tifus.

Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan diri pada identifikasi dan isolasi senyawa aktif spesifik dari ekstrak etanol daun kersen dan basil yang terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap *Salmonella typhi*. Meskipun penelitian ini telah mengidentifikasi golongan fitokimia umum, studi lebih lanjut menggunakan teknik kromatografi canggih dan karakterisasi spektroskopi (seperti MS atau NMR) diperlukan untuk mengidentifikasi molekul tunggal yang paling bertanggung jawab atas efek antibakteri. Ini akan memungkinkan pengembangan terapi yang lebih terstandarisasi dan target spesifik, berbeda dengan penggunaan ekstrak mentah. Setelah senyawa aktif berhasil diisolasi, arah penelitian berikutnya adalah memahami secara mendalam mekanisme kerja molekuler dan seluler dari senyawa tersebut dalam menghambat pertumbuhan *Salmonella typhi*. Misalnya, bagaimana flavonoid, alkaloid, atau fenolik berinteraksi dengan struktur sel bakteri, mengganggu sintesis protein atau DNA, atau menyebabkan lisis sel, yang akan memberikan wawasan krusial untuk pengembangan obat baru. Selain itu, penting untuk melakukan studi toksisitas komprehensif, baik secara in vitro maupun in vivo, untuk memastikan keamanan penggunaan ekstrak atau senyawa terisolasi ini sebagai agen fitoterapeutik, sehingga potensi manfaatnya tidak diimbangi oleh efek samping yang tidak diinginkan. Akhirnya, untuk melangkah lebih jauh menuju aplikasi klinis, penelitian lanjutan harus mencakup pengembangan formulasi yang optimal untuk meningkatkan bioavailabilitas dan stabilitas senyawa aktif, serta melakukan uji efikasi secara in vivo pada model hewan yang relevan dengan infeksi tifoid. Studi ini juga harus mengevaluasi potensi *Salmonella typhi* untuk mengembangkan resistensi terhadap agen alami ini, membandingkannya dengan pola resistensi terhadap antibiotik konvensional, untuk memastikan keberlanjutan efektivitasnya dalam jangka panjang.

  1. Potential of Kersen Leaf Extract (Muntingia calabura L) and Basil Leaf Extract (Ocimum basilicum L.)... iojs.unida.info/index.php/IJAR/article/view/771Potential of Kersen Leaf Extract Muntingia calabura L and Basil Leaf Extract Ocimum basilicum L iojs unida index php IJAR article view 771
  2. Antibacterial Activity of Ethyl Acetat Fraction of Basil Leave (Ocimum Basilicum L) Toward Escherichia... iojs.unida.info/index.php/IJAR/article/view/433Antibacterial Activity of Ethyl Acetat Fraction of Basil Leave Ocimum Basilicum L Toward Escherichia iojs unida index php IJAR article view 433
  3. Antimicrobial Activity of Ethyl Acetate Fraction of Kersen Leaves Against Staphylococcus aureus and Escherichia... doi.org/10.30997/ijar.v5i3.531Antimicrobial Activity of Ethyl Acetate Fraction of Kersen Leaves Against Staphylococcus aureus and Escherichia doi 10 30997 ijar v5i3 531
Read online
File size411.82 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test