ALJAMIAHALJAMIAH
Al-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesAl-Jami'ah: Journal of Islamic StudiesDisertasi ini mengambil objek salah satu karya sastra kitab abad ke-17 yang berjudul Tibydn fi Marifat al-Adyin. Karya ini ditulis oleh Ntru l-Din selaku penasihat dan atas perintah Sultanah gafiatu l-Din syah. Nuru l-Din adalah ulama besar pada masanya dengan latar belakang lingkungan yang sangat luas: India tempat ia dilahirkan, Mekah tempat ia tumbuh, dewasa, memperoleh pendidikan, dan memperdalam ilmu pengetahuan, dan, Melayu serta Aceh tempat ia menjadi matang, melakukan darma bakti, dan mengajarkan ilmunya. Seiring dengan berkembangnya dan tersebarnya agama Islam, dunia Islam dari segi geopolitis dan pemahaman serta penghayatan keagamaan dapat dikatakan terpilah-pilah. Nuru l-Din hidup dalam suatu masyarakat yang pluralis, baik dalam agama, etnis, budaya, pemikiran, maupun dalam pengalaman serta penghayatan keagamaan. Penelitian ini bersifat deskriptif-analisis, mendeskripsikan dan mengungkapkan pemikiran dan pandangan Nuru l-Din tentang agama-agama yang terekspresikan dalam karyanya.
Penelitian ini menemukan pandangan Nuru l-Din yang cukup unik tentang agama-agama dan ada visi teologis sebagai sintesis baru yang cukup modest terhadap sektarian yang ada waktu itu.Dalam melakukan pembahasan, ia menggunakan metode eksposisif demonstratif, bukannya metode elenktis dan juga bukan apologis.Karya ini merekam sekian arti dan dapat ditemukan perkembangan intelektualnya yang berlatar religi dan sosial-budaya.Dengan demikian, karya ini mendukung pemahaman bahwa dalam studi agama-agama, di Barat ilmu perbandingan agama berkembang, di dunia Timur dasar-dasar perbandingan agama diletakkan oleh Ibn Hazm, Al-Shahrastani, Al-Baghdadi, dan Al-Biruni, maka di dunia Melayu, dasar-dasar perbandingan agama diletakkan oleh Nuru l-Din al-Khaniri abad ke-17, tepatnya di Aceh.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh lingkungan intelektual Mekah terhadap pembentukan pemikiran Nuru l-Din dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konteks intelektual yang melahirkan karya Tibyan. Kedua, analisis komparatif antara pandangan Nuru l-Din terhadap agama-agama lain dengan pemikiran ulama Sufi lainnya di dunia Islam pada periode yang sama dapat mengungkap persamaan dan perbedaan pendekatan dalam memahami keberagaman agama. Ketiga, penelitian tentang bagaimana karya Tibyan diterima dan direspon oleh masyarakat Melayu dan Aceh pada masanya, serta pengaruhnya terhadap perkembangan pemikiran keagamaan di wilayah tersebut, akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang dampak karya ini dalam sejarah intelektual dan sosial.
| File size | 6.24 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUUNU Artikel ini menghasilkan pembahasan tentang pendapat para ulama madzhab mengenai perkawinan anak usia dini dan batasan usia minimal menikah dalam IslamArtikel ini menghasilkan pembahasan tentang pendapat para ulama madzhab mengenai perkawinan anak usia dini dan batasan usia minimal menikah dalam Islam
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Pengaruh pemikir sebelumnya seperti Muhammad Baqir al-Sadr dan Hasan al-Banna terlihat dalam karya Mannan, yang diadaptasinya untuk menghadapi konteksPengaruh pemikir sebelumnya seperti Muhammad Baqir al-Sadr dan Hasan al-Banna terlihat dalam karya Mannan, yang diadaptasinya untuk menghadapi konteks
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Utilizing technology brings both positive and negative impacts on society, creating challenges for dawah. Adapting dawah activities to the fast-paced andUtilizing technology brings both positive and negative impacts on society, creating challenges for dawah. Adapting dawah activities to the fast-paced and
IAINSORONGIAINSORONG Meski kontroversial, Khalifah Fatimiyah merupakan gerakan Syiah yang berupaya membangun pemerintahan yang didasarkan pada legitimasi keturunan Nabi sebagaiMeski kontroversial, Khalifah Fatimiyah merupakan gerakan Syiah yang berupaya membangun pemerintahan yang didasarkan pada legitimasi keturunan Nabi sebagai
ANTARBANGSAANTARBANGSA Berdasarkan 5 (lima) kriteria yaitu: waktu, Tata kelola, Tugas, Siswa, dan Silabus yang disi melalui kuesioner maka didapatkan hasil untuk KTSP 0,569 sedangkanBerdasarkan 5 (lima) kriteria yaitu: waktu, Tata kelola, Tugas, Siswa, dan Silabus yang disi melalui kuesioner maka didapatkan hasil untuk KTSP 0,569 sedangkan
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini adalah studi literatur yang sumber datanya dari buku-buku dan dokumen tertulis. Setelah dianalisa, ditemukan bahwa dasar pemikiran sekularismePenelitian ini adalah studi literatur yang sumber datanya dari buku-buku dan dokumen tertulis. Setelah dianalisa, ditemukan bahwa dasar pemikiran sekularisme
UINUIN Proses akomodasi hukum Islam tidak perlu dikhawatirkan karena proses itu didorong oleh kekuatan Islam kultural. Selain itu, hukum Islam berada pada tataranProses akomodasi hukum Islam tidak perlu dikhawatirkan karena proses itu didorong oleh kekuatan Islam kultural. Selain itu, hukum Islam berada pada tataran
UINUIN Hukum Islam, yang bersifat universal untuk mengatur hubungan antarbangsa, telah dipraktikkan sejak zaman Rasulullah SAW.melalui perjanjian seperti PiagamHukum Islam, yang bersifat universal untuk mengatur hubungan antarbangsa, telah dipraktikkan sejak zaman Rasulullah SAW.melalui perjanjian seperti Piagam
Useful /
UNUUNU Beliau merupakan salah satu ulama kontemporer yang mengemukakan banyak teori tentang maqasid syariah. Metode dalam penelitian ini adalah studi PustakaBeliau merupakan salah satu ulama kontemporer yang mengemukakan banyak teori tentang maqasid syariah. Metode dalam penelitian ini adalah studi Pustaka
UNIKOMUNIKOM Dengan menggunakan Teori Prinsip Kooperatif Grice, fenomena tersebut digambarkan melalui analisis wacana. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimanaDengan menggunakan Teori Prinsip Kooperatif Grice, fenomena tersebut digambarkan melalui analisis wacana. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimana
ALJAMIAHALJAMIAH He quotes a Quranic verse (2:115) which states,. whithersoever you turn, there is the Face of God. This, he argues, shows that wherever man turns, he seesHe quotes a Quranic verse (2:115) which states,. whithersoever you turn, there is the Face of God. This, he argues, shows that wherever man turns, he sees
ALJAMIAHALJAMIAH Karya ini menolak dikotomi antara ilmu dan agama, serta menyerukan integrasi yang seimbang antara teologi dan studi keagamaan tanpa kehilangan identitasKarya ini menolak dikotomi antara ilmu dan agama, serta menyerukan integrasi yang seimbang antara teologi dan studi keagamaan tanpa kehilangan identitas