DINIYAHDINIYAH

Al-AbyadhAl-Abyadh

Gangguan pertumbuhan anak seperti berat badan lahir rendah dapat dipengaruhi oleh kelainan plasenta previa pada ibu saat masa kehamilan, yaitu plasenta yang menempel di bawah rahim sehingga menghalangi jalan lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelainan plasenta previa terhadap gangguan pertumbuhan anak Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode Systematic Literature Review (SLR) serta analisis bibliometrik. Sumber data berasal dari Google Scholar menggunakan rentang tahun 2005-2023, Harzings Publish or Perish (PoP) dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan jika klasifikasi mengenai gangguan pertumbuhan anak karena kelainan plasenta previa dibagi menjadi 2 kluster (Merah dan Hijau). Kelainan penyakit plasenta yang dialami ibu selama masa kehamilan memiliki faktor resiko tinggi terhadap gangguan pertumbuhan anak. Resiko tersebut berupa berat badan lahir rendah yang dapat mengakibatkan penyakit kronis di masa mendatang seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung koroner dan stroke.

Berdasarkan penelusuran kata kunci “Gangguan Pertumbuhan Anak Karena Kelainan Plasenta Previa terdapat dua cluster topik yang diwakili oleh dua warna.Kluster 1 diwakili oleh warna merah menunjukan 3 kata yang cenderung umum, yaitu “dan, “literature review, “BBLR.Sedangkan, cluster 2 diwakili oleh warna hijau menunjukan 2 kata spesifik, yaitu “plasenta, “plasenta previa.Kelainan plasenta previa yang diderita ibu pada masa kehamilan terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap gangguan pertumbuhan anak berupa berat badan lahir rendah, tetapi hal tersebut masih kurang diperhatikan sejalan dengan sedikitnya cluster yang ditemukan.

Berdasarkan analisis bibliometrik dan temuan dalam penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk menguji secara langsung hubungan antara kelainan plasenta previa dan berbagai indikator pertumbuhan anak, seperti indeks massa tubuh (IMT) dan perkembangan kognitif. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi pengalaman dan persepsi ibu hamil yang mengalami kelainan plasenta previa terkait dengan kekhawatiran akan pertumbuhan anak mereka, serta strategi koping yang mereka gunakan. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan edukasi dan konseling prenatal bagi ibu hamil dengan kelainan plasenta previa dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya nutrisi dan perawatan prenatal, serta mengurangi risiko komplikasi kehamilan dan pertumbuhan anak yang terhambat. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan penelitian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak kelainan plasenta previa terhadap pertumbuhan anak dan pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

  1. Journal of Da'wah. analisis bibliometrik tren kajian dakwah pandemi covid journal da skip main content... doi.org/10.32939/jd.v1i1.1274Journal of Dawah analisis bibliometrik tren kajian dakwah pandemi covid journal da skip main content doi 10 32939 jd v1i1 1274
Read online
File size277.1 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test