MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu pendidikan vokasi yang mendapat perhatian dari pemerintah. Berbagai program yang sudah diluncurkan pemerintah bertujuan untuk mewujudkan lulusan yang kompeten yang dapat memenuhi kebutuhan industri. Bagi lulusan yang ingin mengembangkan karir di sektor perkantoran hendaknya menguasai aplikasi-aplikasi yang dipakai di perkantoran. Aplikasi yang perlu dikuasai adalah Microsoft Office. Untuk mencapai hal itu maka proses pendidikan dan pembelajaran harus mengacu dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku sesuai dengan visi, misi dan tujuan sekolah. Keselarasan kurikulum pendidikan SMK dengan dunia kerja sudah dirancang sejak awal, salah satunya melalui program link and match sehingga kurikulum antara SMK dengan dunia industri sudah klop. Oleh karena itu, lulusan SMK diharapkan bisa langsung terserap di dunia kerja. Selain itu, saat lulus, siswa siswi SMK juga dibekali dengan sertifikasi kompetensi sebagai bukti bahwa mereka memiliki kompetensi di bidang tersebut. Dengan demikian, lulusan SMK ini memiliki peluang lebih besar untuk diterima di industri dibanding dengan lulusan sekolah umum. Tujuan pelaksaan PKM ini adalah menyelenggarakan pelatihan Microsoft Office untuk kebutuhan perkantoran pada siswi SMK Bintang Nusantara. Dari hasil pelatihan dapat diketahui bahwa 75 persen peserta sudah mengetahui fungsi Microsoft Word untuk dasar-dasar perkantoran. Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti semua rangkaian acara. Hal ini terlihat dari kesungguhan mereka dalam mempraktekkan modul yang dipandu oleh pemateri.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pelatihan dasar Microsoft Office terlaksana dengan cukup baik dan mendapat sambutan antusias dari peserta.Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat positif bagi siswa.Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dengan tema yang lebih variatif di masa depan untuk meningkatkan keterampilan siswa sesuai perkembangan teknologi dan informasi.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian mengenai efektivitas pelatihan lanjutan Microsoft Excel dan PowerPoint secara terintegrasi dengan kurikulum sekolah untuk meningkatkan kompetensi administrasi dan presentasi siswa SMK. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang penerapan model pelatihan berbasis peer teaching, di mana siswa yang telah mengikuti pelatihan melatih teman sebayanya, untuk menilai peningkatan daya serap dan kemandirian belajar. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan modul pelatihan digital interaktif yang dapat diakses secara mandiri oleh siswa, guna mendukung pembelajaran jangka panjang dan mengatasi keterbatasan waktu pelatihan tatap muka. Pelatihan dapat diperluas mencakup aplikasi pendukung lain seperti Google Workspace agar siswa lebih siap menghadapi lingkungan kerja digital yang beragam. Penelitian juga bisa mengukur dampak pelatihan terhadap kepercayaan diri siswa dalam mencari pekerjaan atau melanjutkan pendidikan. Studi lanjutan dapat melihat bagaimana sertifikasi internal berbasis pelatihan ini diterima oleh industri lokal. Idealnya, pelatihan dirancang secara berjenjang dari kelas X hingga XII untuk memastikan penguasaan yang mendalam. Evaluasi jangka panjang terhadap alumni yang pernah mengikuti pelatihan juga penting untuk mengukur relevansi keterampilan di dunia kerja. Kegiatan pengabdian sebaiknya dikolaborasikan dengan mitra industri untuk memastikan materi pelatihan sesuai kebutuhan riil. Dengan begitu, pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun jaringan dan kesiapan kerja yang lebih komprehensif.

Read online
File size227.92 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test