IOINFORMATICIOINFORMATIC
JUKI : Jurnal Komputer dan InformatikaJUKI : Jurnal Komputer dan InformatikaPerkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya di bidang computer vision, telah membuka peluang baru dalam penerapan sistem pengenalan citra untuk mendukung program kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem cerdas yang mampu melakukan pengenalan citra makanan dan perhitungan kalori secara otomatis menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Sistem ini diimplementasikan sebagai bagian dari upaya mendukung Dapur Gizi, dengan tujuan membantu pemantauan asupan gizi secara objektif dan efisien. Metode penelitian mencakup tahapan pengumpulan dataset citra makanan, pra-pemrosesan data (resizing, augmentation, dan normalisasi), pelatihan model CNN untuk klasifikasi jenis makanan, serta integrasi modul perhitungan kalori berdasarkan hasil klasifikasi. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi tingkat akurasi model dalam mengenali citra makanan dan estimasi kalori menggunakan metrik evaluasi seperti accuracy, precision, recall, dan mean absolute error (MAE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan mampu mengenali jenis makanan dengan tingkat akurasi sebesar 95,6%, precision 94,8%, dan recall 93,2%, dengan nilai error perhitungan kalori rata-rata (MAE) sebesar 6,7%. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa sistem dapat mengenali makanan dan menghitung estimasi kalori dengan tingkat ketepatan yang tinggi. Sistem ini menjadi solusi inovatif dalam mendukung pelaksanaan dan evaluasi program Dapur Gizi, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai aplikasi pemantauan gizi berbasis digital di bidang kesehatan dan pendidikan.
Model YOLOv11 telah berhasil dikembangkan untuk mengenali sepuluh jenis makanan dengan kinerja yang sangat baik, ditunjukkan oleh mAP50 sebesar 98,35%, presisi 95,57%, dan recall 96,46%, yang dicapai melalui pra-pemrosesan data dan penyesuaian hiperparameter yang optimal.Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi dan perhitungan gizi, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang berkontribusi dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat.Dengan demikian, implementasi Smart Nutrition secara signifikan mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuju pencapaian generasi emas 2045.
Meskipun penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pengenalan citra makanan dan perhitungan kalori otomatis dengan akurasi tinggi untuk sepuluh jenis makanan, ada beberapa arah pengembangan lanjutan yang krusial untuk meningkatkan utilitas dan dampaknya. Pertama, bagaimana sistem ini dapat diperluas untuk mengenali ratusan hingga ribuan jenis makanan yang jauh lebih beragam, termasuk variasi cara masak dan presentasi yang berbeda, serta makanan yang tampak sebagian, tanpa mengorbankan akurasi dalam kondisi lingkungan yang bervariasi? Tantangan ini membutuhkan eksplorasi metode pembelajaran mendalam yang lebih adaptif, seperti transfer learning dengan dataset yang lebih besar atau pendekatan pembelajaran tanpa sedikit contoh (few-shot learning), untuk menangani keragaman kuliner Indonesia dan dunia. Kedua, bagaimana sistem dapat secara akurat mengestimasi porsi makanan melalui analisis citra untuk memberikan perhitungan kalori yang lebih presisi, tidak hanya berdasarkan klasifikasi jenis makanan? Ini dapat melibatkan pengembangan teknik visi komputer yang mampu memperkirakan volume atau berat makanan dari gambar tunggal, mungkin dengan integrasi sensor kedalaman atau rekonstruksi 3D sederhana, yang akan sangat meningkatkan keakuratan pemantauan asupan gizi personal. Terakhir, bagaimana sistem Smart Nutrition ini dapat dioptimalkan menjadi platform yang lebih interaktif dan personal, mampu memberikan saran gizi adaptif dan memantau tren asupan jangka panjang untuk meningkatkan literasi gizi serta mendorong perubahan perilaku makan yang lebih sehat bagi penggunanya? Penelitian masa depan dapat fokus pada integrasi modul rekomendasi berbasis kecerdasan buatan dan antarmuka pengguna yang menarik, yang tidak hanya menginformasikan tetapi juga memberdayakan individu dalam mengelola pola makan mereka secara mandiri.
| File size | 707.9 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ITB ADITB AD Kinerja model dievaluasi menggunakan metrik mAP@0. 5 dan mAP@0. 5:mAP95, presisi, recall, dan F1 score. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapaiKinerja model dievaluasi menggunakan metrik mAP@0. 5 dan mAP@0. 5:mAP95, presisi, recall, dan F1 score. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai
BSIBSI Aksara Jawa atau yang sering disebut Hanacaraka merupakan salah satu warisan budaya daerah yang harus dilestarikan. Berbagai upaya telah dilakukan olehAksara Jawa atau yang sering disebut Hanacaraka merupakan salah satu warisan budaya daerah yang harus dilestarikan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh
BSIBSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi sebesar 88.91%, dengan classification error sebesar 11.09%. VariabelHasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi sebesar 88.91%, dengan classification error sebesar 11.09%. Variabel
BSIBSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan metode Heuristic Evaluation terhadap 96 responden, kualitas UX Mobile Legends secara umum dinilai positifHasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan metode Heuristic Evaluation terhadap 96 responden, kualitas UX Mobile Legends secara umum dinilai positif
UNESAUNESA Informan dipilih menggunakan purposive sampling hingga data mencapai titik jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudianInforman dipilih menggunakan purposive sampling hingga data mencapai titik jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian
UNESAUNESA Fokus diskusi ingin menggali lebih dalam JKN di Indonesia apakah memiliki dampak yang baik pada masyarakat. Metode yang digunakan adalah sistem tinjauanFokus diskusi ingin menggali lebih dalam JKN di Indonesia apakah memiliki dampak yang baik pada masyarakat. Metode yang digunakan adalah sistem tinjauan
UNWAHAUNWAHA Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para orang tua mengenai fenomenaKegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para orang tua mengenai fenomena
UMSJUMSJ Strategi yang cerdas dan fleksibel diperlukan untuk mengatasi tantangan implementasi pendidikan kesetaraan. Antara lain, peningkatan sosialisasi dan kesadaranStrategi yang cerdas dan fleksibel diperlukan untuk mengatasi tantangan implementasi pendidikan kesetaraan. Antara lain, peningkatan sosialisasi dan kesadaran
Useful /
IOINFORMATICIOINFORMATIC Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan Genetic Algorithm yang dipadukan dengan teknik local search 2-opt untuk meningkatkan kualitas solusi. DatasetPenelitian ini mengeksplorasi penggunaan Genetic Algorithm yang dipadukan dengan teknik local search 2-opt untuk meningkatkan kualitas solusi. Dataset
BSIBSI Hasilnya menunjukkan skor SUS 74%, setara dengan grade B, yang menandakan aplikasi sudah dapat diterima secara cukup baik oleh pengguna. Hasil pengujianHasilnya menunjukkan skor SUS 74%, setara dengan grade B, yang menandakan aplikasi sudah dapat diterima secara cukup baik oleh pengguna. Hasil pengujian
BSIBSI Pengujian fungsionalitas dilakukan dengan black box testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komunikasi data antara perangkat keras dan perangkat lunakPengujian fungsionalitas dilakukan dengan black box testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komunikasi data antara perangkat keras dan perangkat lunak
UBUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio, Net Profit Margin, dan Debt to Asset Ratio berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value baik secaraHasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio, Net Profit Margin, dan Debt to Asset Ratio berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value baik secara