BSIBSI

Jurnal InfortechJurnal Infortech

Dalam era modern, kenaikan jabatan menjadi tantangan bagi perusahaan karena proses promosi yang sering dianggap subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model klasifikasi kenaikan jabatan menggunakan Algoritma C4.5 guna meningkatkan objektivitas keputusan promosi karyawan. Data dikumpulkan dari database karyawan PT Siprama Cakrawala serta melalui kuesioner kepada manajer, supervisor, dan karyawan. Variabel yang digunakan mencakup kinerja, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, sikap kerja, dan keterlibatan dalam proyek. Data dianalisis menggunakan RapidMiner dengan teknik Decision Tree, kemudian divalidasi menggunakan metode Cross Validation untuk mengukur akurasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi sebesar 88.91%, dengan classification error sebesar 11.09%. Variabel pengalaman kerja memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai information gain tertinggi dan menjadi root node dalam pohon keputusan. Precision model menunjukkan bahwa algoritma C4.5 cukup andal dalam mengklasifikasikan karyawan yang layak dan belum layak mendapatkan promosi jabatan, dengan nilai precision kelayakan sebesar 91.11% dan precision belum layak sebesar 87.50%. Dengan hasil ini, model yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses pengambilan keputusan promosi karyawan.

Penelitian menunjukkan bahwa variabel pengalaman kerja merupakan faktor paling dominan dalam klasifikasi kenaikan jabatan.5 mampu mencapai akurasi 88,91 % dengan precision tinggi untuk kategori layak dan belum layak.Hasil ini mendukung penggunaan model sebagai alat bantu objektif dalam keputusan promosi karyawan.

Penelitian lanjutan dapat menambahkan variabel lain seperti evaluasi kinerja tahunan dan pelatihan yang diikuti untuk memperkaya konteks data dan meningkatkan akurasi model. Selanjutnya, menerapkan teknik oversampling atau undersampling pada data yang tidak seimbang dapat menghasilkan model yang lebih tahan terhadap bias data. Penelitian juga dapat mengeksplorasi kombinasi algoritma, misalnya ensemble C4.5 dengan algoritma lain, serta menguji kinerjanya pada perusahaan sejenis untuk mengukur generalisasi model.

  1. Penerapan Algoritma C.45 Untuk Analisis Pengadaan Peralatan dan Mesin Kantor | Journal of Information... doi.org/10.47065/josh.v4i2.2673Penerapan Algoritma C 45 Untuk Analisis Pengadaan Peralatan dan Mesin Kantor Journal of Information doi 10 47065 josh v4i2 2673
  2. IMPLEMENTASI ALGORITMA C4.5 UNTUK TES KEPRIBADIAN PENERIMAAN KARYAWAN DI DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI SULAWESI... doi.org/10.30646/tikomsin.v11i1.719IMPLEMENTASI ALGORITMA C4 5 UNTUK TES KEPRIBADIAN PENERIMAAN KARYAWAN DI DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI SULAWESI doi 10 30646 tikomsin v11i1 719
  3. Behavior Analysis and Prediction of Civil Services Staff in Occupational Functional Positions Using C4.5... doi.org/10.37034/jidt.v4i1.186Behavior Analysis and Prediction of Civil Services Staff in Occupational Functional Positions Using C4 5 doi 10 37034 jidt v4i1 186
Read online
File size569.09 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test