UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru. Kasus ini pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, dengan gejala pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya. Pada akhir Januari 2020, pemerintah China mengumumkan penyebab kasus tersebut adalah coronavirus baru yang diberi nama SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2). Penyebaran Covid-19 diikuti oleh berbagai kebijakan pemerintah untuk mencegah dan menghentikan penularan melalui pembatasan sosial, seperti pembatasan kerumunan, perjalanan, isolasi mandiri, penundaan atau pembatalan acara, serta penutupan fasilitas dan pengaturan layanan publik. Hal ini berdampak pada aspek kesehatan, perekonomian, sosial, dan pemerintahan. Pemerintah Indonesia telah menetapkan Covid-19 sebagai bencana nonalam. Kegiatan advokasi strategi pemulihan pasca Covid-19 di Kabupaten Tana Tidung diharapkan dapat menjadi sumber data dan informasi mengenai dampak pandemi Covid-19 serta strategi mitigasi, penguatan pemerintahan daerah, kesiapsiagaan desa, dan keberlangsungan usaha berdasarkan hasil diagnosis dampak pandemi pada aspek kesehatan, sosial, ekonomi, budaya, politik, dan pemerintahan di daerah tersebut.

Pandemi ini memberikan dampak sangat besar pada aspek kesehatan, ekonomi, sosial, dan pemerintahan.Hasil advokasi diharapkan menjadi sumber data dan informasi untuk strategi mitigasi, penguatan pemerintahan daerah, kesiapsiagaan desa, dan keberlangsungan usaha berdasarkan diagnosis dampak pandemi.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan sembako dalam membantu ketahanan ekonomi rumah tangga miskin di daerah pedalaman Kabupaten Tana Tidung selama dan pasca pandemi, termasuk kendala distribusi dan akses yang dihadapi masyarakat. Kedua, penting untuk mengkaji penerapan pembelajaran jarak jauh di wilayah pedesaan dengan keterbatasan infrastruktur internet, serta bagaimana inovasi lokal seperti lembar aktivitas dan kunjungan guru dapat ditingkatkan agar lebih berkelanjutan dan merata. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang model penguatan UMKM berbasis komunitas yang memanfaatkan ekonomi digital dan jejaring lokal untuk meningkatkan ketahanan usaha mikro terhadap krisis kesehatan di masa depan, khususnya di wilayah terpencil dengan akses transportasi terbatas.

  1. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Dunia Pendidikan | Jurnal Kajian Ilmiah. pandemi covid dunia pendidikan... ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/JKI/article/view/265Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Dunia Pendidikan Jurnal Kajian Ilmiah pandemi covid dunia pendidikan ejurnal ubharajaya ac index php JKI article view 265
Read online
File size397.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test