SARI MUTIARASARI MUTIARA

Jurnal Abdimas MutiaraJurnal Abdimas Mutiara

Tujuan manusia hidup adalah untuk bermakna bagi dirinya terlebih kepada sesame. Untuk bisa menjadi manusia yang bermakna salah satu tindakan nyata yang bisa dilakukan adalah dengan berbagi kasih kepada sesame. Berbagi kasih berarti berbagi apa kita miliki baik materi, moril maupun spiritual kepada sesame yang membutuhkan apalagi mereka yang kurang beruntung. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “ dilaksanakan untuk menunjukkan sikap kemanusiaan yang mau berbagi dengan sesama. Dalam kegiatan ini yang dibagikan adalah dukungan moril berupa semangat dalam hidup dan juga bantuan Sembilan bahan pokok dan peralatan belajar bagi anak-anak yang kurang beruntung di Panti Asuhan Ora et Labora Helvetia. Kegiatan ini memberi sukacita baik bagi yang berbagi maupun yang menerima.

Berbagi kasih adalah tindakan nyata untuk menunjukkan keperdulian dan rasa simpati kepada sesame manusia khususnya mereka yang membutuhkan terlebih bagi mereka yang kurang mampu dan kurang berunung.Berbagi kasih memberikan dampak positif kepada yang memberi maupuan yang menerima.Bagi mereka yang memberi ada suatu kepuasan dan sukacita ketika berbagi kasih dan kebahagiaan tersendiri ketika melihat mereka yang kita tolong bersukacita.Sebaliknya bagi yang menerima, ada sukacita atas pemberian dan rasa lega ketika sedikit beban terangkat dan kebutuhan terpenuhi.Kegiatan berbagi di Panti Asuhan Ora et Labora Helvetia menjadi bukti suatau langkah kongkrit dari tim Pengmas USM-Indonesia untuk menunjukkan sikap simpati dan empati serta kerinduan berbagi kasih untuk meringankan beban sesama khususnya anak-anak di Panti Asuhan Ora et Labora Helvetia.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, bagaimana dampak jangka panjang dari kegiatan berbagi kasih ini terhadap anak-anak di panti asuhan? Apakah mereka tetap merasa dihargai dan mendapat perhatian setelah kegiatan ini berakhir? Kedua, apakah ada perubahan perilaku dan sikap anak-anak setelah menerima bantuan sembilan bahan pokok dan alat tulis? Apakah mereka menjadi lebih termotivasi untuk belajar dan mengembangkan diri? Ketiga, bagaimana peran tim Pengmas dalam membangun hubungan jangka panjang dengan anak-anak di panti asuhan? Apakah ada strategi khusus yang dapat diterapkan untuk menjaga hubungan ini dan memberikan dukungan berkelanjutan?.

Read online
File size239.02 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test