SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA

Jurnal Kesehatan Medika SaintikaJurnal Kesehatan Medika Saintika

Kesepian pada individu berdampak meningkatkan resiko kematian hingga 30% dan apabila dukungan sosial memburuk akan meningkatkan dampak kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kesepian pada remaja di panti asuhan Kota Padang tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan uji korelasi pearson product moment. Populasi pada penelitian ini adalah remaja panti asuhan Al-Falah Kota Padang dengan jumlah sampel 187 responden menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk dukungan sosial dan UCLA Loneliness Scale Version 3 untuk kesepian. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata dukungan sosial adalah 57,06 merupakan dukungan sosial sedang dan skor rata-rata kesepian adalah 53,22 yang berarti remaja merasa kesepian. Hasil analisa bivariat menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan nilai p=0.000 dan nilai r= -0.734 yang berarti ada hubungan bermakna antara dukungan sosial dan kesepian dengan kekuatan hubungan kuat dengan arah negatif yang berarti semakin tinggi dukungan sosial maka semakin rendah kesepian. Diharapkan pihak panti membuat kebijakan terkait pemerataan dalam pemberian dukungan sosial seperti memberikan bimbingan konseling pada sekolah yang ada di panti dan kegiatan ekstrakurikuler yang bisa mengurangi masalah kesepian pada remaja.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa rata-rata dukungan sosial remaja panti asuhan Kota Padang tahun 2023 adalah sedang, remaja merasakan kesepian, dan terdapat hubungan bermakna antara dukungan sosial dengan kesepian pada remaja panti asuhan Kota Padang tahun 2023.Semakin tinggi dukungan sosial, maka kesepian akan berkurang, dan sebaliknya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah pertama, meneliti lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesepian pada remaja panti asuhan selain dukungan sosial, seperti kualitas hubungan dengan pengasuh panti atau tingkat kepercayaan diri remaja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan dukungan sosial pada remaja panti asuhan, misalnya melalui pelatihan keterampilan sosial atau program mentoring sebaya. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif remaja panti asuhan terkait kesepian, termasuk bagaimana mereka mengatasi perasaan tersebut dan apa yang mereka butuhkan dari lingkungan sekitar untuk merasa lebih terhubung dan didukung. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang masalah kesepian pada remaja panti asuhan dan membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.

  1. Hubungan Dukungan Sosial dengan Kesepian pada Narapidana Dewasa Awal Lajang | Batara | Jurnal Ilmiah... doi.org/10.33087/jiubj.v20i1.797Hubungan Dukungan Sosial dengan Kesepian pada Narapidana Dewasa Awal Lajang Batara Jurnal Ilmiah doi 10 33087 jiubj v20i1 797
  2. Vol 10, No 2 (2022). vol psikoborneo jurnal ilmiah psikologi doi http dx v10i2 table contents articles... doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i2Vol 10 No 2 2022 vol psikoborneo jurnal ilmiah psikologi doi http dx v10i2 table contents articles doi 10 30872 psikoborneo v10i2
Read online
File size315.31 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test