BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Jenis penelitian ini adalah survei. Lokasi penelitian berada di kampus Politeknik Pelayaran Barombong, Makassar, Sulawesi Selatan. Populasi sebanyak 204 orang, dengan sampel 51 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel frekuensi, regresi linier sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karakter, disiplin ibadah, motivasi beribadah, dan perilaku beribadah pada taruna Politeknik Pelayaran Barombong Makassar, Sulawesi Selatan, berada dalam kategori sedang atau perlu ditingkatkan dalam aktivitas ibadah sebagai seorang Muslim. Selain itu, pengembangan karakter, disiplin ibadah, dan motivasi beribadah berpengaruh secara individu maupun bersama-sama terhadap perilaku beribadah taruna. Implikasi penelitian menyarankan perlunya perhatian dari pimpinan, dosen, instruktur, dan pelatih untuk meningkatkan kualitas perilaku ibadah taruna, keterlibatan orang tua dan keluarga terutama saat taruna melaksanakan pelayaran, serta perlunya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku ibadah.

Pengembangan karakter, disiplin, dan motivasi pada taruna Politeknik Pelayaran Barombong Makassar, Sulawesi Selatan berada dalam kategori sedang, artinya sudah dilaksanakan namun belum sepenuhnya berhasil dan masih perlu ditingkatkan.Ketiga faktor tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap perilaku beribadah taruna.Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan lebih lanjut dalam pembinaan karakter, disiplin, dan motivasi beribadah agar taruna memiliki dasar spiritual yang kuat selama pendidikan dan ketika menjalani profesinya sebagai pelaut.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana peran contoh nyata dari dosen dan staf kampus dalam membentuk motivasi intrinsik beribadah pada taruna, apakah kehadiran panutan yang konsisten dalam ibadah dapat menciptakan kebiasaan religius yang tahan lama bahkan setelah taruna lulus dan berlayar. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas program pembinaan karakter berbasis keluarga digital, yaitu bagaimana orang tua dapat tetap terlibat dalam pembinaan spiritual anak mereka saat sedang berlayar melalui komunikasi virtual dan pendampingan jarak jauh yang terstruktur. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang integrasi pelatihan mental religius dalam simulasi kerja di kapal, untuk melihat apakah pelatihan yang menggabungkan kondisi stres operasional dengan praktik ibadah dapat membentuk kedisiplinan spiritual yang lebih kokoh dalam situasi nyata di tengah laut. Ketiga saran ini bertujuan membangun kemandirian spiritual taruna yang tidak hanya bergantung pada pengawasan kampus, tetapi tumbuh dari kesadaran pribadi, dukungan keluarga, dan kesiapan mental dalam konteks kerja maritim yang menantang.

  1. THE EFFECT OF CHARACTER DEVELOPMENT, DISCIPLINE, AND MOTIVATION ON WORSHIP BEHAVIOR OF CADETS NAUTICAL... doi.org/10.53625/ijss.v4i5.9216THE EFFECT OF CHARACTER DEVELOPMENT DISCIPLINE AND MOTIVATION ON WORSHIP BEHAVIOR OF CADETS NAUTICAL doi 10 53625 ijss v4i5 9216
Read online
File size123.42 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test