SULTANISTSULTANIST

SULTANIST: Jurnal Manajemen dan KeuanganSULTANIST: Jurnal Manajemen dan Keuangan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran stres, konflik, dan kinerja pegawai pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar, serta untuk mengetahui pengaruh stres dan konflik terhadap kinerja pegawai secara simultan maupun parsial. Penelitian ini menggunakan desain penelitian lapangan dan kepustakaan, dengan data primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres pegawai rendah, konflik cukup tinggi, dan kinerja pegawai sudah baik. Analisis regresi menunjukkan bahwa stres dan konflik berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai (Ŷ = 78,456 - 0,202X1 - 0,311X2). Analisis korelasi menunjukkan hubungan yang sedang antara stres dan konflik dengan kinerja pegawai (r = 0,453), dan 20,6% kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh stres dan konflik. Hipotesis penelitian H0 ditolak, menunjukkan bahwa stres dan konflik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara simultan maupun parsial.

Hasil analisis deskriptif kualitatif menunjukkan bahwa stres pada PT PLN (Persero) P3B Sumatera UPT Pematangsiantar berada pada nilai rata-rata 2,56 dengan kriteria rendah.Konflik berada pada nilai rata-rata 2,92 dengan kriteria cukup tinggi.Kinerja pegawai berada pada nilai rata-rata 4,16 dengan kriteria baik.Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan persamaan Ŷ = 78,456 - 0,202X1 - 0,311X2, yang berarti terdapat pengaruh negatif antara variabel stres (X1) dan konflik (X2) terhadap variabel kinerja pegawai (Y).Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = 0,453, yang berarti terdapat hubungan yang sedang dan negatif antara stres, konflik, dan kinerja pegawai.Koefisien determinasi (R) = 0,206, yang berarti 20,6% kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh stres dan konflik.Hasil uji hipotesis secara simultan dalam uji F menunjukkan bahwa H0 ditolak, artinya stres dan konflik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara simultan.Hasil uji hipotesis secara parsial dalam uji t menunjukkan bahwa H0 ditolak, artinya stres dan konflik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja pegawai, seperti beban kerja, kejenuhan kerja, dan dukungan sosial. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi manajemen yang efektif dalam mengelola stres dan konflik di tempat kerja, serta bagaimana strategi tersebut dapat meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara stres, konflik, dan kinerja pegawai dalam konteks organisasi yang berbeda, seperti sektor swasta atau organisasi nirlaba.

Read online
File size112.48 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test