PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA

Darma CendekiaDarma Cendekia

Abdimas ini berjudul Pemanfaatan Rumah Warga sebagai Tempat Belajar bagi Anak-anak untuk Meningkatkan Literasi Membaca. Tujuan dari Abdimas ini, yaitu memanfaatkan salah satu rumah warga untuk dijadikan sebagai rumah literasi dan tempat belajar bagi anak-anak dengan menyediakan buku cerita dan buku pengetahuan yang bervariasi bagi anak-anak usia sekolah dasar. Kegiatan yang dilakukan bagi anak-anak di sana berupa membaca buku cerita dan berlatih menulis lepas pada garis empat. Dengan adanya kegiatan ini membuat anak-anak menjadi senang dan menghilangkan rasa bosan. Mereka bisa membaca buku cerita dan berlatih menulis lepas pada garis empat bersama dengan teman-temannya. Pertemanan di antara mereka akan menjadi lebih erat dan rasa bosan juga jenuh yang mereka alami selama ini hilang diganti dengan rasa senang. Perasaan senang karena mengikuti kegiatan abdimas ini akan berdampak pada lebih semangatnya anak-anak belajar di sekolahnya. Selain itu, kemampuan literasi membaca mereka menjadi lebih baik. Pada akhirnya kecerdasan anak-anak dan prestasi belajar mereka di sekolah akan meningkat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode membaca terbimbing (guided reading). Metode membaca terbimbing (guided reading) adalah pendekatan pengajaran membaca yang dilakukan secara kelompok kecil dengan bimbingan langsung dari guru untuk meningkatkan kemampuan memahami teks dan membaca mandiri siswa.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 10 anak usia sekolah dasar yang tinggal di sekitar tempat pelaksanaan abdimas, 2 anak laki-laki dan 8 anak perempuan.Kegiatan dilakukan setiap Sabtu dan Minggu pukul 16.30 WIB, dengan semangat dan antusiasme tinggi dari anak-anak dalam mengikuti kegiatan literasi membaca dan menulis.Hasilnya, minat baca dan menulis anak-anak meningkat, mereka lebih memahami proses membaca, serta menyadari pentingnya membaca setiap hari untuk memperluas pengetahuan.

Pertama, perlu diteliti efektivitas variasi kegiatan membaca terbimbing di rumah warga terhadap peningkatan kemampuan memahami bacaan anak-anak usia sekolah dasar dalam jangka panjang, apakah hasilnya bertahan atau menurun seiring waktu. Kedua, perlu dikaji bagaimana peran orang tua dalam mendukung kegiatan literasi di rumah setelah anak mengikuti program di rumah warga, serta bagaimana strategi terbaik untuk melibatkan keluarga dalam ekosistem literasi komunitas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan model rumah literasi berbasis komunitas yang berkelanjutan, termasuk kriteria pemilihan lokasi, peran ketua RT, dan sumber daya yang dibutuhkan agar program ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan kondisi sosial dan ekonomi yang berbeda.

Read online
File size1.53 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test