HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYALatar Belakang: Kecelakaan Lalu Lintas merupakan suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan atau kerugian harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang safety riding (keselamatan berkendara). Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara sebanyak 30 siswa. Siswa diberikan edukasi berkaitan dengan safety riding (keselamatan berkendara) melalui penyuluhan. Serta diskusi langsung dengan kelompok siswa.Tujuan: Untuk mengidentifikasi Pengaruh Pankes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka Lantas di SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara. Metodologi Penelitian: Penyuluhan diberikan setelah sebelumnya siswa diberikan pre-test kemudian setelah penyuluhan dan diskusi selesai siswa diberikan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa mengenai safety riding sebelum dan sesudah penyuluhan. Penelitian ini bersifat dekriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Pra experimental design dengan rancangan one group pre-post-test design. Hasil: Data dianalisis menggunakan uji paired sampel test dengan hasil analisis didapatkan bahwa p = 0,000 yang artinya adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penkes tentang safety riding (keselamatan berkendara). Untuk melihat adanya perubahan pengetahuan membutuhkan waktu dan pengulangan pemberian intervensi yang rutin dan berkelanjutan.
Pendidikan kesehatan (penkes) efektif meningkatkan pemahaman siswa SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara tentang berbagai aspek safety riding, termasuk definisi, perilaku aman, syarat mengemudi, dan identifikasi perilaku berbahaya saat berkendara.Secara statistik, terdapat pengaruh signifikan dari pemberian penkes terhadap peningkatan tingkat pengetahuan safety riding pada siswa SMA Al-Khairiyah Jakarta Utara.Selain itu, ditemukan pula adanya hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan siswa setelah menerima penkes, di mana siswa perempuan menunjukkan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi.
Mengingat pentingnya pencegahan kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja dan efektivitas pendidikan kesehatan (penkes) dalam meningkatkan pengetahuan, penelitian lanjutan sangat direkomendasikan untuk memperkaya temuan ini. Salah satu arah studi yang krusial adalah memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan sampel siswa yang lebih besar dan beragam dari berbagai SMA, tidak hanya terbatas pada satu sekolah, serta mencakup latar belakang geografis yang berbeda seperti wilayah perkotaan dan pedesaan. Pendekatan ini akan membantu menguji generalisasi hasil tentang pengaruh penkes di konteks yang lebih luas, sehingga kebijakan edukasi keselamatan berkendara dapat dirancang secara lebih komprehensif. Selain itu, studi ini baru mengukur peningkatan pengetahuan sesaat setelah intervensi, sehingga penelitian berikutnya dapat fokus pada evaluasi jangka panjang terhadap retensi pengetahuan dan, yang lebih penting, bagaimana peningkatan pengetahuan tersebut benar-benar memengaruhi perubahan perilaku berkendara siswa. Hal ini bisa dilakukan melalui studi longitudinal yang mencakup observasi perilaku aktual atau pelaporan diri terkait kebiasaan berkendara dalam periode waktu tertentu. Terakhir, berdasarkan temuan adanya hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan pasca-penkes, investigasi lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor demografi atau psikososial lain yang mungkin memengaruhi respons siswa terhadap pendidikan keselamatan berkendara. Misalnya, meneliti peran dukungan keluarga, pengaruh teman sebaya, atau perbedaan gaya belajar antar siswa dapat memberikan wawasan berharga untuk mengembangkan strategi penkes yang lebih personal dan adaptif, sehingga memaksimalkan efektivitas program pencegahan laka lantas secara keseluruhan.
| File size | 741.57 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Selain itu, rerata tekanan darah responden tercatat sebesar 159,80/94,73 mmHg, yang termasuk dalam kategori hipertensi derajat 1, menandakan bahwa kondisiSelain itu, rerata tekanan darah responden tercatat sebesar 159,80/94,73 mmHg, yang termasuk dalam kategori hipertensi derajat 1, menandakan bahwa kondisi
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Pruritus uremik adalah gejala yang sering muncul dan mengganggu pada pasien penyakit ginjal kronik (CKD) yang menjalani terapi hemodialisis. Gejala iniPruritus uremik adalah gejala yang sering muncul dan mengganggu pada pasien penyakit ginjal kronik (CKD) yang menjalani terapi hemodialisis. Gejala ini
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Latar belakang: Toilet training adalah proses penting bagi anak usia toddler (1-3 tahun) yang memerlukan kesiapan fisik, mental, psikologis, serta dukunganLatar belakang: Toilet training adalah proses penting bagi anak usia toddler (1-3 tahun) yang memerlukan kesiapan fisik, mental, psikologis, serta dukungan
POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM Pendidikan gizi dapat meningkatkan pengetahuan dan asupan makan atlet sehingga berdampak positif terhadap performa olahraga. Berdasarkan data KementerianPendidikan gizi dapat meningkatkan pengetahuan dan asupan makan atlet sehingga berdampak positif terhadap performa olahraga. Berdasarkan data Kementerian
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menggunakan desain kuasi‑eksperimental dengan satu kelompok eksperimen yang mendapatkan kegiatan ice‑breaking dan satu kelompok kontrol,Penelitian ini menggunakan desain kuasi‑eksperimental dengan satu kelompok eksperimen yang mendapatkan kegiatan ice‑breaking dan satu kelompok kontrol,
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Dengan metode deskriptif kuantitatif dan 158 responden, hasil analisis regresi menunjukkan kontribusi signifikan sebesar 41,9%. Soft skill seperti komunikasi,Dengan metode deskriptif kuantitatif dan 158 responden, hasil analisis regresi menunjukkan kontribusi signifikan sebesar 41,9%. Soft skill seperti komunikasi,
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner terhadap 100 responden pelaku UMKM. Teknik analisis data dilakukanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner terhadap 100 responden pelaku UMKM. Teknik analisis data dilakukan
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Sosialisasi pengenalan dan manfaat fungsi TOEFL kepada siswa kelas XI SMA Swasta Teladan Pematangsiantar merupakan langkah awal yang sangat penting dalamSosialisasi pengenalan dan manfaat fungsi TOEFL kepada siswa kelas XI SMA Swasta Teladan Pematangsiantar merupakan langkah awal yang sangat penting dalam
Useful /
FEB UMIFEB UMI Penelitian ini menyimpulkan bahwa profitabilitas dan tunneling incentive memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan transferPenelitian ini menyimpulkan bahwa profitabilitas dan tunneling incentive memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan transfer
BSIBSI Oleh karena itu, inovasi penggunaan alat tekuk besi portabel hadir sebagai solusi efektif yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan pembesian,Oleh karena itu, inovasi penggunaan alat tekuk besi portabel hadir sebagai solusi efektif yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan pembesian,
UNIPASBYUNIPASBY Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi serta uji hipotesis.Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi serta uji hipotesis.
UNIPASBYUNIPASBY Variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah corporate social responsibility sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitianVariabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah corporate social responsibility sedangkan variabel independen yang digunakan dalam penelitian