POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan PenyuluhanJurnal Agrisistem: Seri Sosek dan PenyuluhanRice is the primary staple food in Indonesia, and one of the persistent challenges in its agricultural sector is maintaining both production quantity and quality, particularly during the post-harvest stage. To address this issue, the present study evaluates the implementation of Good Handling Practices (GHP) for rice and formulates strategies to enhance GHP adoption in alignment with the capacity and resources of rice farmers. The research was conducted from January to March 2025 in Singaparna District, Tasikmalaya Regency, involving 86 respondents selected from a population of 139 rice farmers using proportional random sampling. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression analysis. The findings indicate that the implementation of GHP, supported by farmers capacity, is significantly influenced by the use of appropriate GHP technologies and the effectiveness of agricultural extension services. In contrast, institutional support showed no statistically significant effect. Together, GHP and extension services explained 73.4% of the variance in GHP implementation. Recommended strategies for improving GHP adoption include increasing access to post-harvest handling facilities, particularly rice threshing equipment, applying diverse and context-specific extension methods tailored to farmers needs, utilizing suitable media for GHP dissemination, and strengthening both the role and frequency of agricultural extension activities. This study provides a basis for improving the application of GHP in rice farming by optimizing farmers capacity, ultimately reducing post-harvest losses, preserving grain quality, and supporting local food security.
This study concludes that the implementation of Good Handling Practices (GHP) for paddy in Singaparna Sub-district is significantly influenced by two key factors.the application of GHP-related technology and the effectiveness of agricultural extension services.The multiple linear regression analysis revealed that GHP technology has the strongest effect, followed by agricultural extension, while agricultural institutions showed no significant influence.3% of the variance in the implementation of paddy GHP with farmer support capacity.Among the post-harvest handling stages, drying received the highest implementation score, followed by storage, threshing, and harvesting.The limited access to modern equipment, particularly for harvesting and threshing, was identified as a major barrier to optimization.In terms of farmer capacity, most respondents demonstrated high levels of knowledge, attitude, and skills in implementing GHP, indicating a strong foundation for scaling up best practices.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi implementasi GHP, selain teknologi dan layanan penyuluhan, dengan melibatkan variabel sosio-ekonomi dan karakteristik lahan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan petani, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan jangkauan dan efektivitas penyuluhan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran inovasi teknologi dalam mengurangi kerugian pasca panen, seperti pengembangan alat pengering padi yang hemat energi dan ramah lingkungan, serta sistem penyimpanan yang dapat menjaga kualitas beras dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pertanian padi di Indonesia, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
| File size | 601.17 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak penambangan pasir terhadap kondisi lahan dan air. Metode analisis meliputi perhitungan laju erosi menggunakanPenelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak penambangan pasir terhadap kondisi lahan dan air. Metode analisis meliputi perhitungan laju erosi menggunakan
UPN VeteranUPN Veteran Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam koordinasi lintas sektor, peningkatan transparansi, dan partisipasi masyarakat untuk memastikan implementasiOleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam koordinasi lintas sektor, peningkatan transparansi, dan partisipasi masyarakat untuk memastikan implementasi
UNPERBAUNPERBA Rekomendasi kebijakan mencakup percepatan penetapan LP2B, pengembangan skema insentif ekonomi, rehabilitasi infrastruktur pertanian, dan integrasi dataRekomendasi kebijakan mencakup percepatan penetapan LP2B, pengembangan skema insentif ekonomi, rehabilitasi infrastruktur pertanian, dan integrasi data
UNRUNR Kesimpulannya, Bimtek ini berkontribusi nyata dalam membekali pemangku kebijakan dengan wawasan strategis pembangunan wilayah. Bimbingan Teknis (Bimtek)Kesimpulannya, Bimtek ini berkontribusi nyata dalam membekali pemangku kebijakan dengan wawasan strategis pembangunan wilayah. Bimbingan Teknis (Bimtek)
STTCIREBONSTTCIREBON Masjid yang berada di area Keraton Kanoman selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan-kegiatanMasjid yang berada di area Keraton Kanoman selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan-kegiatan
UNILAUNILA Kondisi lingkungan seperti suhu udara, suhu air, kelembaban, dan pH saat ini masih mendukung pertumbuhan dan perkembangbiakan amfibi ordo Anura. GangguanKondisi lingkungan seperti suhu udara, suhu air, kelembaban, dan pH saat ini masih mendukung pertumbuhan dan perkembangbiakan amfibi ordo Anura. Gangguan
UNILAUNILA hutan rakyat dengan koefisien sebesar (Pvalue =0,040), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat PHBS (Pvalue =0,042), jumlah penduduk (Pvalue =0,016), persentasehutan rakyat dengan koefisien sebesar (Pvalue =0,040), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat PHBS (Pvalue =0,042), jumlah penduduk (Pvalue =0,016), persentase
UNILAUNILA Penelitian dilakukan pada September 2015-Januari 2016, yang terdiri dari aktivitas Laboratorium yaitu penetapan perubahan tutupan lahan tahun 2002, 2009,Penelitian dilakukan pada September 2015-Januari 2016, yang terdiri dari aktivitas Laboratorium yaitu penetapan perubahan tutupan lahan tahun 2002, 2009,
Useful /
ITBITB Penelitian ini menyelidiki pengaruh salah satu parameter yang memengaruhi proses korosi, yaitu laju pengadukan, terhadap perilaku Steel 37 dalam larutanPenelitian ini menyelidiki pengaruh salah satu parameter yang memengaruhi proses korosi, yaitu laju pengadukan, terhadap perilaku Steel 37 dalam larutan
PENERBITPENERBIT Hasil temuan menunjukkan bahwa responden secara mayoritas telah memanfaatkan akun Belajar ID baik dalam aktivitas pembelajaran dan asesmen di kelas denganHasil temuan menunjukkan bahwa responden secara mayoritas telah memanfaatkan akun Belajar ID baik dalam aktivitas pembelajaran dan asesmen di kelas dengan
PENERBITPENERBIT Peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara melakukan observasi video yang terdapat pada akun channel media sosial YouTube pribadi Dharma Acarya. UntukPeneliti melakukan pengumpulan data dengan cara melakukan observasi video yang terdapat pada akun channel media sosial YouTube pribadi Dharma Acarya. Untuk
FIKES UMWFIKES UMW Hasil survey pendahuluan di Desa Mola Bahari diketahui bahwa dari 10 orang wanita usia subur terdapat 7 orang yang masih persepsinya masih kurang tepatHasil survey pendahuluan di Desa Mola Bahari diketahui bahwa dari 10 orang wanita usia subur terdapat 7 orang yang masih persepsinya masih kurang tepat