POLTEKMUPOLTEKMU
Jurnal MedikaJurnal MedikaUntuk menjamin hasil pemeriksaan yang benar, mekanisme kontrol yang dikenal sebagai aktivitas pemantapan mutu internal (PMI) diterapkan untuk menghindari atau menghilangkan kesalahan dan penyimpangan. Secara khusus, laboratorium sering melakukan uji hemoglobin dan hematokrit. Hematology Analyzer otomatis yang digunakan untuk pengujian ini berpotensi memberikan hasil pembacaan hematokrit dan hemoglobin dengan kesalahan pembacaan. Untuk menjamin hasil yang tepat, prosedur kontrol kualitas dapat mengidentifikasi kesalahan ini. Hasil kontrol kualitas hemoglobin dan hematokrit, termasuk presisi dan akurasi, serta bagan kontrol Levey-Jennings, aturan Westgard, dan nilai metrik sigma, menjadi fokus investigasi ini. Data sekunder dari pemeriksaan kontrol kualitas harian hemoglobin dan hematokrit yang dilakukan dengan Hematology Analyzer Mindray BC-6200 dan bahan kontrol komersial pada tingkat normal pada bulan Januari, Februari, dan Maret 2024 digunakan dalam penelitian ini, yang menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan hematokrit memiliki nilai bias sebesar 2,08%, -0,13%, dan 0%, sedangkan pemeriksaan hemoglobin memiliki nilai bias sebesar 0,16%, 0%, dan 0,41%. Untuk pemeriksaan hemoglobin, CV sebesar 0,57%, 0,65%, dan 0,57%; untuk pemeriksaan hematokrit sebesar 1,08%, 0,87%, dan 0,79%. Hasil perbandingan grafik Levey-Jennings dengan aturan Westgard menunjukkan bahwa nilai kontrol—khususnya, 12s, 13s, dan 22s—melebihi ketentuan Westgard. Pemeriksaan hematokrit memiliki nilai metrik sigma lebih dari 4, dan pemeriksaan hemoglobin memiliki nilai metrik sigma lebih besar dari 6. Ini menunjukkan bahwa kedua tes tersebut memiliki kualitas yang baik, dengan pemeriksaan hemoglobin memiliki kualitas yang lebih tinggi dimana nilai sigma yang lebih tinggi menunjukkan variasi yang lebih kecil dan kualitas yang lebih baik.
Pemeriksaan hemoglobin dan hematokrit di Laboratorium RS PKU Muhammadiyah Bantul menghasilkan data yang akurat dan presisi berdasarkan evaluasi menggunakan diagram kontrol Levey-Jennings, aturan Westgard, dan nilai metrik sigma.Nilai metrik sigma untuk hemoglobin lebih dari 6 (kelas dunia), sedangkan hematokrit lebih dari 4 (sangat baik), menunjukkan kualitas pengukuran yang tinggi.Meskipun terdapat pelanggaran pada beberapa aturan Westgard seperti 12s, 13s, dan 22s, kondisi tersebut dapat diinterpretasikan sebagai peringatan atau penolakan yang perlu dicermati namun tidak menggugurkan validitas hasil secara keseluruhan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menganalisis hasil kontrol kualitas hematologi dengan parameter lain seperti leukosit, trombosit, atau eritrosit menggunakan pendekatan metrik sigma dan aturan Westgard, agar dapat dibandingkan konsistensi kinerja alat pada berbagai parameter. Kedua, penelitian dapat dikembangkan dengan menggunakan lebih dari satu level bahan kontrol (misalnya level rendah, normal, dan tinggi) untuk menilai apakah variasi hasil muncul secara konsisten pada rentang klinis tertentu, sehingga dapat mendeteksi kesalahan sistematis yang tidak terlihat pada satu level saja. Ketiga, penting untuk mengevaluasi pengaruh faktor pra-analitik seperti suhu ruangan, homogenisasi bahan kontrol, dan kalibrasi alat secara berkala terhadap stabilitas hasil kontrol kualitas harian, guna mengidentifikasi akar penyebab pelanggaran aturan Westgard dan meningkatkan keandalan sistem pengendalian mutu di laboratorium secara menyeluruh.
- Pengaruh ukuran sampel dan intraclass correlation coefficients (ICC) terhadap bias estimasi parameter... doi.org/10.21831/pep.v21i1.12895Pengaruh ukuran sampel dan intraclass correlation coefficients ICC terhadap bias estimasi parameter doi 10 21831 pep v21i1 12895
- ANALISIS HASIL KONTROL KUALITAS PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT | Jurnal Medika. analisis hasil... doi.org/10.53861/jmed.v9i1.461ANALISIS HASIL KONTROL KUALITAS PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT Jurnal Medika analisis hasil doi 10 53861 jmed v9i1 461
- Complete Blood Count Reference Intervals for Healthy Han Chinese Adults | PLOS One. complete blood count... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0119669Complete Blood Count Reference Intervals for Healthy Han Chinese Adults PLOS One complete blood count journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0119669
| File size | 452.02 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKMUPOLTEKMU Saran untuk penelitian selanjutnya adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil reaktif Hepatitis B padaSaran untuk penelitian selanjutnya adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil reaktif Hepatitis B pada
POLTEKMUPOLTEKMU Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pasien laki-laki sebanyak 46 (51%) dan perempuan sebanyak 44 (49%) dengan usia antara 45-66 tahun. Seluruh pasienHasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pasien laki-laki sebanyak 46 (51%) dan perempuan sebanyak 44 (49%) dengan usia antara 45-66 tahun. Seluruh pasien
STIATA BALONGSTIATA BALONG Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jumlah informan sebanyak lima orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitianMetode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jumlah informan sebanyak lima orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
STIATA BALONGSTIATA BALONG Penyusunan laporan ini memberikan gambaran keuangan yang lebih jelas, membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan, serta menjadi dasar evaluasiPenyusunan laporan ini memberikan gambaran keuangan yang lebih jelas, membantu pemilik usaha dalam pengambilan keputusan, serta menjadi dasar evaluasi
STIATA BALONGSTIATA BALONG E-filing system merupakan layanan yang diberikan pemerintah untuk wajib pajak melakukan pengisian dan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) kepadaE-filing system merupakan layanan yang diberikan pemerintah untuk wajib pajak melakukan pengisian dan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) kepada
UMSUMS Ketiga set data diperkirakan memiliki standar deviasi 8 cm sebagai metrik untuk tingkat presisi. Dalam hal akurasi, set data IR-TIDES memiliki standarKetiga set data diperkirakan memiliki standar deviasi 8 cm sebagai metrik untuk tingkat presisi. Dalam hal akurasi, set data IR-TIDES memiliki standar
UMPOUMPO Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaranPenelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Kenaikan tersebut karena santri tekun menghadapi tugas, lebih aktif dalam pemecahan masalah, minat terhadap pelajaran tinggi, aktif bertanya dan berargumen,Kenaikan tersebut karena santri tekun menghadapi tugas, lebih aktif dalam pemecahan masalah, minat terhadap pelajaran tinggi, aktif bertanya dan berargumen,
Useful /
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Therefore, strengthening legal culture and increasing public legal awareness through systematic and sustainable efforts, including legal education andTherefore, strengthening legal culture and increasing public legal awareness through systematic and sustainable efforts, including legal education and
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA The main contribution is the development of a control system tailored to the specific requirements of PPF workshop environments, filling a research gapThe main contribution is the development of a control system tailored to the specific requirements of PPF workshop environments, filling a research gap
SADRASADRA The study highlights the enduring influence of Ismail Raji al-Faruqis vision, yet emphasizes the need for continuous dialogue and adaptation to ensureThe study highlights the enduring influence of Ismail Raji al-Faruqis vision, yet emphasizes the need for continuous dialogue and adaptation to ensure
UMSUMS Kombinasi segmentasi otomatis dan reinterpretasi manual sangat penting untuk menghasilkan data tutupan lahan yang akurat dan relevan bagi pengelolaan berkelanjutan,Kombinasi segmentasi otomatis dan reinterpretasi manual sangat penting untuk menghasilkan data tutupan lahan yang akurat dan relevan bagi pengelolaan berkelanjutan,