STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT

MEDICA MAJAPAHITMEDICA MAJAPAHIT

Mobilisasi dini adalah hal penting bagi ibu nifas pasca melahirkan secara normal maupun Sectio Cesarea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pasca operasi sectio caesarea Eracs di RSU Al Islam H.M Mawardi Krian. Penelitian ini menggunakan metode crossectional, dengan teknik Sistematik Random Sampling yang jumlah sampelnya 70 responden. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya responden melakukan mobilisasi dini yang dilakukan kurang dari sama dengan 6 jam pasca operasi section cesarea sebanyak 69 orang (97,2%) dan hampir seluruhnya responden penyembuhan luka pasca operasi section cesarea dalam kriteria baik sebanyak 68 orang (95,8%). Hasil uji analisis korelasi rank spearmen rho menunjukkan bahwa nilai p value sebesar 0,000 artinya ada hubungan Mobilisasi dini dengan penyembuhan luka operasi SC Eracs di RSU Al Islam H.M Mawardi Krian. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,811 artinya mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pasca operasi SC adalah sangat kuat. Mobilisasi dini berhubungan dengan penyembuhan luka operasi sehingga diharapkan petugas kesehatan selalu melakukan edukasi dan memberikan asuhan kepada ibu nifas pasca operasi SC untuk meningkatkan motivasi dalam melakukan mobilisasi pasca operasi SC.

Responden dapat melakukan mobilisasi dini yang dilakukan kurang dari sama dengan 6 jam pasca operasi section cesarea sebanyak 69 orang (97,2%).Dan penyembuhan luka pasca operasi section cesarea dalam kriteria baik sebanyak 68 orang (95,8%).Hal ini sesuai dengan hasil uji analisis korelasi rank spearmen rho menunjukkan bahwa nilai p value sebesar 0,000 artinya ada hubungan Mobilisasi dini dengan penyembuhan luka operasi SC Eracs di RSU Al Islam H.Nilai koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,811 artinya mobilisasi dini dengan penyembuhan luka pasca operasi SC adalah sangat kuat.Berdasarkan hasil tersebut, kemampuan mobilisasi ibu dan Sectio Cesarea metode ERACS dapat mempercepat mobilisasi ibu dalam 2, 4, dan 6 jam pasca sectio caesarea, mengurangi tingkat rasa nyeri.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman mengenai mobilisasi dini dan penyembuhan luka pasca operasi sectio caesarea. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara longitudinal pengaruh mobilisasi dini terhadap berbagai indikator penyembuhan luka, seperti waktu penyembuhan, kualitas luka, dan risiko infeksi. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dampak jangka panjang mobilisasi dini. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi ibu nifas mengenai mobilisasi dini pasca operasi sectio caesarea. Pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan hambatan dalam melakukan mobilisasi dini dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian mixed-methods yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas mobilisasi dini, seperti dukungan keluarga, fasilitas rumah sakit, dan kebijakan institusi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan relevan bagi tenaga kesehatan dan pengelola layanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas perawatan pasca operasi sectio caesarea.

Read online
File size226.64 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test