UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan source code dan membuat model simulator dalam Graphical User Interface (GUI) Matlab untuk menganalisis performansi kesalahan bit modulasi digital dalam kanal Additive White Gaussian Noise (AWGN). Penelitian sebelumnya memiliki kekurangan dalam menampilkan gelombang sinyal setelah diberi derau dan perbandingan kesalahan bit dalam bentuk grafik. Penelitian ini juga menganalisis perhitungan teoritis probabilitas kesalahan bit dengan hasil simulasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada jumlah bit minimum 100 bit, kesalahan bit adalah 1 × 10−2 untuk ASK, 2 × 10−2 untuk FSK, dan 1,2 𝑥 10−2 untuk BPSK. Pada jumlah bit maksimum 500 bit, kesalahan bit adalah 2 × 10−3 untuk ASK, 2 × 10−3 untuk FSK, dan 4 × 10−3 untuk BPSK. Data simulasi sesuai dengan teori, di mana semakin besar energi bit, semakin kecil Bit Error Rate (BER). Modulasi BPSK memiliki penurunan probabilitas kesalahan bit yang lebih kecil dibandingkan ASK dan FSK. Simulasi ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam memahami proses kesalahan bit modulasi digital dan performansi variasi tipe modulasi digital.

Penelitian ini berhasil merancang simulasi dan GUI untuk menganalisis performansi kesalahan bit modulasi digital pada kanal AWGN.Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin tinggi energi bit, semakin kecil probabilitas kesalahan bit.Modulasi BPSK menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan ASK dan FSK dalam hal penurunan probabilitas kesalahan bit.Simulasi ini dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk memahami proses kesalahan bit dan performansi berbagai tipe modulasi digital.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji performansi modulasi digital pada berbagai jenis kanal transmisi, seperti kanal Rayleigh fading dan Rician fading, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kinerja sistem komunikasi dalam berbagai kondisi. Selain itu, pengembangan GUI dapat dilakukan dengan menambahkan fitur input bit dan kode biner secara langsung, sehingga pengguna dapat dengan mudah melakukan eksperimen dan menganalisis pengaruh parameter yang berbeda terhadap performansi sistem. Lebih lanjut, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma deteksi sinyal yang lebih robust terhadap derau dan interferensi, serta implementasi teknik koreksi kesalahan (error correction) untuk meningkatkan keandalan transmisi data. Dengan mempertimbangkan saran-saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan sistem komunikasi digital yang lebih efisien dan handal, terutama dalam lingkungan yang menantang.

Read online
File size572.72 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test