UNIKOMUNIKOM
Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanPada proses pembuatan tahu, tahu menghasilkan dua macam limbah yaitu limbah padat dan limbah cair. Limbah cair tahu dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Salah satu cara pengolahan limbah cair tahu dengan menjadikannya pupuk organik cair yaitu melalui pencampuran limbah cair tahu dengan air baku, larutan asam dan juga larutan basa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring dan kendali yang mampu menghasilkan pupuk organik cair bagi tanaman selada yang dibudidaya secara hidroponik dengan menggunakan mikrokontroler ATMega 2560 dan bantuan rekayasa teknologi berupa Internet of Things (IoT) menggunakan bahan dasar limbah cair tahu. Penerapan teknologi ini, pada proses pembuatan pupuk organik cair dan juga proses pemupukan salah satunya yakni dengan penerapan teknologi berbasis IoT. Sistem ini dapat memberikan informasi penting berupa tingkat kebutuhan nutrisi, suhu serta pH sebagai acuan keberhasilan pemupukan yang dapat di monitoring dan dikendalikan batas kebutuhannya setiap saat. Pupuk organik cair yang dihasilkan dengan bantuan sistem yang dirancang telah memenuhi standarisasi kualitas pupuk organik cair yang memiliki tingkat kepekatan nutrisi dengan kisaran nilai 810,14 ppm sampai 839,81 ppm, kisaran nilai suhu 26,28℃ sampai 27,18℃ dan pH dengan kisaran nilai 6,11 sampai 6,99 dimana hal ini dapat dibuktikan dengan mengacu kepada aturan Surat Keputusan Mentri Pertanian No: 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang persyaratan teknis minimal pupuk organik dan PERMEN LH RI No.5 tahun 2004 tentang nilai standar baku mutu limbah. Hasil dari penerapan perancangan sistem ini menghasilkan sayuran selada yang memiliki bobot 25 gram dan tinggi 20 cm. Sistem monitoring jarak jauh ini juga dapat megirimkan data informasi mengenai larutan hidroponik berupa nilai TDS, suhu, pH juga kondisi dari pompa yang menyala maupun mati dengan delay waktu kurang dari 8 detik.
Berdasarkan data Tabel I, pada hari ke 25 olahan pupuk organik cair/larutan nutrisi hidroponik memiliki kandungan TDS sebesar 833 ppm, suhu 26°C dan kandungan pH 6 serta berwarna putih pudar dengan sedikit buih dan berbau khas tahu.Hal ini menunjukan bahwasanya pembuatan pupuk organik berhasil dengan memenuhi standar baku mutu yang mengacu pada aturan Surat Keputusan Mentri Pertanian No.310/M/4/2019 tentang persyaratan teknis minimal pupuk organik dan PERMEN LH RI No.5 tahun 2004 tentang nilai standar baku mutu limbah.Sistem monitoring jarak jauh dengan memanfaatkan konsep Internet of Things (IoT) yang dapat megirimkan data informasi mengenai larutan hidroponik berupa nilai TDS, suhu, pH juga kondisi dari pompa yang menyala maupun mati dengan delay waktu kurang dari 8 detik.Selain itu aplikasi web dapat mengatur set point agar dapat menyesuaikan kebutuhan tanaman yang akan dibudidaya menggunakan rancangan alat ini.Alat yang dirancang dapat mengendalikan stabilitas parameter yang diukur berupa nilai TDS, nilai suhu dan nilai pH sesuai dengan inputan set point yang terdapat pada aplikasi web agar dapat menyesuaikan kebutuhan tanaman yang akan dibudidaya.Berdasarkan uji coba dan analisis pada perlakuan teknik hidroponik dan pemberian pupuk cair yang berbeda mendapatkan hasil perbandingan tanaman selada dengan nilai yang berbeda.Perbedaan tersebut dapat dilihat dari hasil tanaman, dimana untuk umur selada 25 HST tinggi tanaman selada teknik NFT dengan pupuk organik memiliki tinggi 20 cm sedangkan tinggi tanaman selada teknik wick dengan pupuk larutan AB mix memiliki tinggi 21 cm.Dengan artian pupuk yang diolah secara otomatis dengan bahan baku limbah cair tahu dapat dijadikan pupuk organik cair yang layak untuk tanaman selada.
Sistem ini dapat dikembangkan dengan menambahkan beberapa parameter ukur seperti sensor yang dapat mendeteksi unsur makro dan mikro pada limbah cair tahu dan juga tanaman, serta penambahan sistem sistem pengaduk secara otomatis agar olahan limbah cair tahu ketika ditambahkan air atau larutan pH yang akan dijadikan pupuk organik cair dapat cepat merata. Menggunakan rancangan alat dengan provider jaringan sinyal yang stabil agar proses penutrisian tidak terganggu oleh sinyal yang kurang baik. Membuat sistem notifikasi pada smartphone yang bisa memberikan pemberitahuan kondisi nutrisi tanaman walaupun tidak sedang membuka aplikasi web agar kondisi terpantau walaupun tidak sedang dalam keadaan aktif. Membuat login beda hak akses antara admin dan user. Dimana admin mendapatkan hak akses penuh untuk dapat mengendalikan dan juga memonitoring tetapi hak akses untuk user hanya dapat akses untuk memonitoring saja.
| File size | 455.15 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIGRESUNIGRES Namun setelah adanya uji materi pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-IX/2011 menganulir ketentuan dalam Pasal 65 ayat (7) dan Pasal 66 ayat (2)Namun setelah adanya uji materi pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-IX/2011 menganulir ketentuan dalam Pasal 65 ayat (7) dan Pasal 66 ayat (2)
IPBIPB Hasil penelitian menunjukkan laju erosi berkisar antara 163,49 hingga 1. 194,16 ton/ha/tahun dengan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) sangat berat. Nilai TSSHasil penelitian menunjukkan laju erosi berkisar antara 163,49 hingga 1. 194,16 ton/ha/tahun dengan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) sangat berat. Nilai TSS
IPBIPB Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui gambaran awal potensi limbah susu bubuk dan manajemen pengelolaannya melalui survei, (2) mengetahui pengaruhTujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui gambaran awal potensi limbah susu bubuk dan manajemen pengelolaannya melalui survei, (2) mengetahui pengaruh
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 27 sampel yang terdiri dari limbah cair percetakan yang belum ditambahkan karbon aktif dan limbah cair percetakanJumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 27 sampel yang terdiri dari limbah cair percetakan yang belum ditambahkan karbon aktif dan limbah cair percetakan
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Kegiatan ini dilaksanakan di fasilitas uji lapang LP2IL Serang dimulai pada bulan Juni-November 2020. Dalam pengujian ini, sistem RAS yang dipergunakanKegiatan ini dilaksanakan di fasilitas uji lapang LP2IL Serang dimulai pada bulan Juni-November 2020. Dalam pengujian ini, sistem RAS yang dipergunakan
UNAIRUNAIR Selain itu, fauna makrobentik Atilia (Columbella) scripta, Metopograpsus latifrons, Littoraria scabra, Saccostrea cucculata dan Cardisoma carnifex berasosiasiSelain itu, fauna makrobentik Atilia (Columbella) scripta, Metopograpsus latifrons, Littoraria scabra, Saccostrea cucculata dan Cardisoma carnifex berasosiasi
ITENASITENAS Konsentrasi Pb berfluktuasi antara musim kemarau dan hujan serta dipengaruhi oleh kedalaman, arah angin, kecepatan arus, dan parameter lingkungan sepertiKonsentrasi Pb berfluktuasi antara musim kemarau dan hujan serta dipengaruhi oleh kedalaman, arah angin, kecepatan arus, dan parameter lingkungan seperti
ITENASITENAS Telah diketahui kualitas air sungai yang masuk ke Waduk Cirata telah tercemar dan menyebabkan kualitas air Waduk Cirata menurun. Berdasarkan hal tersebutTelah diketahui kualitas air sungai yang masuk ke Waduk Cirata telah tercemar dan menyebabkan kualitas air Waduk Cirata menurun. Berdasarkan hal tersebut
Useful /
UNIPARUNIPAR Instrumen yang digunakan tes literasi matematika dan wawancara. Teknik analisis data Miles dan Hubnerman. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode.Instrumen yang digunakan tes literasi matematika dan wawancara. Teknik analisis data Miles dan Hubnerman. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode.
IPBIPB Sistem semi-kontinyu 300 L menunjukkan performa optimal pada laju pemberian 1,4 kg TS/L/hari; 2,3 kg TS/L/hari; dan 4,1 kg TS/L/hari dengan produksi biogasSistem semi-kontinyu 300 L menunjukkan performa optimal pada laju pemberian 1,4 kg TS/L/hari; 2,3 kg TS/L/hari; dan 4,1 kg TS/L/hari dengan produksi biogas
IPBIPB Kerangka kebijakan yang ada belum mendukung pengelolaan hutan rakyat berkelanjutan dalam hal kejelasan status hukum hutan hak, kelembagaan pengelolaanKerangka kebijakan yang ada belum mendukung pengelolaan hutan rakyat berkelanjutan dalam hal kejelasan status hukum hutan hak, kelembagaan pengelolaan
UNIKOMUNIKOM Dampak nyata setelah melakukan pengujian pencarian jumlah anggota fuzzy yang tepat adalah, alat ini mampu menjaga kestabilan suhu pada ruang pengeringDampak nyata setelah melakukan pengujian pencarian jumlah anggota fuzzy yang tepat adalah, alat ini mampu menjaga kestabilan suhu pada ruang pengering