UNIKOMUNIKOM
Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanSampah tentunya menjadi masalah pada kehidupan setiap hari, dari jenis sampah yang berbeda, volume sampah yang sangat bervariasi hingga permasalahan sampah masih sering dibarkan menumpuk pada tempat sampah sehingga dapat menimbulkan penyakit tertentu ketika sampah dibiarkan menumpuk. Tujuan dari penelitian ini adalah agar jenis sampah yang dibuang tidak menyatu dalam satu tempat sampah lagi dan sampah tidak lagi dibiarkan menumpuk ketika tempat sampah sudah penuh. Penelitian kali ini akan menggunakan ATmega328P sebagai pengatur dalam keseluruhan proses kerja alat, magnet elektromagnetik sementara untuk memilah sampah logam sedangkan sensor touch digunakan sebagai pemilah sampah basah atau kering. Magnet elektromagnetik sementara yang digunakan mampu mengangkat beban sampah logam seberat maksimal 1,9kg, sedangkan sensor touch yang digunakan pada penelitian ini dapat memilah sampah basah atau sampah kering karena sensor touch memiliki output analog. Output analog dari sampah basah berada pada range 2.5 – 209 dan untuk output analog sampah kering berada pada range 210 – 224. Conveyor pada penelitian kali ini berfungsi sebagai tempat menjatuhkan sampah dan menghantarkan sampah pada tempat sampah yang berbeda. Nilai keberhasilan dari keseluruhan sistem yang dibuat pada penelitian kali ini adalah sebesar 79%.
Dari hasil pengujian dan analisis dapat disimpulkan bahwa nilai analog dari sensor touch dapat digunakan untuk memilah sampah basah dan sampah kering.Nilai analog dapat membedakan antara sampah kering atau sampah basah yang dibuang tepat diatas sensor, jika sampah basah yang dibuang nilai output analog akan berada diantara nilai 2.5 sampai dengan nilai 209 dan jika sampah kering yang dibuang nilai output analog akan berada pada nilai 210 hingga 222.Penggunaan magnet juga dapat membedakan antara jenis sampah logam dan non-logam dengan cara menarik sampah logam yang jatuh pada belt conveyor dan membuangnya pada tempat sampah khusus logam.Dari percobaan yang dilakukan kita dapat memilah jenis sampah basah, kering dan logam sehingga sampah tidak akan tercampur pada sampah.Pembuatan magnet elektromagnetik ini menggunakan kawat mail yang dililitkan kepada batang besi berdiameter 8mm dan panjang 10cm berhasil membuat medan magnet ketika lilitan dialiri tegangan DC.Magnet yang diuji pada keseluruhan sistem berhasil memisahkan sampah logam dari belt conveyor dan membuangnya pada tempat sampah khusus logam.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem pemilah sampah dengan integrasi sensor lebih canggih untuk meningkatkan akurasi pengenalan jenis sampah. Selain itu, peneliti dapat meneliti penggunaan bahan daur ulang dalam pembuatan komponen alat untuk mengurangi dampak lingkungan. Studi juga diperlukan untuk mengevaluasi efisiensi sistem pemilah sampah dalam skala besar, termasuk pengaruhnya terhadap pengurangan limbah dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pemilahan sampah. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menambahkan fitur pengingat otomatis melalui aplikasi mobile untuk memastikan penggunaan alat yang optimal. Selain itu, penelitian tentang penggunaan energi terbarukan untuk menggerakkan sistem pemilah sampah dapat menjadi arah baru yang relevan. Peneliti juga dapat mengeksplorasi kemungkinan penggunaan AI untuk prediksi jenis sampah berdasarkan data historis, sehingga meningkatkan efisiensi proses pemilahan. Terakhir, studi tentang pengaruh desain alat terhadap kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah dapat memberikan wawasan penting untuk peningkatan efektivitas sistem.
| File size | 712.81 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Maka, hasil penelitian ini menunjukkan variabel kesejahteraan psikologis dan variabel kontrak psikologis berpengaruh secara positif dan signifikan terhadapMaka, hasil penelitian ini menunjukkan variabel kesejahteraan psikologis dan variabel kontrak psikologis berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
ARITEKINARITEKIN Setelah koreksi kinerja (faktor 0,93) dan penambahan kelonggaran 15,5 %, waktu baku sebesar 129,03 menit dapat dijadikan standar perencanaan dan pengendalianSetelah koreksi kinerja (faktor 0,93) dan penambahan kelonggaran 15,5 %, waktu baku sebesar 129,03 menit dapat dijadikan standar perencanaan dan pengendalian
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan 5 anak dari KB/TK Islam Al-Jabbar Malang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan 5 anak dari KB/TK Islam Al-Jabbar Malang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
PNCPNC Metode yang digunakan eksperimental mencakup desain alat FSW, perlakuan panas material pada suhu 900oC dilanjutkan proses quenching dengan media pendinginMetode yang digunakan eksperimental mencakup desain alat FSW, perlakuan panas material pada suhu 900oC dilanjutkan proses quenching dengan media pendingin
YKGMYKGM Pelatihan meliputi identifikasi komponen organik yang cocok, proses pengomposan, dan keunggulan blok kompos. Dengan mengintegrasikan daur ulang limbah,Pelatihan meliputi identifikasi komponen organik yang cocok, proses pengomposan, dan keunggulan blok kompos. Dengan mengintegrasikan daur ulang limbah,
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Alat pengering ini efektif mempercepat proses pengeringan biji kakao dibandingkan penjemuran sinar matahari yang memakan waktu 2-4 hari. Penggunaan tenagaAlat pengering ini efektif mempercepat proses pengeringan biji kakao dibandingkan penjemuran sinar matahari yang memakan waktu 2-4 hari. Penggunaan tenaga
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Sosialisasi dan eksperimen ekstraksi silika dari abu sekam padi meningkatkan kapasitas dan pemahaman peserta mengenai nilai tambah serta metode pengolahanSosialisasi dan eksperimen ekstraksi silika dari abu sekam padi meningkatkan kapasitas dan pemahaman peserta mengenai nilai tambah serta metode pengolahan
POLIMDOPOLIMDO Alat angkat bantu kerja sistim pnuematik ini mempunyai unjuk kerja sebagai berikut. dengan tekanan udara kempa 4 (bar) mampu mengangkat beban 50 (kg) denganAlat angkat bantu kerja sistim pnuematik ini mempunyai unjuk kerja sebagai berikut. dengan tekanan udara kempa 4 (bar) mampu mengangkat beban 50 (kg) dengan
Useful /
UNIGAUNIGA Penelitian ini terdiri dari empat variabel, yaitu motivasi kerja (X1), disiplin (X2), dan kompetensi (X3) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Metode penelitianPenelitian ini terdiri dari empat variabel, yaitu motivasi kerja (X1), disiplin (X2), dan kompetensi (X3) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Metode penelitian
UNIGAUNIGA Pada pembahasan ini menunjukkan hasil bahwa Implementasi Kebijakan Reforma Agraria berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Redistribusi Tanah dan EfektivitasPada pembahasan ini menunjukkan hasil bahwa Implementasi Kebijakan Reforma Agraria berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Redistribusi Tanah dan Efektivitas
PNCPNC Berdasarkan hasil dan pembahasan, penelitian yang dilakukan telah sesuai dengan tujuan penelitian yaitu membuat prototype pengembangan Sistem InformasiBerdasarkan hasil dan pembahasan, penelitian yang dilakukan telah sesuai dengan tujuan penelitian yaitu membuat prototype pengembangan Sistem Informasi
IPB INTLIPB INTL Dalam membuat suatu acara Pengabdian Pelatihan Pengelolaan Akomodasi Sederhana yang memerlukan suatu perencanaan yang baik dan menuntut profesionalismeDalam membuat suatu acara Pengabdian Pelatihan Pengelolaan Akomodasi Sederhana yang memerlukan suatu perencanaan yang baik dan menuntut profesionalisme