BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL
Jurnal Cakrawala IlmiahJurnal Cakrawala IlmiahPandemi yang terjadi di Indonesia sejak tahun 2020 secara perlahan mulai menurun kasusnya. Kegiatan perkuliahan yang selama terjadi pandemi harus dilakukan secara daring, kini sudah kembali normal dengan melaksanakan kembali perkuliahan luring. Dengan munculnya varian Covid yang baru yaitu Arcturus dan juga menjelang libur Lebaran 2023 kasus Covid di Indonesia mengalami kenaikan. Namun setelah libur Lebaran, mahasiswa tetap harus mengikuti perkuliahan luring ditengah terjadinya lonjakan kasus Covid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran tingkat kecemasan pada mahasiswa yang menjalani kuliah luring ditengah ancaman virus COVID-19 varian baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan total partisipan sebanyak 32 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan mahasiswa dalam menjalani kuliah luring berada pada tingkat tidak mengalami gejala kecemasan 17 orang (53.1%). Sebagian besar partisipan berusia > 20 tahun sebanyak 21 partisipan (65.5%). Partisipan yang telah melakukan vaksin COVID-19 3 kali sebanyak 23 partisipan (71.9%) dan sebagian besar partisipan tidak pernah terpapar COVID-19 sebanyak 19 partisipan (59.4%).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa tidak mengalami gejala kecemasan saat mengikuti kuliah luring di tengah ancaman varian baru COVID-19.Mayoritas partisipan berusia di atas 20 tahun, telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 lengkap, dan tidak pernah terpapar virus tersebut.Temuan ini mengindikasikan bahwa vaksinasi dan pengalaman tidak terpapar COVID-19 dapat menjadi faktor pelindung terhadap kecemasan pada mahasiswa.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa selama perkuliahan luring, seperti dukungan sosial dari teman sebaya dan keluarga, serta strategi koping yang digunakan. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas intervensi psikologis yang bertujuan untuk mengurangi kecemasan pada mahasiswa, misalnya melalui pelatihan relaksasi atau konseling kelompok. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan tingkat kecemasan mahasiswa di berbagai program studi atau universitas, guna mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan yang mungkin ada, serta merancang program pencegahan dan penanganan kecemasan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang isu kecemasan pada mahasiswa dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mental mereka di lingkungan kampus.
| File size | 245.89 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMITRAUMITRA Berdasarkan hasil penelitian, balita dengan berat badan di bawah garis merah di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung berjumlah 21 balita.Berdasarkan hasil penelitian, balita dengan berat badan di bawah garis merah di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung berjumlah 21 balita.
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak mulai dari ISPA ringan hingga berat.Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak mulai dari ISPA ringan hingga berat.
YMPAIYMPAI Anak stunting mengurangi kualitas SDM dan daya saing Nasional. Stunting merupakan beban global menimbulkan masalah besar untuk banyak Negara termasuk Indonesia.Anak stunting mengurangi kualitas SDM dan daya saing Nasional. Stunting merupakan beban global menimbulkan masalah besar untuk banyak Negara termasuk Indonesia.
STIAPANCAMARGAPALUSTIAPANCAMARGAPALU Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stuntingStunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Balita rentan terhadap gangguan gizi karena pada saat ini mereka membutuhkan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, balita sangat pasifBalita rentan terhadap gangguan gizi karena pada saat ini mereka membutuhkan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu, balita sangat pasif
STIKESEUBSTIKESEUB Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu balita mengenai MP-ASI dengan status gizi balita. Terdapat hubungan yang signifikan antaraKesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu balita mengenai MP-ASI dengan status gizi balita. Terdapat hubungan yang signifikan antara
DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa nilai gizi balita Banjar Titih dapat diklaterisasikan dengan menggunakan metode K-Means melalui tigaBerdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa nilai gizi balita Banjar Titih dapat diklaterisasikan dengan menggunakan metode K-Means melalui tiga
PDSIPDSI Dalam dunia pendidikan matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit untuk dipahami karena matematika selalu berhubungan dengan angka, rumus,Dalam dunia pendidikan matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit untuk dipahami karena matematika selalu berhubungan dengan angka, rumus,
Useful /
ALFARABIALFARABI Dalam pengumpulan data digunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga komponen analisaDalam pengumpulan data digunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga komponen analisa
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Berdasarkan hasil analisis kelelahan kerja pada pekerja bagian mill 1 PT Alis Jaya Ciptatama, dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh faktor kelelahanBerdasarkan hasil analisis kelelahan kerja pada pekerja bagian mill 1 PT Alis Jaya Ciptatama, dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh faktor kelelahan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah umbi (umbi), berat basah (gram) dan berat kering (gram).Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah umbi (umbi), berat basah (gram) dan berat kering (gram).
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Penerapan terapi murattal Al‑Quran dan relaksasi pernapasan dalam merupakan jenis terapi non‑farmakologis. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahuiPenerapan terapi murattal Al‑Quran dan relaksasi pernapasan dalam merupakan jenis terapi non‑farmakologis. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui