UNANDUNAND

Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial BudayaJurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya

Inti cerita-cerita wayang (Mahabharata; Bharatayuda; Ramayana) adalah cermin manusia yang senantiasa berada pada situasi dan kondisi krisis serta gawat tanpa kesudahan. Tragic. Kisah-kisah pewayangan mengangkat problem kemanusiaan tiada henti sehingga wujud konsep manusianya mengalami kelanggengan dehumanization, kegoyahan eksistensial, ambiguous. Pembunuhan terhadap esensi tujuan keberadaan manusia di muka bumi. Sebuah isu yang mengarah pada anti-human.

Togog dan Semar memuat anti-humanism dalam rangka mengangkat post-human.Bingkai lakon wayang purwa adalah dehumanization untuk menegaskan dua hal pokok.Krisis dan pertempuran abadi di dalam badan batin manusia serta penggambaran kerusakan akibat perbuatan manusia.Sejauh ini, perkembangan Togog dan Semar hanya hiburan akibat adanya penjungkirbalikan ajaran nilai-nilai etika Jawa oleh sekelompok elit-masyarakat-akademi-terdidik menjadi adat kesopanan yang membungkus kepalsuan (munafik) dan kebohongan.Padahal, gagasan tentang Togog dan Semar radikal, militan, dan subversif.Watak Kurawa masih mencengkram kokoh kepribadian manusia Indonesia, baik di dalam diri maupun di luar diri.

Saran penelitian lanjutan: . . 1. Mengkaji lebih dalam tentang peran Togog dan Semar dalam pewayangan, khususnya dalam konteks lakon Bharatayuda, untuk memahami bagaimana mereka menjadi motor turbulensi yang menyedot eksistensi kesadaran manusia dan mendorong evaluasi diri. . . 2. Meneliti lebih lanjut tentang implikasi fundamental dari posisi Togog dan Semar dalam cerita-cerita pewayangan, khususnya dalam konteks anti-humanism dan post-humanism, untuk memahami bagaimana mereka menjadi perwujudan dari gagasan-gagasan tersebut. . . 3. Menganalisis lebih mendalam tentang bagaimana Togog dan Semar menjadi simbol-simbol etika Jawa, khususnya dalam hal sepi ing pamrih rame ing gawe, dan bagaimana mereka menjadi teladan bagi masyarakat dalam menghadapi pragmatisme destruktif dan kepalsuan sosial.

  1. TOGOG & SEMAR: DEHUMANIZATION, ANTI-HUMAN, POST-HUMAN | Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya.... doi.org/10.25077/jaisb.v19.n2.p129-138.2017TOGOG SEMAR DEHUMANIZATION ANTI HUMAN POST HUMAN Jurnal Antropologi Isu Isu Sosial Budaya doi 10 25077 jaisb v19 n2 p129 138 2017
Read online
File size120.47 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test