ISI YogyakartaISI Yogyakarta

RekamRekam

Metode Entire, Detail, Frame, Angle, Time (EDFAT) belum begitu dikenal dalam dunia fotografi. Akan tetapi, metode tersebut sebenarnya sudah lazim di kalangan praktisi, khususnya fotografer jurnalistik. Untuk itu, penelitian dan penerapan EDFAT menjadi penting dilakukan, mengingat dalam kenyataannya metode tersebut sangat efektif dan efisien. Penelitian ini merupakan upaya untuk memahami dan menerapkan metode EDFAT. Subjek penelitian ialah Bengkel Andong Mbah Musiran yang berada di kawasan Jotawang, Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EDFAT memang dapat diterapkan dalam penciptaan karya fotografi, terlebih jika sebelum pemotretan, fotografer terlebih dahulu menghimpun informasi yang berkaitan dengan subjek pemotretan.

Penerapan EDFAT pada kenyataannya memang cukup efektif bila digunakan sebagai pemandu dalam pemotretan dokumenter.Buktiinya, dengan melakukan tahapan-tahapan pada EDFAT banyak informasi yang dapat disampaikan melalui foto-foto yang dihasilkan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan EDFAT dalam pendidikan fotografi jurnalistik untuk melengkapi kurikulum akademis. Selain itu, perlu dilakukan studi banding antara metode EDFAT dengan pendekatan lain seperti decisive moment untuk mengevaluasi keunggulan dan kelemahan masing-masing. Terakhir, penelitian bisa fokus pada dampak visualisasi fotografi dokumenter terhadap pelestarian budaya tradisional, khususnya dalam konteks bengkel andong di Yogyakarta.

Read online
File size2.15 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test