PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA

Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan Indonesia

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Time Dynamic, Timing Dynamic, dan Place Dynamic terhadap kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Ketiga variabel tersebut penting dalam manajemen dinamis, khususnya dalam pengelolaan waktu, penjadwalan, dan pemilihan lokasi pelaksanaan program kesehatan. Time Dynamic mencakup fleksibilitas serta efektivitas pengelolaan waktu untuk mendukung kegiatan organisasi. Timing Dynamic menitikberatkan pada penentuan waktu yang tepat untuk aktivitas guna meningkatkan efisiensi operasional. Sementara itu, Place Dynamic menyoroti pentingnya lokasi strategis dalam pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan dianalisis menggunakan regresi berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap kinerja organisasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Time Dynamic, Timing Dynamic, dan Place Dynamic berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Dari ketiganya, Time Dynamic memiliki pengaruh terbesar, disusul Timing Dynamic dan Place Dynamic. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan waktu yang efektif, penjadwalan yang akurat, dan pemilihan lokasi strategis sangat penting dalam meningkatkan kinerja organisasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap aspek-aspek dinamis tersebut dalam perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan teori manajemen dinamis dan praktik manajemen di sektor kesehatan.

Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa Time Dynamic, Timing Dynamic, dan Place Dynamic secara deskriptif berada pada kategori baik.Secara verifikatif, Time Dynamic dan Timing Dynamic tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sementara Place Dynamic memiliki pengaruh signifikan.Kombinasi ketiga elemen ini secara simultan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai.

Berdasarkan temuan penelitian, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat perlu mengoptimalkan penerapan Dynamic Working Arrangement dengan menyediakan fasilitas dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan motivasi dan tanggung jawab pegawai. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel lain seperti kepemimpinan transformasional atau budaya organisasi terhadap efektivitas DWA. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dengan instansi pemerintah lain yang telah menerapkan DWA untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan model pengukuran kinerja yang lebih komprehensif, yang mempertimbangkan aspek-aspek dinamis seperti fleksibilitas waktu dan lokasi kerja, serta dampaknya terhadap kepuasan kerja dan kesejahteraan pegawai. Dengan demikian, implementasi DWA dapat dioptimalkan untuk mencapai peningkatan kinerja organisasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pegawai dan masyarakat.

Read online
File size674.46 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test