PRINPRIN
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan PendidikanCENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan PendidikanPermainan merupakan unsur budaya yang tidak lepas dari dunia anak-anak. Permainan atau sering disebut dolanan merupakan unsur budaya yang universal, dimana masyarakat tinggal ada permainan. Secara garis besar permainan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu modern dan tradisional. Kedua kelompok itu memiliki ciri khas masing-masing. Dalam tulisan ini lebih menyorot pada dolanan tradisional, karena pada dolanan tradisional memiliki nilai-nilai khusus pembangun karakter khususmya di zaman Millenial. Zaman millennial sering disebut juga generasi X, dimana generasi ini adalah tahun kelahiran 1980an hingga 2000an yang mulai dijejali oleh teknologi-teknologi baru. Jadi dolanan tradisional mampu membentuk karakter kepribadian bagi anak di era sekarang.
Dolanan tradisional yang dulu populer kini jarang ditemui, meskipun masih ada komunitas yang melestarikannya, seperti di desa Kecamatan Turi, Sleman.Permainan tradisional berperan penting dalam pembentukan karakter anak, memberikan nilai positif yang harus dikembangkan sejak dini.Oleh karena itu, perlu upaya pemupukan karakter melalui dolanan tradisional baik di lingkungan keluarga maupun sekitarnya.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi dolanan tradisional ke dalam kurikulum sekolah memengaruhi perkembangan kompetensi sosial dan moral pada anak generasi millennial; selanjutnya, diperlukan studi komparatif untuk memahami dampak paparan media digital terhadap frekuensi dan kualitas partisipasi dalam permainan tradisional di masyarakat pedesaan versus perkotaan; terakhir, dapat dikembangkan program berbasis komunitas yang menggabungkan pelatihan orang tua dengan sesi permainan tradisional terorganisir, kemudian dievaluasi efektivitasnya dalam memperkuat pembentukan karakter pada anak usia dini, sehingga memberikan panduan praktis bagi kebijakan pendidikan dan pengembangan budaya lokal.
| File size | 77.98 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Hasil analisis inferensial terhadap hasil belajar siswa menggunakan uji-t sampel independen pada taraf signifikansi 0,05 menunjukkan nilai t hitung 8,799Hasil analisis inferensial terhadap hasil belajar siswa menggunakan uji-t sampel independen pada taraf signifikansi 0,05 menunjukkan nilai t hitung 8,799
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 28 siswa. Pada tahap siklus 1 perolehan hanya 32,2 % siswa yang mencapai ketuntasan hasil belajar,Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 28 siswa. Pada tahap siklus 1 perolehan hanya 32,2 % siswa yang mencapai ketuntasan hasil belajar,
MAHADEWAMAHADEWA Data nilai UTS diperoleh melalui tes essay. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan SPSS. Hasil penelitianData nilai UTS diperoleh melalui tes essay. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan SPSS. Hasil penelitian
UNESAUNESA Modul ajar diperbaharui secara berkala sesuai dengan ketentuan terbaru, sementara Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila diintegrasikan dalam pembelajaranModul ajar diperbaharui secara berkala sesuai dengan ketentuan terbaru, sementara Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila diintegrasikan dalam pembelajaran
UNIKSUNIKS Sejarah pendidikan Islam di Indonesia mencakup fakta-fakta atau kejadian–kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan IslamSejarah pendidikan Islam di Indonesia mencakup fakta-fakta atau kejadian–kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam
MAHADEWAMAHADEWA Hal ini disebabkan karena media belajar berupa kartu bantu dengan ringkasan materi dapat menumbuhkan jiwa mandiri siswa untuk menemukan konsep sebelumHal ini disebabkan karena media belajar berupa kartu bantu dengan ringkasan materi dapat menumbuhkan jiwa mandiri siswa untuk menemukan konsep sebelum
MAHADEWAMAHADEWA Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga Desa Banjar Biaung Kesiman Kertalangu dengan jumlah 1010 orang, dan sampel yang digunakan sebanyak 50Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga Desa Banjar Biaung Kesiman Kertalangu dengan jumlah 1010 orang, dan sampel yang digunakan sebanyak 50
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental (kuasi eksperimental) dengan desain non-equivalent control group. Data pencapaian kalkulus dikumpulkanPenelitian ini merupakan penelitian eksperimental (kuasi eksperimental) dengan desain non-equivalent control group. Data pencapaian kalkulus dikumpulkan
Useful /
PENELITIPENELITI Supervisi kepala sekolah dapat dijelaskan dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 60, dengan rata‑rata 77,34 serta modus 77,42. Kinerja guru dapatSupervisi kepala sekolah dapat dijelaskan dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 60, dengan rata‑rata 77,34 serta modus 77,42. Kinerja guru dapat
POLIBATAMPOLIBATAM Implementasi rotoscoping ini dapat menggantikan adegan kekerasan yang dilakukan secara langsung, serta mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi terhadapImplementasi rotoscoping ini dapat menggantikan adegan kekerasan yang dilakukan secara langsung, serta mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi terhadap
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kebugaran jasmani di antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Muay Thai di SMK 2 AntartikaHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kebugaran jasmani di antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Muay Thai di SMK 2 Antartika
UNDIKMAUNDIKMA Penelitian korelasional ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara motivasi siswa dan pembelajaran tata bahasa. Populasi penelitianPenelitian korelasional ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara motivasi siswa dan pembelajaran tata bahasa. Populasi penelitian