STTCIREBONSTTCIREBON

Jurnal ArsitekturJurnal Arsitektur

Bangunan lama seringkali menunjukkan banyak hal yang berkaitan dengan budaya, yaitu identitas, tingkat pengetahuan dan kebijakan. Bangunan lama juga dapat bercerita tentang sejarah bangunan di masa lalu. Berdasarkan analisis arkeologi dan arsitektural pada bagian-bagian bangunan (denah, struktur, fasad, atap dan bagian muka) diketahui bahwa bangunan cagar budaya SMP Negeri 15 Kota Cirebon merupakan bangunan Cina memiliki berbagai sentuhan pengaruh dari berbagai kebudayaan, baik asli, local maupun Eropa. Hal tersebut menandakan adanya interaksi budaya yang telah berlangsung sejak lama. Latar belakang yang sangat mendorong terjadinya perubahan bangunan budaya tersebut adalah sebagai fungsi bangunan dan bentuk respon atau adaptasi terhadap berbagai kondisi, yaitu iklim, social, ekonomi dan politik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui latar belakang bentuk-bentuk interaksi budaya yang terlihat pada bangunan SMPN 15 Kota Cirebon penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka melalui observasi secara langsung terhadap objek studi. Penelitian menunjukan bahwa interaksi yang terjalin dengan pendatang Eropa juga turut mempengaruhi ekspresi pada bangunan SMPN 15 Kota Cirebon dengan mengadopsi gaya arsitektur dan pola pemanfaatan ruang yang berbeda dengan sebelumnya.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa bangunan SMPN 15 Kota Cirebon merupakan bangunan lama bentukan Cina yang dibentuk oleh karakteristik fungsi dan gaya arsitektur bangunan Cina.Bentuk-bentuk interaksi budaya yang terlihat pada bangunan SMPN 15 Kota Cirebon memperlihatkan bentuk-bentuk asli terutama pada denah dan mempertahankan bentuk-bentuk tradisional yang beradaptasi dengan lingkungan yang panas.Interaksi dengan pendatang Eropa turut mempengaruhi ekspresi pada bangunan SMPN 15 Kota Cirebon dengan mengadopsi gaya arsitektur dan pola pemanfaatan ruang yang berbeda.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh budaya Cina terhadap detail ornamen dan elemen dekoratif pada bangunan SMPN 15 Kota Cirebon, termasuk makna simbolis yang terkandung di dalamnya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan bangunan-bangunan cagar budaya lain di Cirebon yang memiliki pengaruh budaya serupa untuk mengidentifikasi pola dan karakteristik umum. Ketiga, penelitian mengenai dampak perubahan fungsi bangunan terhadap pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya, serta strategi adaptasi yang dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan bangunan cagar budaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kekayaan arsitektur dan budaya di Cirebon, serta berkontribusi pada upaya pelestarian warisan budaya bangsa. Dengan memahami interaksi budaya yang membentuk bangunan-bangunan bersejarah ini, kita dapat lebih menghargai identitas lokal dan memperkuat rasa kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Read online
File size2.64 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test