KEMENDAGRIKEMENDAGRI
Jurnal Bina PrajaJurnal Bina PrajaStunting in toddlers is a significant nutritional issue that may negatively impact the quality of Indonesias future human resources. This study aims to analyze the spatial patterns of stunting prevalence in toddlers in Indonesia as a basis for developing region-based policy interventions. A quantitative approach was used through spatial autocorrelation analysis using Morans I Index and Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA), which is based on the K-Nearest Neighbors (KNN) method. Stunting prevalence data were obtained from 514 districts/cities in Indonesia and analyzed to detect clustering patterns in high-risk areas. The results showed a Morans I of 0.315 (P-value <), indicating positive spatial autocorrelation among regions. Also, these results indicate that areas with high stunting prevalence tend to be geographically clustered, particularly in areas outside Java, such as Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, and Papua. The results of this study emphasize the importance of a region-based approach to stunting management that accounts for spatial factors. High-high cluster areas are highly vulnerable to stunting, as indicated by low nutrition coverage, access to sanitation, and protein consumption, as well as high poverty rates. This situation highlights the importance of more focused and effective policy interventions that include improving nutrition, increasing access to food and sanitation, health education, and strengthening welfare and education aspects.
The spatial analysis of stunting prevalence in Indonesia in 2024 revealed a significant positive spatial autocorrelation pattern between districts/cities, indicating that areas with high stunting prevalence tend to be geographically close to each other.The LISA analysis identified 32 districts/cities as falling into the “high-high cluster category, concentrated in regions outside Java like Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, and Papua.These findings underscore the importance of implementing place-based policy strategies that respond to specific local and spatial characteristics to effectively reduce stunting prevalence.
Further research should investigate the specific local factors driving stunting within the identified high-high clusters, such as detailed analyses of household food security, access to healthcare, and sanitation practices, to inform targeted interventions. Additionally, studies are needed to evaluate the effectiveness of different intervention strategies in spatially clustered areas, considering the potential for spillover effects between neighboring regions. Finally, research should explore the role of governance and inter-sectoral coordination in addressing stunting, focusing on how to strengthen collaboration between local governments, health agencies, and community organizations to implement comprehensive and sustainable stunting reduction programs. These investigations should also consider the impact of climate change and environmental factors on food availability and nutritional status in vulnerable regions, and how these factors interact with existing socio-economic determinants of stunting.
- Childhood stunting: a global perspective - Onis - 2016 - Maternal & Child Nutrition - Wiley Online... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/mcn.12231Childhood stunting a global perspective Onis 2016 Maternal Child Nutrition Wiley Online onlinelibrary wiley doi 10 1111 mcn 12231
- A review of child stunting determinants in Indonesia - Beal - 2018 - Maternal & Child Nutrition -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/mcn.12617A review of child stunting determinants in Indonesia Beal 2018 Maternal Child Nutrition onlinelibrary wiley doi 10 1111 mcn 12617
- Moran’s I Index and KKN-Based LISA: Spatial Analysis of Toddler Stunting in Indonesia 2024 | Jurnal... doi.org/10.21787/jbp.17.2025-2888MoranAos I Index and KKN Based LISA Spatial Analysis of Toddler Stunting in Indonesia 2024 Jurnal doi 10 21787 jbp 17 2025 2888
- Spatial clustering of stunting cases in Indonesia: A Bayesian approach | Azis | Commun. Math. Biol. Neurosci..... scik.org/index.php/cmbn/article/view/7898Spatial clustering of stunting cases in Indonesia A Bayesian approach Azis Commun Math Biol Neurosci scik index php cmbn article view 7898
| File size | 1.34 MB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Studi ini bertujuan mengevaluasi korelasi spasial DHF menggunakan desain penelitian kohort retrospektif dengan metode Morans I. Hasil analisis menunjukkanStudi ini bertujuan mengevaluasi korelasi spasial DHF menggunakan desain penelitian kohort retrospektif dengan metode Morans I. Hasil analisis menunjukkan
UNJUNJ Pendekatan yang digunakan kuantitatif-deskriptif. Hasil analisis menunjukkan terdapat 70 unit SLTA dengan daya layan beragam. Pada 2029, peserta didikPendekatan yang digunakan kuantitatif-deskriptif. Hasil analisis menunjukkan terdapat 70 unit SLTA dengan daya layan beragam. Pada 2029, peserta didik
UNJUNJ Analisis spasial mengidentifikasi kecamatan Teluk Pandan, Punduh Pidada, Padang Cermin, dan Marga Punduh sebagai daerah dengan potensi ancaman tsunamiAnalisis spasial mengidentifikasi kecamatan Teluk Pandan, Punduh Pidada, Padang Cermin, dan Marga Punduh sebagai daerah dengan potensi ancaman tsunami
UNJUNJ Ketimpangan penguasaan lahan membatasi akses petani terhadap sumber daya dan peluang ekonomi. Redistribusi tanah menjadi salah satu solusi, namun efektivitasnyaKetimpangan penguasaan lahan membatasi akses petani terhadap sumber daya dan peluang ekonomi. Redistribusi tanah menjadi salah satu solusi, namun efektivitasnya
IPBIPB Studi ini dilakukan untuk menilai sejauh mana daerah rawan banjir di wilayah aliran sungai Bangko dan Masjid di Provinsi Riau. Studi ini bertujuan untukStudi ini dilakukan untuk menilai sejauh mana daerah rawan banjir di wilayah aliran sungai Bangko dan Masjid di Provinsi Riau. Studi ini bertujuan untuk
UMPOUMPO Pengentasan kemiskinan tetap menjadi tantangan global dan pilar utama agenda pembangunan berkelanjutan. Berbeda dengan studi sebelumnya yang biasanya mengkajiPengentasan kemiskinan tetap menjadi tantangan global dan pilar utama agenda pembangunan berkelanjutan. Berbeda dengan studi sebelumnya yang biasanya mengkaji
STPNSTPN 658 ha (8,1%). Upaya perbaikan yang dapat dilakukan meliputi peningkatan drainase, penambahan bahan organik, penanaman sesuai kontur, dan pemupukan. Sebagian658 ha (8,1%). Upaya perbaikan yang dapat dilakukan meliputi peningkatan drainase, penambahan bahan organik, penanaman sesuai kontur, dan pemupukan. Sebagian
UMSUMS Analisis CCR menunjukkan bahwa Pacitan Bay memiliki tingkat ketahanan masyarakat yang rendah hingga sedang. Kebijakan tentang penggunaan lahan dan desainAnalisis CCR menunjukkan bahwa Pacitan Bay memiliki tingkat ketahanan masyarakat yang rendah hingga sedang. Kebijakan tentang penggunaan lahan dan desain
Useful /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG 000), dan penurunan karies gigi yang signifikan, seperti yang tercermin dari skor karies (p = 0. 002). Sebagai kesimpulan, model Program Kesehatan Sekolah000), dan penurunan karies gigi yang signifikan, seperti yang tercermin dari skor karies (p = 0. 002). Sebagai kesimpulan, model Program Kesehatan Sekolah
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Peer-reviewed articles and official health reports published between 2015 and 2024 were systematically searched and assessed. After screening and eligibilityPeer-reviewed articles and official health reports published between 2015 and 2024 were systematically searched and assessed. After screening and eligibility
UMSUMS Penelitian ini mengidentifikasi tujuh potensi peristiwa multi-hazard pada 1,5 juta tahun terakhir Pleistosen, di mana tiga di antaranya (sekitar 1,4 Ma,Penelitian ini mengidentifikasi tujuh potensi peristiwa multi-hazard pada 1,5 juta tahun terakhir Pleistosen, di mana tiga di antaranya (sekitar 1,4 Ma,
LAPANLAPAN Telah dikembangkan sebuah sistem autopilot sederhana berbasis heading dan rate-gyroscope menggunakan microcontroller. Kestabilan sistem ini sangat bergantungTelah dikembangkan sebuah sistem autopilot sederhana berbasis heading dan rate-gyroscope menggunakan microcontroller. Kestabilan sistem ini sangat bergantung