UNIRAYAUNIRAYA

Research on English Language EducationResearch on English Language Education

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe-tipe kesalahan-kesalahan tata bahasa. Penelitian ini di rancang dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber Penelitian ini adalah 3 lirik lagu Rich Brian yang berjudul “Dat stick, “Who that be, dan“Glow like that. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis data: kondensasi data, penyajian data, penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil analisis data menunjukan bahwa ada 6 tipe kesalahan-kesalahan tata bahasa yang terjadi di dalam 3 lirik lagu yang terdiri dari omission, double negation, overgeneralization, deviation of preposition, deviation of verb and deviation of pronoun dan tipe kesalahan tata bahasa yang sangat dominan adalah Omission. Dalam penelitian ini, peneliti juga ingin menyarankan guru bahasa inggris, siswa dan juga pembaca sebagai referensi untuk menambah pengetahun tentang kesalahan-kesalahan tata bahasa. Dan juga kepada pembaca sebagai pedoman atau sebagai referensi untuk menambah wawasan dengan mencoba mengerti di dalam lirik lagu.

Penelitian ini menemukan 26 deviasi tata bahasa dalam lirik lagu Rich Brian, dengan deviasi penghilangan (omission), terutama pada kata kerja utama dan kata kerja bantu modal, sebagai tipe yang paling dominan.Deviasi ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga muncul akibat karakteristik genre musik rap yang menuntut penyampaian cepat, sehingga menyulitkan penggunaan bahasa yang gramatikal.Studi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pembaca, guru, dan siswa tentang deviasi tata bahasa, serta menjadi referensi penting bagi penelitian lebih lanjut.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan analisis deviasi tata bahasa tidak hanya pada lirik lagu Rich Brian, tetapi juga pada karya musisi rap atau hip-hop lain, baik dari Indonesia maupun mancanegara. Hal ini penting untuk melihat apakah pola deviasi yang ditemukan konsisten di seluruh genre atau seniman, serta untuk memahami apakah karakteristik genre musik tertentu secara intrinsik mendorong penyimpangan gramatikal. Selain itu, akan sangat menarik untuk meneliti dampak deviasi tata bahasa ini terhadap pemahaman dan apresiasi pendengar. Apakah penggunaan tata bahasa yang tidak standar justru memperkaya makna, membingungkan, atau bahkan menjadi ciri khas yang disukai oleh audiens? Penelitian dapat melibatkan survei persepsi pendengar atau eksperimen untuk mengukur tingkat pemahaman lirik yang mengandung deviasi. Lebih jauh lagi, studi dapat menggali lebih dalam motivasi di balik pemilihan deviasi tata bahasa oleh para penulis lirik. Apakah ini murni untuk tujuan rima dan ritme, meniru gaya bahasa percakapan, atau ada pengaruh dari dialek tertentu yang disengaja? Analisis kualitatif melalui wawancara dengan penulis lirik atau pakar musik dapat memberikan wawasan berharga mengenai aspek kreatif dan linguistik dari fenomena ini. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran dan fungsi deviasi tata bahasa dalam ekspresi artistik.

Read online
File size591.18 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test