IAIN CURUPIAIN CURUP

Al-Istinbath: Jurnal Hukum IslamAl-Istinbath: Jurnal Hukum Islam

Hak-hak individu/keluarga, ketika tidak terpenuhi, akan menimbulkan ancaman berkelanjutan terhadap keselamatan hidup. Penghapusan kekayaan/harta benda mengarah pada puncak kemiskinan, jauh dari kemakmuran, dan ketergantungan pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak-hak individu/keluarga mengenai kurangnya kewajiban untuk mendistribusikan kekayaan yang dikonsumsi sebagai ancaman terhadap kehidupan mereka. Penelitian ini juga mengkaji penyebab kurangnya kewajiban untuk mendistribusikan kekayaan yang dikonsumsi. Penelitian ini mengandalkan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dan melakukan observasi. Sumber data adalah Datuak, Ninik mamak, bundo kandung, masyarakat adat Minangkabau. Metode analisis dengan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pemanfaatan dalam distribusi aset menunjukkan munculnya bentuk kesulitan dalam memenuhi hak individu/keluarga untuk keberlangsungan dan kelangsungan hidup. Ada kekurangan dalam pendidikan, kesehatan, modal ekonomi, dan sebagainya. Adanya nilai Rangkiang sudah ditakuti, sehingga menyebabkan bangunan diabaikan dan dibiarkan rusak, meskipun bangunan tersebut memiliki nilai yang berharga dalam proses mempertahankan kehidupan.

Ketidakhadiran distribusi konsumsi kekayaan menyebabkan ketidaksamaan ekonomi dalam diri/keluarga.Ketidakhadiran kesiapan menyebabkan kemunduran, kebodohan, dan ketergantungan pada orang lain.Pemeliharaan kekayaan dalam Maqashid Syariah bertujuan untuk menjaga kewajiban agar kehidupan tidak menjadi hina dan tidak memiliki kehormatan.Adanya nilai rangkiang yang sudah dikhawatirkan, ini semua dipengaruhi oleh faktor dari individu dan luar individu (luar).Perubahan dengan disfungsi rangkiang menghilangkan nilai filosofis tradisi Minangkabau, sehingga ancaman datang untuk menghadapi kehidupan yang akan dijalani.Oleh karena itu, Rangkiang menjadi wadah untuk stabilitas ekonomi individu/keluarga selama kondisi tidak menguntungkan dan penciptaan kemandirian ekonomi tanpa dijajah oleh utang.Filsafat rangkiang menghindari ancaman kehidupan terjebak dalam kemiskinan.Stabilitas ekonomi adalah bagian dari instrumen dalam Hifzul Maal (pemeliharaan kekayaan).

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, mengkaji lebih lanjut tentang bentuk kewajiban individu/keluarga dalam distribusi konsumsi aset dari warisan tinggi di Minangkabau yang diabaikan. Kedua, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan hambatan terhadap rangkiang. Ketiga, menganalisis implikasi rangkiang terhadap nilai keadilan dalam distribusi aset. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, serta melibatkan informan kunci dan observasi langsung di lapangan. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dengan membandingkan aspek-aspek ini antara berbagai kelompok etnis di Indonesia, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pentingnya pemeliharaan kekayaan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

  1. Qawaid al-Fiqhiyyah Analysis on the Prohibition of Monopoly Practices and Unfair Business Competition:... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/justicia/article/view/2466Qawaid al Fiqhiyyah Analysis on the Prohibition of Monopoly Practices and Unfair Business Competition jurnal iainponorogo ac index php justicia article view 2466
  2. Jurnal Hukum dan Peradilan. exigency human rights approaches interception bill effort strengthen indonesian... jurnalhukumdanperadilan.org/index.php/jurnalhukumperadilan/article/view/428Jurnal Hukum dan Peradilan exigency human rights approaches interception bill effort strengthen indonesian jurnalhukumdanperadilan index php jurnalhukumperadilan article view 428
  3. The Relevance of Maqashid Al-Syari’ah in The Context of Modern Society | Atlantis Press. relevance... doi.org/10.2991/978-2-38476-279-8_11The Relevance of Maqashid Al SyariAoah in The Context of Modern Society Atlantis Press relevance doi 10 2991 978 2 38476 279 8 11
  4. Jurnal Hukum dan Peradilan. exigency human rights approaches interception bill effort strengthen indonesian... doi.org/10.25216/jhp.9.2.2020.186-210Jurnal Hukum dan Peradilan exigency human rights approaches interception bill effort strengthen indonesian doi 10 25216 jhp 9 2 2020 186 210
Read online
File size468.56 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test