IOINFORMATICIOINFORMATIC

JUKI : Jurnal Komputer dan InformatikaJUKI : Jurnal Komputer dan Informatika

Pandemi COVID-19 telah berdampak pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk institusi pendidikan. Sejak pandemi ini, model pembelajaran berubah dari luring menjadi daring murni pada masa puncak pandemi, kemudian menjadi hibrid (daring dan luring secara bersamaan) pada saat pandemi mulai mereda, dan akhirnya kembali menjadi luring pada masa normal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pandemi COVID-19 atau pengaruh perubahan model pembelajaran terhadap preferensi model pembelajaran mahasiswa UNAI di era new normal saat ini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UNAI yang mengikuti pembelajaran luring pada semester gasal 2023/2024 yang berjumlah 1223 orang, dengan sampel acak sebanyak 125 orang. Angket yang berisi 18 pertanyaan tentang kegiatan pembelajaran, hasil belajar dan kegiatan ekstrakurikuler, dibuat dalam Google form, dan diisi oleh sampel secara sukarela. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31,2% siswa lebih senang atau puas dengan kegiatan pembelajaran daring dibandingkan offline, 31,4% siswa merasa puas dengan hasil pembelajaran daring, dan 31,2% siswa merasa puas dengan kegiatan ekstrakurikuler. Artinya, pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 setidaknya berdampak pada 31% siswa yang puas dengan pembelajaran daring. Tidak terdapat perbedaan rata-rata kepuasan yang signifikan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran daring, namun dari segi kelas terdapat perbedaan rata-rata kepuasan yang signifikan setiap angkatan (tahun masuk) mahasiswa dimana angkatan 2022 (mahasiswa baru) adalah yang tertinggi. Dan menurut fakultas, terdapat perbedaan rata-rata kepuasan mahasiswa yang signifikan diantara 6 fakultas yang ada, dimana mahasiswa fakultas IPA mempunyai kepuasan yang paling tinggi. Sekitar sepertiga siswa mengalami perubahan selama masa normal baru akibat pandemi COVID-19.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kepuasan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan terhadap pembelajaran daring.Namun, terdapat perbedaan signifikan berdasarkan angkatan, di mana mahasiswa baru (angkatan 2022) menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi.Selain itu, kepuasan mahasiswa juga bervariasi antar fakultas, dengan mahasiswa Fakultas IPA menunjukkan tingkat kepuasan tertinggi.Secara keseluruhan, sekitar sepertiga mahasiswa mengalami perubahan selama masa normal baru akibat pandemi COVID-19.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor spesifik yang memengaruhi tingkat kepuasan mahasiswa dari berbagai angkatan, terutama angkatan 2022, untuk memahami mengapa mereka menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi terhadap pembelajaran daring. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan antara Fakultas IPA dengan fakultas lain untuk mengidentifikasi praktik pembelajaran terbaik yang dapat diadopsi secara luas guna meningkatkan kepuasan mahasiswa. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa selama masa pandemi dan normal baru, termasuk dampak perubahan model pembelajaran terhadap motivasi belajar, interaksi sosial, dan kesejahteraan mental mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana institusi pendidikan dapat beradaptasi dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa di era yang terus berubah.

  1. STRES DAN KOPING MAHASISWA KEPERAWATAN SELAMA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMIK COVID-19 | Jurnal... doi.org/10.52943/jikeperawatan.v7i1.508STRES DAN KOPING MAHASISWA KEPERAWATAN SELAMA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMIK COVID 19 Jurnal doi 10 52943 jikeperawatan v7i1 508
Read online
File size355.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test