STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU
Jurnal ADMINISTRATORJurnal ADMINISTRATORPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme aparatur dalam pelayanan publik kebencanaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu dengan menggunakan pendekatan teori SERVQUAL yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry. Kualitas pelayanan kebencanaan menjadi aspek krusial mengingat tingginya risiko bencana di Kota Palu seperti gempa bumi, tsunami, likuefaksi, banjir, dan cuaca ekstrem. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Analisis dilakukan dengan mengacu pada lima dimensi SERVQUAL: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tangibles terpenuhi dengan baik melalui kesiapan fasilitas dan peralatan kebencanaan seperti mesin dompeng untuk banjir besar, mesin penerangan berkapasitas tinggi, serta berbagai sarana operasional yang digunakan saat terjadi gempa bumi seperti tahun 2018. Aparatur menegaskan bahwa seluruh peralatan selalu disiapkan untuk memastikan kepuasan masyarakat dan mendukung penanganan cepat di lapangan. Pada dimensi reliability, BPBD menunjukkan keandalan melalui konsistensi pelayanan, penerapan indeks kepuasan masyarakat, serta komitmen “turun jembatan dalam setiap penanganan bencana. Keandalan layanan diperkuat oleh kesiapan sistem komunikasi darurat. Dimensi responsiveness terlihat dari tingginya daya tanggap BPBD dalam penanganan bencana, ditunjukkan oleh penggunaan tiga lapis sistem komunikasi yaitu Starlink berbasis satelit, GSM HT, dan radio bingkang point-to-point yang berfungsi ketika jaringan dan listrik mati total. Pada dimensi assurance, profesionalisme aparatur tercermin dalam kemampuan teknis, pemahaman terhadap SOP kebencanaan, koordinasi lintas OPD, dan penggunaan perangkat komunikasi modern yang memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sementara itu, dimensi empathy terlihat dari kemampuan aparatur melakukan komunikasi humanis dan pendekatan psikologis, termasuk pendampingan trauma untuk anak-anak dan ibu-ibu selama masa darurat. Secara keseluruhan, profesionalisme aparatur BPBD Kota Palu berada pada kategori sangat baik berdasarkan lima dimensi SERVQUAL. Namun demikian, peningkatan berkelanjutan tetap diperlukan agar pelayanan kebencanaan semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme aparatur BPBD Kota Palu dalam pelayanan kebencanaan berada pada kategori sangat baik jika ditinjau melalui dimensi SERVQUAL menurut Parasuraman, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy.BPBD Kota Palu telah menunjukkan tingkat profesionalisme yang kuat dalam memberikan pelayanan kebencanaan, baik dari aspek teknis, koordinatif, maupun emosional.Peningkatan berkelanjutan tetap diperlukan, terutama dalam penguatan teknologi kebencanaan, pelatihan lanjutan bagi aparatur, serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam mitigasi dan edukasi bencana.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan teknologi informasi geografis (SIG) dalam meningkatkan kecepatan dan ketepatan respons BPBD terhadap berbagai jenis bencana, dengan fokus pada integrasi data real-time dan pemetaan risiko yang lebih akurat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan model profesionalisme aparatur BPBD Kota Palu dengan BPBD di daerah lain yang memiliki karakteristik geografis dan sosial budaya serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif masyarakat terdampak bencana terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh BPBD, termasuk kebutuhan dan harapan mereka yang belum terpenuhi, serta cara meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan bencana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kebencanaan di Indonesia, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana.
| File size | 387.66 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Berdasarkan temuan, keseimbangan kehidupan kerja tidak secara signifikan memengaruhi komitmen organisasi, namun berdampak positif pada kepuasan kerja.Berdasarkan temuan, keseimbangan kehidupan kerja tidak secara signifikan memengaruhi komitmen organisasi, namun berdampak positif pada kepuasan kerja.
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Dari hasil penelitian ini didapatkan variabel Kompensasi (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja (Y) dengan tingkat signifikanDari hasil penelitian ini didapatkan variabel Kompensasi (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja (Y) dengan tingkat signifikan
STKIP BIMASTKIP BIMA Pendidikan dapat membantu seseorang mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Didalam dunia pendidikan ada banyak sekali makna yang tersirat dan tujuan, harapanPendidikan dapat membantu seseorang mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Didalam dunia pendidikan ada banyak sekali makna yang tersirat dan tujuan, harapan
UMPARUMPAR Hal ini menegaskan bahwa praktik berbagi pengetahuan berperan penting dalam meningkatkan kualitas kerja, kemampuan pemecahan masalah, serta efektivitasHal ini menegaskan bahwa praktik berbagi pengetahuan berperan penting dalam meningkatkan kualitas kerja, kemampuan pemecahan masalah, serta efektivitas
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Mekanisme diversi dalam kasus anak pelaku kekerasan seksual di Kabupaten Kolaka telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur hukum dengan melibatkan berbagaiMekanisme diversi dalam kasus anak pelaku kekerasan seksual di Kabupaten Kolaka telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur hukum dengan melibatkan berbagai
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Komitmen organisasi memediasi sepenuhnya pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi memediasi sebagian pengaruh disiplinKomitmen organisasi memediasi sepenuhnya pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi memediasi sebagian pengaruh disiplin
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Kompetensi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadapKompetensi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
UNTAG SMDUNTAG SMD Dasar teori yang digunakan adalah Manajemen Sumber Daya Manusia mencakup pengertian pendidikan, pelatihan, mutasi, promosi jabatan dan stress kerja. PopulasiDasar teori yang digunakan adalah Manajemen Sumber Daya Manusia mencakup pengertian pendidikan, pelatihan, mutasi, promosi jabatan dan stress kerja. Populasi
Useful /
UBTUBT Jamur tiram (Pleurotus ostreatu) adalah jamur pangan kedua yang banyak dibudidayakan di dunia. Jamur ini memiliki nilai nutrisi yang baik dan nilai ekonomiJamur tiram (Pleurotus ostreatu) adalah jamur pangan kedua yang banyak dibudidayakan di dunia. Jamur ini memiliki nilai nutrisi yang baik dan nilai ekonomi
UBTUBT Hasil post-test 5 pertanyaan kepada sasaran siswa kelas 4 menunjukkan hasil peningkatan prosentase jawaban benar sebesar 26-81% terhadap hasil pre-test.Hasil post-test 5 pertanyaan kepada sasaran siswa kelas 4 menunjukkan hasil peningkatan prosentase jawaban benar sebesar 26-81% terhadap hasil pre-test.
UBTUBT Rendahnya kesadaran Hukum Hak Cipta tentu akan mempengaruhi tingkat penegakan Hukum Hak Cipta. Oleh karena itu, Guru Sekolah Minggu perlu untuk dibekaliRendahnya kesadaran Hukum Hak Cipta tentu akan mempengaruhi tingkat penegakan Hukum Hak Cipta. Oleh karena itu, Guru Sekolah Minggu perlu untuk dibekali
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Keluarga, terutama suami, disarankan untuk terus memberikan dukungan perawatan melalui pembagian peran di rumah. Studi pendahuluan ini menunjukkan bahwaKeluarga, terutama suami, disarankan untuk terus memberikan dukungan perawatan melalui pembagian peran di rumah. Studi pendahuluan ini menunjukkan bahwa