UM SURABAYAUM SURABAYA

AGREGATAGREGAT

Penelitian tentang pengaruh temperatur pada beton masih merupakan topik yang hangat diteliti. Pengaruh temperatur diukur, baik sifat fisik maupun sifat mekanik, dan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Keinginan para peneliti untuk mengetahui secara akurat bentuk, gambaran, dan besar pengaruh temperatur terhadap beton merupakan hal yang masih perlu diteliti lebih lanjut. Para peneliti mulai meneliti dengan membuat benda uji beton yang kemudian dibakar langsung atau dibakar dalam oven atau tungku. Setelah itu, dilakukan pengujian pada benda uji berupa kuat tekan, kuat lentur, dan modulus elastisitas. Penelitian yang pernah dilakukan adalah sisa suatu bangunan yang telah terbakar. Namun sejauh ini penelitian penaksiran tersebut masih belum menemukan landasan awal yang kuat. Secara garis besar masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui besar degradasi beton normal secara fisik dan mekanik setelah dibakar pada suhu tertentu dan dibandingkan dengan beton normal yang tidak dibakar. Hasil ini diharapkan dapat memberikan dasar bagi penanggulangan bangunan yang telah terbakar. Hasil yang dicapai yaitu beton normal terjadi degradasi fisik akibat pasca bakar. Hasilnya yaitu berat isi rata-rata beton normal pasca bakar yaitu pada suhu normal sebesar 0,002331 kg/cm3, suhu 100oC sebesar 0,002259 kg/cm3, suhu 300oC sebesar 0,002203 kg/cm3, suhu 600oC sebesar 0,002182 kg/cm3.

Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian eksperimental laboratorium ini, diperoleh hasil bahwa beton normal terjadi degradasi fisik akibat pasca bakar.Degradasi fisik yang diteliti yaitu berat isi rata-rata beton normal pasca bakar terdiri dari kondisi suhu normal sebesar 0,002331 kg/cm3, suhu 100oC sebesar 0,002259 kg/cm3, suhu 300oC sebesar 0,002203 kg/cm3, suhu 600oC sebesar 0,002182 kg/cm3.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih lanjut mengenai degradasi fisik beton akibat pasca bakar berupa porositas beton. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengkaji degradasi fisik beton akibat pasca bakar lainnya, seperti uji belah dan modulus elastisitas. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan yang diakibatkan oleh struktur bangunan beton yang mengalami kebakaran, baik berupa kekuatan fisik beton akibat kebakaran maupun teknik perkuatan bangunan sesuai keperluan sehingga fungsi bangunan dapat dikembalikan seperti sebelum terjadi kebakaran.

Read online
File size702.84 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test