STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI
Jurnal Riset Media KeperawatanJurnal Riset Media KeperawatanDiabetes Mellitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Salah satu komplikasi DM adalah luka yang sulit sembuh akibat hiperglikemia kronis, gangguan perfusi jaringan, penurunan angiogenesis, dan neuropati perifer. Jika luka mengalami nekrosis atau infeksi, debridement menjadi tindakan yang sering dilakukan untuk mendukung proses penyembuhan. Tujuan mengetahui gambaran penerapan terapi madu terhadap proses perawatan luka pada pasien DM tipe 2 pasca‑debridement. Metodologi penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Terapi madu diberikan selama tiga hari dengan frekuensi satu kali perawatan per hari. Hasil menunjukkan perbaikan kondisi luka. Pada hari ketiga, pasien Tn. Y menunjukkan peningkatan integritas kulit: ditingkatkan pada level 4, kemerahan berkurang, kulit lembab, pengelupasan berkurang, dan pasien merasa nyaman. Pasien Tn. Y tekstur kulit, kelembaban meningkat, dan kemerahan berkurang.
Penilaian menunjukkan adanya gangguan integritas kulit pada pasien DM tipe 2 pasca‑debridement, yang ditangani dengan intervensi perawatan menggunakan madu Akasia.Implementasi selama tiga hari tidak mengalami hambatan dan menghasilkan perbaikan signifikan, terlihat dari berkurangnya kemerahan, peningkatan suhu dan tekstur kulit, serta penyembuhan lapisan kulit.Evaluasi menunjukkan bahwa terapi madu dapat meningkatkan kualitas perawatan luka diabetik secara efektif.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas madu Akasia dibandingkan dengan dressing standar pada luka diabetik dalam rancangan uji klinis terkontrol dengan sampel yang lebih besar untuk menentukan perbedaan signifikan dalam waktu penyembuhan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang memantau hasil terapi madu selama beberapa minggu atau bulan guna menilai keberlanjutan perbaikan kulit serta potensi efek samping jangka panjang. Peneliti juga dapat menyelidiki mekanisme biologis madu Akasia pada tingkat seluler, misalnya dengan mengukur kadar faktor pertumbuhan dan aktivitas antibakteri, untuk menjelaskan secara ilmiah bagaimana madu mempercepat regenerasi jaringan pada pasien diabetik.
- DOI Name 10.5005 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 06z crossref desc 00z jaypee... doi.org/10.5005DOI Name 10 5005 Values doi name values index type timestamp data hs serv 06z crossref desc 00z jaypee doi 10 5005
- Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
- DOI Name 10.7759 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc cureus cure email admin... doi.org/10.7759DOI Name 10 7759 Values name values index type timestamp data serv crossref desc cureus cure email admin doi 10 7759
- DOI Name 10.1016 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1016DOI Name 10 1016 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1016
| File size | 334.88 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB The type 2 diabetes disease management through the implementation of the four pillars of diabetes treatment including education, sports, medicine dietaryThe type 2 diabetes disease management through the implementation of the four pillars of diabetes treatment including education, sports, medicine dietary
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Kesimpulan:Kombinasi Terapi Reminiscence dan Mindfulness Spiritual (RMS) dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM Tipe II, dengan perbedaanKesimpulan:Kombinasi Terapi Reminiscence dan Mindfulness Spiritual (RMS) dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM Tipe II, dengan perbedaan
IJNMSIJNMS Terdapat hubungan signifikan antara asupan makanan dan glukosa darah puasa (p = 0,000) serta antara aktivitas fisik dan glukosa darah puasa (p = 0,000).Terdapat hubungan signifikan antara asupan makanan dan glukosa darah puasa (p = 0,000) serta antara aktivitas fisik dan glukosa darah puasa (p = 0,000).
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer terdiriTeknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer terdiri
HELVETIAHELVETIA Efektivitas OAD bervariasi tergantung pada jenis obat, dosis, dan kepatuhan pasien, sehingga pemilihan obat antidiabetik harus didasarkan pada profil risikoEfektivitas OAD bervariasi tergantung pada jenis obat, dosis, dan kepatuhan pasien, sehingga pemilihan obat antidiabetik harus didasarkan pada profil risiko
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat signifikan α=0,05. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara HLOC dan kepatuhan minum obat (p=0,000)Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat signifikan α=0,05. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara HLOC dan kepatuhan minum obat (p=0,000)
UNISMUNISM Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kadar gula darah dengan hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe 2. Kesimpulan penelitianTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kadar gula darah dengan hipertensi pada pasien diabetes melitus tipe 2. Kesimpulan penelitian
INDOJOURNALPMRINDOJOURNALPMR Tahap ambulatori awal DMD biasanya ditandai dengan kesulitan berdiri, kelemahan otot, jatuh yang sering, dan keterampilan motorik yang terganggu. PenelitianTahap ambulatori awal DMD biasanya ditandai dengan kesulitan berdiri, kelemahan otot, jatuh yang sering, dan keterampilan motorik yang terganggu. Penelitian
Useful /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU samhong). Penelitian dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kota Jakarta Selatan. Pada bulan November 2021-Februari 2022. Metode penelitiansamhong). Penelitian dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kota Jakarta Selatan. Pada bulan November 2021-Februari 2022. Metode penelitian
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Bailey) atau yang lebih dikenal dengan nama lain Ta Ke Chai dan Tatsoi merupakan jenis sawi yang masih tergolong jarang ditemui di pasaran meski beberapaBailey) atau yang lebih dikenal dengan nama lain Ta Ke Chai dan Tatsoi merupakan jenis sawi yang masih tergolong jarang ditemui di pasaran meski beberapa
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan jumlah sampel sebanyak 22 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapiPenelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan jumlah sampel sebanyak 22 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapi
STPNSTPN Metode yang digunakan meliputi analisis Klasifikasi Terawasi untuk menentukan sebaran dan laju alih fungsi lahan, serta analisis korelasi untuk menilaiMetode yang digunakan meliputi analisis Klasifikasi Terawasi untuk menentukan sebaran dan laju alih fungsi lahan, serta analisis korelasi untuk menilai