STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI
Jurnal Riset Media KeperawatanJurnal Riset Media KeperawatanPendahuluan: Stroke non hemoragik terjadi karena pembuluh darah mengalami sumbatan sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah pada jaringan otak, thrombosis otak, aterosklerosis dan emboli serebral yang merupakan penyumbatan pembuluh darah yang timbul akibat pembetukan plak sehingga terjadi penyempitan pembuluh darah. Berdampak pada kerusakan nervus‑nervus pada otak yang mengatur kemampuan menelan sehingga menyebabkan terjadi Disfagia. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan pendekatan one group pre‑post test. Sebanyak 30 responden terlibat dalam penelitian ini. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data informasi responden dikumpulkan melalui proses wawancara dan observasi. Sedangkan untuk mengetahui disfagia diakukan pengecekan. Data dianalisis dengan metode uji t‑dependent dengan α=0,05. Hasil dan Pembahasan: Terdapat perbedaan yang signifikan disfagia sebelum dan setelah dilakukan tindakan (pvalue 0,000). Kesimpulan: teknik Chin Tuck Against Resistance (CTAR) and Shaker Exercise in Managing Swallowing Disorders (Dysphagia).
Berdasarkan hasil penelitian sangat penting bagi pasien Kombinasi latihan CTAR dan Shaker secara signifikan meningkatkan fungsi menelan pada pasien dengan disfagia akibat stroke non‑hemoragik.Temuan ini selaras dengan bukti ilmiah terbaru yang menekankan pentingnya penguatan otot suprahyoid sebagai strategi utama dalam pemulihan biomekanisme menelan.Intervensi ini efektif, relevan secara klinis, dan layak direkomendasikan dalam praktik rehabilitasi rutin.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek tambahan latihan pernapasan diafragma bersama CTAR dan Shaker terhadap peningkatan fungsi menelan pada pasien stroke non‑hemoragik. Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas kombinasi CTAR‑Shaker dengan teknik rehabilitasi menelan lainnya, seperti Maneuver Mendelsohn atau Effortful Swallow, dalam uji klinis berukuran lebih besar. Penelitian juga dapat mengevaluasi pengaruh durasi dan frekuensi latihan (misalnya 5 menit versus 15 menit, tiga kali versus lima kali sehari) terhadap pemulihan otot suprahyoid dan tingkat aspirasi. Selanjutnya, studi longitudinal dengan follow‑up enam hingga dua belas bulan diperlukan untuk menilai keberlanjutan perbaikan menelan dan dampaknya pada kualitas hidup pasien. Untuk memahami faktor‑faktor yang memoderasi respons terapi, analisis subkelompok berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tingkat keparahan disfagia dapat dilakukan. Penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara pasien dan keluarga dapat mengidentifikasi hambatan psikososial dalam penerapan latihan di rumah. Penggunaan teknologi wearable sensor untuk memantau intensitas otot suprahyoid selama latihan dapat memberikan data objektif bagi penyesuaian program. Akhirnya, uji biaya‑efektivitas kombinasi CTAR‑Shaker dibandingkan dengan intervensi tradisional dapat membantu pembuat kebijakan dalam alokasi sumber daya kesehatan.
| File size | 259.51 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UIMUIM Analisis Klaster merupakan analisis yang termasuk ke dalam golongan analisis multivariat yang bertujuan untuk mengelompokkan objek berdasarkan karakteristikAnalisis Klaster merupakan analisis yang termasuk ke dalam golongan analisis multivariat yang bertujuan untuk mengelompokkan objek berdasarkan karakteristik
IPHORRIPHORR Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antaraAnalisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Individu dengan skizofrenia umumnya mengalami penurunan kemandirian dalam melakukan fungsi sehari-hari dan peran sosial, termasuk perawatan diri, pekerjaan,Individu dengan skizofrenia umumnya mengalami penurunan kemandirian dalam melakukan fungsi sehari-hari dan peran sosial, termasuk perawatan diri, pekerjaan,
INASNACCINASNACC Trombektomi mekanik kemudian dilakukan di bawah anestesi umum. Karena penurunan kesadaran pasien dan risiko aspirasi, anestesi umum lebih disukai untukTrombektomi mekanik kemudian dilakukan di bawah anestesi umum. Karena penurunan kesadaran pasien dan risiko aspirasi, anestesi umum lebih disukai untuk
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Dalam keadaan data lokal yang tidak memadai, menyintesis bukti global menjadi penting untuk menginformasikan praktik klinis dan pengembangan kebijakanDalam keadaan data lokal yang tidak memadai, menyintesis bukti global menjadi penting untuk menginformasikan praktik klinis dan pengembangan kebijakan
BKUBKU Sedangkan nilai GCS sebelum implementasi Head Up 30° Position adalah 6 (E2V2M2) menjadi 9 (E3V2M4). Dapat disimpulkan jika Head Up 30° Position berpengaruhSedangkan nilai GCS sebelum implementasi Head Up 30° Position adalah 6 (E2V2M2) menjadi 9 (E3V2M4). Dapat disimpulkan jika Head Up 30° Position berpengaruh
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Tujuan: Menganalisa intervensi perawatan integritas kulit dengan massage effleurage menggunakan VCO pada pasien CVA(Cerebro Vaskuler Accident) HemorargikTujuan: Menganalisa intervensi perawatan integritas kulit dengan massage effleurage menggunakan VCO pada pasien CVA(Cerebro Vaskuler Accident) Hemorargik
STMIKBINSASTMIKBINSA Aplikasi yang digunakan untuk merancang media pembelajaran adalah dreamweaver dan selanjutnya dilakukan uji kelayakan oleh ahli media sebanyak 2 orang,Aplikasi yang digunakan untuk merancang media pembelajaran adalah dreamweaver dan selanjutnya dilakukan uji kelayakan oleh ahli media sebanyak 2 orang,
Useful /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya dukungan keluarga yang kurang baik dan akses pelayanan kesehatanKetidakpatuhan pasien dalam pengobatan dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya dukungan keluarga yang kurang baik dan akses pelayanan kesehatan
STIKMKSSTIKMKS Mengingat risiko kontaminasi logam berat dalam produk kosmetik, analisis keamanan kandungan logam berat dalam sabun kertas menjadi penting. Tujuan: UntukMengingat risiko kontaminasi logam berat dalam produk kosmetik, analisis keamanan kandungan logam berat dalam sabun kertas menjadi penting. Tujuan: Untuk
STIKMKSSTIKMKS Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibu agar teratur melakukan kunjungan masa nifas setelah melahirkan guna mengetahui kesehatannya setelah melahirkan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah ibu agar teratur melakukan kunjungan masa nifas setelah melahirkan guna mengetahui kesehatannya setelah melahirkan.
STMIKBINSASTMIKBINSA Untuk menciptakan pendataan pasien, pengarsipan catatan medis diperlukan pengelolaan yang baik pula. Oleh karena itu sangat tepat suatu Puskesmas jugaUntuk menciptakan pendataan pasien, pengarsipan catatan medis diperlukan pengelolaan yang baik pula. Oleh karena itu sangat tepat suatu Puskesmas juga